Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Saudi Sukses Melayani Jutaan Jemaah Umrah Selama Ramadan 2026 di Tengah Lonjakan Tajam

Saudi Sukses Melayani Jutaan Jemaah Umrah Selama Ramadan 2026 di Tengah Lonjakan Tajam

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 287
  • print Cetak

HAMRANEWS – Lonjakan tajam jemaah umrah terjadi sepanjang Ramadan 2026. Kementerian Haji dan Umrah sukses melayani jutaan jemaah, atau tepatnya 1,68 juta jemaah internasional selama periode tersebut.

Melansir theislamicinformation, data ini sekaligus mencerminkan intensitas layanan dan operasional yang dikelola pemerintah Saudi untuk mengakomodasi jutaan peziarah dalam waktu bersamaan.

Minat jemaah untuk beribadah di Raudhah, Masjid Nabawi, juga melonjak tajam. Reservasi kunjungan ke Al-Rawdah Al-Sharifah tercatat melampaui 1,1 juta selama Ramadan.

Seluruh pemesanan dilakukan melalui sistem digital, dengan jemaah berasal dari 155 kewarganegaraan.

Layanan Multibahasa Layani Ratusan Ribu Jemaah

Untuk menunjang pelayanan, pemerintah Saudi mengoperasikan 30 pusat layanan Nusuk Care yang tersebar di Makkah, Madinah, dan Jeddah.

Selama Ramadan, pusat layanan ini memberikan lebih dari 153.000 layanan dalam 11 bahasa, mencakup:

  1. Bimbingan jemaah
  2. Dukungan lapangan
  3. Bantuan langsung

Langkah ini dilakukan untuk memastikan komunikasi berjalan efektif sesuai bahasa yang digunakan jemaah.

Selain itu, Pilgrim Care Centre (1966) menangani lebih dari 19.700 laporan dan pertanyaan dari jemaah selama Ramadan.

Tingkat penyelesaian layanan tercatat melebihi 93,3%, menunjukkan respons operasional yang cukup tinggi terhadap kebutuhan jemaah.

Pengawasan Ketat dan Ribuan Inspeksi Lapangan

Dalam mendukung koordinasi lintas lembaga, Monitoring and Control Centre menyediakan lebih dari 80 dashboard yang digunakan oleh lebih dari 200 entitas untuk pemantauan layanan secara real-time.

Sementara itu, tim inspeksi kementerian melakukan lebih dari 21.500 pemeriksaan lapangan terhadap fasilitas akomodasi dan penyedia layanan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haru, Penjual Bakso 73 Tahun Asal Maros Berangkat Haji Pakai Kursi Roda Pulang Jalan Kaki

    Haru, Penjual Bakso 73 Tahun Asal Maros Berangkat Haji Pakai Kursi Roda Pulang Jalan Kaki

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 142
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Di antara jutaan tamu Allah yang menunaikan ibadah haji setiap tahun, selalu ada kisah-kisah yang meninggalkan jejak haru dan pelajaran tentang kekuasaan-Nya. Salah satunya datang dari Supanto, seorang penjual bakso berusia 73 tahun asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Saat berangkat menuju Tanah Suci, Supanto harus menggunakan kursi roda. Kondisi fisiknya yang mengalami kelumpuhan […]

    Bagikan Berita:
  • Hati-hati Melewati ‘Garis Imam’ Ini saat Salat di Masjid Nabawi, Hukumnya Batal Menurut Tiga Mazhab

    Hati-hati Melewati ‘Garis Imam’ Ini saat Salat di Masjid Nabawi, Hukumnya Batal Menurut Tiga Mazhab

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 722
    • 0Komentar

    SAUDI – Pendakwah Imam Djauhari menjelaskan pandangan empat mazhab fikih terkait hukum salat berjemaah ketika posisi makmum berdiri lebih di depan garis imam, atau mendahului posisi imam. Penjelasan itu disampaikan Imam Djauhari saat menunjukkan papan pengumuman bertuliskan “In Line With Imam” di Masjid Nabawi, Madinah. Papan tersebut menjadi penanda batas sejajar dengan imam, yang tidak […]

    Bagikan Berita:
  • Sudah di Madinah, 117 Warga Negara Indonesia Ingin Berhaji Dipulangkan Gara-gara Pakai Visa Kerja

    Sudah di Madinah, 117 Warga Negara Indonesia Ingin Berhaji Dipulangkan Gara-gara Pakai Visa Kerja

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 868
    • 0Komentar

    JEDDAH – Belum jera juga aktivitas haji tidak resmi oleh warga Indonesia. Baru-baru ini, Pemerintah Saudi lagi-lagi memulangkan warga Indonesia (WNI) yang hendak berhaji melalui jalur yang salah. Jumlahnya pun cukup banyak, 117 orang. Ke-117 WNI tersebut bahkan telah tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Akhirnya, karena menggunakan visa kerja, mereka ditolak […]

    Bagikan Berita:
  • Cuaca di Arafah Sangat Panas, Bisa Memicu Dehidrasi Berat Hingga Heatstroke

    Cuaca di Arafah Sangat Panas, Bisa Memicu Dehidrasi Berat Hingga Heatstroke

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 621
    • 0Komentar

    ARAB SAUDI – Cuaca yang panas akan dirasakan jemaah haji saat wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah 1446 H atau 5 Juni 2025, dengan suhu diperkirakan mencapai 50 derajat Celsius. Kondisi ini sangat berisiko bagi kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menyampaikan imbauan tegas agar […]

    Bagikan Berita:
  • Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

    Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 112
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah tengah menyiapkan skema baru penyelenggaraan ibadah haji dengan memangkas masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi dari sekitar 40 hari menjadi hanya 30 hari. Langkah ini menjadi salah satu strategi Kementerian Haji dan Umrah untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus menekan biaya haji yang terus menghadapi tekanan akibat berbagai faktor ekonomi. Menteri Haji […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Aturan Baru, Terbitkan Visa Umrah Kini Wajib Tunggu 48 Jam

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 466
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi akan memberlakukan regulasi baru terkait penyelenggaraan umrah 1447 H/2025 M. Mulai 1 September 2025 atau 8 Rabiul Awal 1447 H, proses penerbitan visa umrah kini membutuhkan waktu 48 jam setelah mendapat persetujuan sistem. “Kami ingin menginformasikan bahwa aturan baru akan diterapkan terkait penerbitan visa. Aturan ini akan memberikan waktu pemrosesan 48 […]

    Bagikan Berita:
expand_less