Dipeluk Menteri Haji, Jamaah Tunanetra Asal Sinjai Terharu Namanya Diabadikan untuk Masjid yang Dibangun di Saudi
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2

HAMRANEWS.ID – Suasana haru menyelimuti penyambutan jamaah haji Kloter 17 Debarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Minggu 14 Juni 2026. Di tengah riuh keluarga yang menanti kepulangan kerabatnya dari Tanah Suci, Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, tampak memeluk erat seorang jamaah tunanetra asal Kabupaten Sinjai, Saifuddin HM Abd Muin Saideng.
Pelukan hangat itu menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan Saifuddin menunaikan ibadah haji di tengah keterbatasan penglihatannya.
Saifuddin bukan jamaah biasa. Selama berada di Arab Saudi, namanya mendapat penghargaan khusus dari pemerintah setempat dan diabadikan untuk pembangunan sebuah masjid.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan keteguhannya dalam menjalankan ibadah haji.
Sehari-hari, Saifuddin mengabdikan diri sebagai imam masjid di Kabupaten Sinjai. Meski tidak dapat melihat, keterbatasan itu tak menghalanginya untuk memimpin ibadah dan menunaikan rukun Islam kelima.
“Alhamdulillah sangat senang. Tidak ada yang memberatkan selama menjalankan ibadah haji,” ujar Saifuddin.
Ia mengaku tak pernah membayangkan namanya akan digunakan untuk pembangunan masjid di Arab Saudi.
“Saya sangat senang sekali. Tidak pernah menyangka nama saya digunakan untuk pembangunan masjid,” katanya.
Menurut Saifuddin, kabar tersebut diterimanya setelah dipanggil oleh petugas saat berada di Tanah Suci.
Di balik rasa syukur itu, Saifuddin menyimpan doa yang terus dipanjatkannya selama berhaji.
“Doa saya di sana, semoga suatu saat bisa melihat,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menegaskan akan tetap melanjutkan pengabdiannya sebagai imam masjid sepulang dari Tanah Suci.
“Insya Allah tetap menjadi imam,” ujarnya.
Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, mengatakan penghargaan yang diterima Saifuddin menjadi bukti perhatian terhadap jamaah berkebutuhan khusus dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
Menurutnya, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada tiga kelompok jamaah, yakni perempuan, lanjut usia, dan jamaah berkebutuhan khusus, agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan nyaman dan aman.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa semangat dan keteladanan jamaah Indonesia mendapat apresiasi, termasuk dari Pemerintah Arab Saudi,” kata Gus Irfan.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



