Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Kabar Baik, Presiden Iran Pastikan Tidak Akan Lagi Menyerang Negara Tetangga

Kabar Baik, Presiden Iran Pastikan Tidak Akan Lagi Menyerang Negara Tetangga

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
  • visibility 67

HAMRANEWS – Kabar baik untuk warga yang melakukan perjalanan ke Kawasan Timur Tengah, khususnya perjalanan ibadah umrah ke Arab Saudi.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada Sabtu 7 Maret 2026 bahwa negaranya tidak akan pernah menyerah kepada Israel dan Amerika Serikat, saat perang Timur Tengah memasuki minggu kedua.

Keputusan itu sesuai kesepakatan tiga anggota dewan kepemimpinan Iran. Pezeshkian termasuk di antara tiga anggota dewan kepemimpinan sementara yang telah memimpin Iran sejak pembunuhan Khamenei.

Selama pidatonya, Pezeshkian meminta maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan Iran di seluruh wilayah, dengan mengatakan bahwa mereka tidak akan menjadi sasaran kecuali serangan tersebut berasal dari mereka.

“Saya harus meminta maaf atas nama saya sendiri dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran,” katanya seperti dilansir Al Arabiya.

“Dewan kepemimpinan sementara kemarin sepakat bahwa tidak akan ada lagi serangan terhadap negara-negara tetangga dan tidak akan ada rudal yang ditembakkan kecuali serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut.”

Selain itu, dia juga menegaskan ke Amerika bahwa musuh-musuh Iran “harus membawa keinginan mereka untuk penyerahan tanpa syarat rakyat Iran ke kuburan mereka.”

Israel dan Amerika Serikat sebelumnya melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari yang menewaskan pemimpin tertinggi Republik Islam Ali Khamenei dan memicu konflik regional.

Iran kemudian merespons dengan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan kepentingan AS di negara-negara regional, terutama di Teluk.

Rudal Terakhir ke Qatar

Qatar sebelumnya menyampaikan telah menggagalkan serangan rudal beberapa menit setelah media Iran merilis video rekaman Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang mengatakan negara-negara tetangga tidak akan lagi menjadi sasaran jika tidak ada serangan yang berasal dari wilayah mereka.

Resul Serdar dari Al Jazeera yang banyak meliput politik Iran, telah memberikan beberapa konteks untuk lebih memahami situasi tersebut.

“Tokoh politik di Iran bertanggung jawab untuk menjalankan urusan negara dan urusan ‘non-strategis’. Tetapi ketika menyangkut urusan strategis, seperti kebijakan luar negeri dan keamanan negara, para politisi tidak memiliki suara, termasuk presiden, yang, menurut konstitusi, adalah orang nomor dua yang bertanggung jawab – ini adalah fakta yang sangat terkenal di Iran,” kata Serdar.

Pusat kekuasaan berada di kantor pemimpin tertinggi dan IRGC, bahkan selama masa damai.

Sekarang negara menghadapi apa yang dianggapnya sebagai perang untuk bertahan hidup, Pezeshkian kemungkinan besar tidak dalam posisi untuk menghentikan serangan apa pun karena “IRGC sekarang sepenuhnya bertanggung jawab.”

“Mereka akan memutuskan apakah akan menyerang atau tidak,” kata Serdar, menambahkan bahwa kepala Garda Revolusi yang baru, Ahmad Vahidi, dianggap sebagai salah satu “komandan paling radikal” dari kelompok tersebut sejak didirikan.

“Saya rasa Pezeshkian atau politisi lain tidak akan memiliki pengaruh apa pun dalam hal politik keamanan,” tambahnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khalid Basalamah

    Khalid Basalamah Terima Sekitar Rp8 Miliar Uang Hasil Penjualan Kuota Haji 2024 yang Bermasalah

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 294
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pendakwah Khalid Basalamah diketahui ikut memperjualbelikan tambahan kuota haji tahun 2024 yang bermasalah dan diduga terkait korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun telah melakukan pemeriksaan terhadap Khalid. Khalid Basalamah mengakui telah membeli kuota tersebut, lalu menjualnya kepada jemaah. Uang hasil penjualan, yang nilainya diperkirakan sekitar Rp8 miliar, telah dikembalikan ke KPK untuk dijadikan […]

    Bagikan Berita:
  • Kasus Haji 2024, KPK Akan Periksa Lagi Mantan Menteri Agama Gus Yaqut

    Kasus Haji 2024, KPK Akan Periksa Lagi Mantan Menteri Agama Gus Yaqut

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 151
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024 belum juga sampai pada level penetapan tersangka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) malah baru-baru ini mengagendakan lagi pemeriksaan terhadap Mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas. KPK sebelumnya telah mencegah tiga orang untuk berpergian ke luar negeri dalam pengusutan dugaan korupsi kuota haji 2024. Salah satunya adalah […]

    Bagikan Berita:
  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    58.873 Jemaah Umrah RI di Saudi di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah, Kemenhaj Terus Monitor

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 78
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Arab Saudi. Beberapa maskapai dilaporkan melakukan perubahan rute maupun penundaan jadwal penerbangan sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika situasi regional. Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah Indonesia, baik yang saat ini berada di Arab Saudi maupun […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Buka Program Umrah 20 Hari Akhir Ramadan-Syawal 2026, Idul Fitri di Tanah Suci

    Tazkiyah Tour Buka Program Umrah 20 Hari Akhir Ramadan-Syawal 2026, Idul Fitri di Tanah Suci

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 203
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Perusahaan Biro Perjalanan Umrah dari Makassar, Tazkiyah Tour membuka Program Umrah Akhir Ramadan dan Syawal 2026 dengan durasi perjalanan hingga 20 hari. Program umrah tersebut diperuntukkan kepada jemaah yang ingin merasakan puncak keistimewaan ibadah di penghujung Ramadan sekaligus menyambut Syawal di Tanah Suci. Berdasarkan informasi dari akun resmi instagram Tazkiyah Tour, program umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Ditinggal Istri, Begini Cerita Haru Ayah dan Putrinya saat Menunaikan Ibadah Haji Bersama Tazkiyah Tour

    Ditinggal Istri, Begini Cerita Haru Ayah dan Putrinya saat Menunaikan Ibadah Haji Bersama Tazkiyah Tour

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 251
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Perjalanan haji bukan sekadar serangkaian ritual ibadah, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh makna. Kisah mengharukan datang dari dua jemaah haji khusus Tazkiyah Tour 2025, Haji Muhammad Sabar dan putrinya, Miftahil Misabar, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI). Keduanya menjadi tamu dalam podcast resmi Tazkiyah Tour yang tayang di YouTube. Muhammad Sabar […]

    Bagikan Berita:
  • Klausul ‘Kuota Haji Khusus Maksimal 8 Persen’ Rancu, Komnas Haji Usul Jadi Minimal

    Klausul ‘Kuota Haji Khusus Maksimal 8 Persen’ Rancu, Komnas Haji Usul Jadi Minimal

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta – Komnas Haji menilai frasa ‘maksimal 8 persen’ untuk kuota haji khusus dalam Draf Rancangan Unda-undang Haji dan Umrah berpotensi menimbulkan masalah serius dalam praktik di lapangan. Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, menegaskan aturan yang benar seharusnya berbunyi minimal 8 persen, bukan maksimal. “Kalau pakai kata maksimal, justru sangat kaku. Padahal dalam praktik […]

    Bagikan Berita:
expand_less