Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Cuma Arab Saudi dan Muhammadiyah yang Berpuasa Mulai 18 Februari

Cuma Arab Saudi dan Muhammadiyah yang Berpuasa Mulai 18 Februari

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 373
  • print Cetak

HAMRANEWS – Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah kembali memunculkan perbedaan di kalangan umat Islam dunia. Tahun ini, bisa disebut hanya Arab Saudi dan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara banyak negara dan otoritas keagamaan lainnya memulai puasa sehari setelahnya.

Kanal yang membahas astronomi, moonsightingphd, menyoroti keputusan Arab Saudi mengumumkan terlihatnya hilal meski secara sains dinilai tidak mungkin.

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa secara astronomis, posisi bulan pada petang 17 Februari belum memenuhi syarat visibilitas hilal.

Menurut penjelasan itu, lembaga rujukan astronomi seperti HM Nautical Almanac—yang memiliki keterkaitan historis dengan Royal Observatory Greenwich—menyatakan bahwa hilal tidak mungkin terlihat pada hari tersebut.

Pernyataan serupa juga datang dari sejumlah lembaga astronomi di negara negara Arab, termasuk otoritas di Oman, yang sebelumnya telah mengumumkan tidak akan menerima klaim rukyat karena ketidakmungkinan ilmiah.

Meski demikian, Arab Saudi tetap menetapkan awal Ramadan pada 18 Februari. Keputusan ini diikuti oleh sebagian masjid di Inggris dan sejumlah komunitas Muslim lain yang menjadikan Saudi sebagai rujukan.

Akibatnya, sebagian umat Islam di Eropa akan mulai berpuasa pada tanggal yang sama dengan Arab Saudi, sementara kelompok lain menunggu rukyat keesokan harinya.

Di sisi lain, Muhammadiyah di Indonesia juga menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026 melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Penetapan ini didasarkan pada hasil Kongres Internasional Penyatuan Kalender di Istanbul tahun 2016, yang menetapkan kriteria visibilitas hilal dengan tinggi bulan minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat. Secara perhitungan, kriteria tersebut terpenuhi di wilayah Amerika Utara, termasuk Alaska, pada petang 17 Februari.

Menariknya, meski menggunakan metodologi berbeda, keputusan Muhammadiyah sejalan secara faktual dengan kalender Ummul Qura yang digunakan Arab Saudi.

Kalender Ummul Qura menetapkan awal bulan baru jika bulan terbenam setelah matahari, tanpa mensyaratkan ketinggian minimum. Pada petang 17 Februari di Mekkah, posisi bulan sudah berada di atas ufuk, sehingga menurut kriteria ini, 1 Ramadan dinyatakan masuk.

Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhamad Rofiq Muzakkir, menjelaskan bahwa rujukan geografis seperti Alaska bukanlah soal jarak emosional, melainkan bentuk konsistensi terhadap standar global yang telah disepakati dalam Munas Tarjih.

Dengan pendekatan tersebut, Muhammadiyah menilai penetapan 18 Februari sebagai awal Ramadan tetap sah secara metodologis.

Pada akhirnya, 18 Februari 2026 menjadi titik temu yang unik. Dengan pendekatan hisab global ala Muhammadiyah dan kriteria kalender Ummul Qura Arab Saudi, hanya dua otoritas inilah yang memulai puasa lebih awal, sementara mayoritas dunia Islam memilih memulai Ramadan sehari setelahnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Tidak Ada Penundaan Haji 2026, Kloter Pertama Berangkat 22 April ke Madinah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 337
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026/1447 Hijriah tetap berjalan sesuai jadwal. Kepastian ini disampaikan di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menegaskan bahwa tidak ada rencana penundaan ibadah haji. Ia memastikan […]

    Bagikan Berita:
  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Jadwal Batas Akhir Kedatangan dan Kepulangan Umrah 2026, dan Alasan Harus Ditutup saat Haji

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 574
    • 0Komentar

    HAMRANEWS -Arab Saudi telah mengumumkan tanggal penutupan Umrah 2026. Setiap tahun menjelang pelaksanaan ibadah haji, Arab Saudi menutup sementara layanan umrah demi memberikan kenyamanan dan kelancaran penyelenggaraan haji. Penutupan ini bukan sekadar jeda, melainkan masa persiapan untuk pelaksanaan haji berskala besar. Oleh karena itu, jemaah disarankan untuk memesan paket Umrah lebih awal, sebelum proses visa […]

    Bagikan Berita:
  • Rano Karno Hingga Kimberly Ryder Tetap Umrah di Tengah Eskalasi Timur Tengah: Situasi Tetap Aman

    Rano Karno Hingga Kimberly Ryder Tetap Umrah di Tengah Eskalasi Timur Tengah: Situasi Tetap Aman

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 370
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat sempat memicu kekhawatiran terkait keselamatan penerbangan internasional, termasuk perjalanan ibadah umrah. Meski demikian, sejumlah tokoh publik Indonesia melihat kondisi di Tanah Suci tetap aman bagi para jemaah. Hal itu misalnya disampaikan oleh Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno yang baru saja kembali […]

    Bagikan Berita:
  • Jadwal Lebaran Haji Tahun 2026, Arab Saudi Mulai Terima Jemaah Pada 18 April

    Jadwal Lebaran Haji Tahun 2026, Arab Saudi Mulai Terima Jemaah Pada 18 April

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 2.035
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penyelenggaraan Idul Adha pada tahun 2026 mendatang akan jatuh pada bulan Mei, tepatnya pada hari Rabu tanggal 27 Mei 2026. Itu berarti, pemberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci bisa berlangsung mulai sekitar 35 hari sebelum hari tersebut. Jika melihat timeline penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2026 oleh Pemerintah Arab Saudi yang sudah dirilis sejak […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Serangan Drone ke Fasilitas Gardu Listrik Masjid Nabawi, Saudi Klaim Tidak Mengganggu Operasional Ibadah

    Ada Serangan Drone ke Fasilitas Gardu Listrik Masjid Nabawi, Saudi Klaim Tidak Mengganggu Operasional Ibadah

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MADINAH — Fasilitas gardu listrik yang memasok daya ke Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi, dilaporkan menjadi sasaran serangan drone yang diduga melibatkan kelompok Houthi asal Yaman. Meski satu transformator dilaporkan tidak dapat beroperasi, otoritas koalisi pimpinan Saudi menyatakan insiden tersebut tidak mengganggu jaringan listrik secara keseluruhan. Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Selasa (29/9/2026) itu […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Banten Dapat Hotel 13,5 Kilometer dari Masjidilharam, Anggota DPR RI Protes

    Jemaah Haji Banten Dapat Hotel 13,5 Kilometer dari Masjidilharam, Anggota DPR RI Protes

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 293
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jelang keberangkatan jemaah haji 2026, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Banten III (Tangerang Raya), Wahidin Halim, memprotes penempatan jemaah haji asal Banten yang dinilai terlalu jauh dari pusat aktivitas ibadah di Makkah, Arab Saudi. “Kenapa Banten diperlakukan tidak adil? Kenapa Banten justru ditempatkan pada posisi yang terlalu jauh?” tegas Wahidin dalam […]

    Bagikan Berita:
expand_less