Tazkiyah Tour Siagakan ‘Klinik 24 Jam’ dari Kamar Dokter, Jemaah Haji Rutin Periksa Kesehatan
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 10

Tazkiyah Tour Siagakan 'Klinik 24 Jam' dari Kamar Dokter, Jemaah Haji Rutin Periksa Kesehatan
HAMRANEWS.ID – Selama tujuh hari berada di Madinah, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour rutin memeriksakan kondisi kesehatannya kepada tim dokter pendamping.
Pemeriksaan dilakukan bukan hanya ketika sakit, tetapi juga saat kondisi tubuh terasa sehat sebagai langkah antisipasi sebelum menjalani rangkaian ibadah yang padat.
Menjelang keberangkatan ke Makkah, para jemaah terlihat silih berganti berkonsultasi dengan tim medis yang disiapkan Tazkiyah Tour. Ada yang sekadar mengecek tekanan darah dan suhu tubuh, namun sebagian lainnya membutuhkan obat-obatan maupun vitamin tambahan untuk menjaga stamina.
Tim dokter pembimbing pun sigap melayani kebutuhan kesehatan jemaah. Bahkan, layanan “klinik” dibuka selama 24 jam agar jemaah bisa berkonsultasi kapan saja saat membutuhkan bantuan medis. Kamar hotel tim dokter bahkan disulap jadi “klinik” untuk melayani kesehatan jemaah.
Dokter pembimbing haji khusus Tazkiyah Tour, dr. A. Besse Hanan Marfu’ah, menegaskan kesehatan jemaah menjadi prioritas utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan nyaman.
“Kesehatan jemaah adalah prioritas. Bagi kami, itu hal yang mesti dimiliki setiap jemaah agar bisa melakukan seluruh rangkaian ibadah haji dengan nyaman,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Dokter Tazkiyah Tour, dr. haji Muhammad Rusli, menyebut pemberangkatan jemaah haji khusus Tazkiyah Tour angkatan ke-24 tahun 2026 mengusung tagline “Haji Sehat dan Mabrur”.
Menurutnya, tim medis terus berupaya menjaga kondisi jemaah tetap sehat selama berada di Tanah Suci. Jika ada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, tim dokter berupaya agar tetap aman dan mampu menjalankan ibadah sesuai kondisi fisik masing-masing.
“Kami sudah menyediakan obat-obatan yang kemungkinan akan digunakan jemaah, termasuk vitamin,” katanya.
Ia menambahkan, pengalaman mendampingi jemaah haji selama ini menunjukkan mayoritas jemaah dapat berangkat dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat berkat pengawasan kesehatan yang intensif.
Tahun ini, sebanyak 217 jemaah haji Tazkiyah Tour diberangkatkan. Dari jumlah tersebut, 14 orang tergolong jemaah risiko tinggi (risti) dan lanjut usia (lansia). Tim dokter secara rutin mengontrol kondisi mereka, mendorong olahraga ringan, mengingatkan pola hidup sehat, serta memastikan konsumsi obat rutin tetap berjalan.
Dengan pendampingan kesehatan yang ketat, Tazkiyah Tour berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah haji secara optimal dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



