Cara Saudi Memanjakan Tamu Allah dengan Teknologi Kipas Kabut Canggih: Adem di Tengah Suhu Ekstrem
- account_circle REDAKSI
- calendar_month Jum, 23 Mei 2025
- visibility 202

SAUDI – Pemerintah Arab Saudi menunjukkan keseriusan untuk memuliakan tamu-tamu Allah. Demi memanjakan jemaah haji dalam menjalankan ibadah di tengah suhu ekstrem, sebanyak 200 kipas kabut canggih dipasang di kawasan Alun-alun Timur Jamarat, Mina.
Langkah ini menjadi bentuk nyata pelayanan luar biasa Kerajaan Saudi untuk para jemaah yang datang dari berbagai penjuru dunia untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Dikutip dari Saudi Gazette, Rabu (21/5/2025), kipas-kipas ini dilengkapi teknologi pendingin berbasis kabut yang dirancang khusus untuk menghadirkan kesejukan di tengah panasnya cuaca padang pasir.
Cara kerjanya pun mengagumkan. Alat ini menyerap panas dari udara sekitar dan mengubahnya menjadi udara sejuk melalui semburan ribuan partikel air yang halus. Air bertekanan tinggi disemprotkan melalui nozel kecil sehingga membentuk kabut dingin yang langsung menurunkan suhu lingkungan.
Tak hanya sekadar menyegarkan, kipas kabut ini mampu menurunkan suhu hingga 3–7 derajat Celsius — sebuah inovasi yang sangat berarti bagi kenyamanan jemaah saat melaksanakan prosesi ibadah, terutama saat melontar jumrah di Jamarat.
Yang menarik, teknologi ini juga ramah lingkungan. Dibandingkan dengan sistem pendingin konvensional berbasis kompresi, kipas kabut lebih hemat energi dan efektif digunakan di area terbuka.
“Pemasangan kipas ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberikan pengalaman ibadah yang nyaman dan aman bagi jemaah,” tulis Saudi Gazette.
Cuaca ekstrem di Makkah yang bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celsius tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan hadirnya teknologi ini, para jemaah diharapkan tetap bisa beribadah dengan khusyuk, tanpa terganggu oleh teriknya matahari.
Langkah ini menegaskan betapa Kerajaan Arab Saudi tidak hanya menyambut jemaah sebagai tamu negara, tetapi sebagai tamu Allah yang harus dimuliakan dan dijaga sebaik mungkin. Pelayanan yang tulus dan teknologi yang dihadirkan adalah wujud cinta dan tanggung jawab terhadap misi suci ini: menjadikan ibadah haji sebagai pengalaman spiritual yang aman, nyaman, dan penuh makna.
- Penulis: REDAKSI



