Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenhaj Bakal Satukan Daftar Tunggu Haji, Antrean Berbasis Nasional dan Bukan Lagi Provinsi

Kemenhaj Bakal Satukan Daftar Tunggu Haji, Antrean Berbasis Nasional dan Bukan Lagi Provinsi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 51
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan perubahan besar dalam sistem penyelenggaraan ibadah haji. Salah satu kebijakan yang tengah disiapkan adalah menyatukan masa tunggu keberangkatan haji di seluruh Indonesia.

Jika selama ini calon jemaah menghadapi masa tunggu yang berbeda-beda tergantung provinsi tempat mendaftar, ke depan perbedaan tersebut akan dihapus.

Sistem baru akan menggunakan basis nasional sehingga seluruh calon jemaah diperlakukan dengan mekanisme yang sama.

Sekretaris Jenderal Kemenhaj RI, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan perubahan ini merupakan konsekuensi dari transformasi tata kelola haji yang kini tidak lagi berbasis provinsi.

“Karena basis kita sekarang adalah NKRI, bukan lagi provinsi. Maka untuk masa tunggu kita harapkan semua seragam di seluruh Indonesia,” kata Teguh saat menghadiri Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 dan Persiapan Haji 1448 Hijriah/2027 di Padang, Jumat 31 Juli 2026.

Selama ini, perbedaan kuota dan jumlah pendaftar membuat masa tunggu haji sangat bervariasi di setiap daerah. Ada provinsi yang masa tunggunya relatif singkat, sementara di daerah lain calon jemaah harus menunggu jauh lebih lama.

Menurut Teguh, sistem nasional diharapkan mampu menciptakan pemerataan kesempatan bagi seluruh warga negara untuk menunaikan ibadah haji.

Ia mengungkapkan bahwa jemaah yang berangkat pada musim haji 2026 merupakan mereka yang mendaftar sekitar 14 tahun lalu.

“Dengan adanya sistem baru, dapat menciptakan pemerataan kesempatan bagi seluruh calon jemaah haji,” ujarnya.

Selain membahas perubahan masa tunggu, Kemenhaj juga masih menyusun usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M bersama Komisi VIII DPR RI.

Karena proses pembahasan masih berlangsung, pemerintah belum dapat memastikan apakah biaya haji tahun depan akan mengalami kenaikan atau tetap dipertahankan.

“Kami masih mengusulkan kepada DPR. Presiden bersama Menteri dan Wakil Menteri Haji berkomitmen, agar biaya haji tidak memberatkan jemaah,” kata Teguh.

Rencana penyamaan masa tunggu ini diperkirakan menjadi salah satu perubahan paling signifikan dalam tata kelola haji nasional. Jika diterapkan, calon jemaah tidak lagi menghadapi perbedaan antrean hanya karena mendaftar dari provinsi yang berbeda, melainkan mengikuti sistem antrean yang berlaku secara nasional.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Korban Travel Umrah Putri Dakka Datangi Polda Sulsel, Imbas Penundaan Refund

    Puluhan Korban Travel Umrah Putri Dakka Datangi Polda Sulsel, Imbas Penundaan Refund

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 60
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Puluhan korban dugaan penipuan program umrah subsidi mendatangi Markas Polda Sulawesi Selatan, Rabu (8/7/2026), untuk mendesak penyidik segera mengambil langkah tegas terhadap Putri Dakka. Kedatangan mereka dipicu penundaan pengembalian dana (refund) yang dinilai dilakukan secara sepihak. Kasus tersebut saat ini ditangani Unit II Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel. Kuasa hukum korban, Ardianto […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 343
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementeian Haji dan Umrah RI, memastikan tidak bakal mengubah sistem antrean haji 2026 yang berbasis masa tunggu, meskipun diwarnai protes di berbagai daerah. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan aturan ersebut wajib dijalankan karena merupakan amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Penegasan itu disampaikan Gus Irfan saat menghadiri Munas XI MUI […]

    Bagikan Berita:
  • Hari Pertama di Makkah, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Larut Dalam Khusyu’nya Beribadah di Depan Kakbah

    Hari Pertama di Makkah, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Larut Dalam Khusyu’nya Beribadah di Depan Kakbah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 149
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebanyak 217 jemaah haji khusus Tazkiyah Tour tiba dengan selamat di Kota Makkah setelah menempuh perjalanan darat dari Madinah pada 14 Mei 2026. Kedatangan para jemaah disambut rasa syukur karena seluruh rangkaian perjalanan berlangsung lancar dan para jemaah berada dalam kondisi sehat. Setibanya di Kota Suci, jemaah terlebih dahulu beristirahat di Hotel Safwah, […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Group Resmi Hadir di Kendari, Perluas Layanan Haji Khusus dan Umrah di Sulawesi Tenggara

    Tazkiyah Group Resmi Hadir di Kendari, Perluas Layanan Haji Khusus dan Umrah di Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 78
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Tazkiyah Group, biro perjalanan umrah dan haji khusus yang berpusat di Kota Makassar yang sudah berpengalaman hingga 26 tahun, memperluas jangkauannya ke Sulawesi Tenggara dengan membuka kantor cabang di Kota Kendari. Kantor cabang yang berlokasi di Jalan Taman Suropati, Mandonga, Kendari itu, resmi hadir pada Senin, 29 Juni 2026. Sejak diresmikan, operasional layanan […]

    Bagikan Berita:
  • Masjidilharam Kini Lebih Lowong, Setelah Haji Tidak Resmi Benar-benar Dilarang

    Masjidilharam Kini Lebih Lowong, Setelah Haji Tidak Resmi Benar-benar Dilarang

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 620
    • 0Komentar

    SAUDI – Kondisi Masjidilharam, tempat umat muslim menunaikan salah satu rukun Haji, kini menjadi lebih lowong. Para jemaah haji merasakan bisa beribadah dengan tenang, dan tidak sesak seperti tahun tahun sebelumnya. Kondisi ini disampaikan seorang jemaah haji melalui akun medsos _awe74, mengungkapkan kondisi di Masjidilharam suasana lebih sepi tan rapi. Jemaah tersebut terlihat bersama dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 365
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Presiden Maladewa, Mohammed Muizzu punya program yang menarik untuk memberikan kesempatan berhaji bagi warga kurang mampu dengan mengalokasikan 5 persen dari kuota nasional Haji. Pada tahun ini, misalnya sebanyak 50 orang dipilih untuk diberangkatkan dengan biaya negara. Kebijakan tesebut merupakan bagian dari program lima tahun pemerintah Muizzu, yang menargetkan 1.000 orang fakir miskin […]

    Bagikan Berita:
expand_less