Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Mengenali Panggilan Salat Jenazah di Masjidil Haram, Jangan Sampai Salah

Mengenali Panggilan Salat Jenazah di Masjidil Haram, Jangan Sampai Salah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 231
  • print Cetak

HAMRANEWS – Bagi jamaah yang berada di Masjidil Haram, momen salat jenazah adalah salah satu pengalaman spiritual yang penting.

Tidak sedikit jamaah yang awalnya kebingungan mengenali tanda-tanda dimulainya salat ini, karena berbeda dengan salat fardhu pada umumnya.

Panggilan Khas Tanpa Adzan dan Iqamah

Berbeda dari salat wajib, salat jenazah di Masjidil Haram tidak diawali dengan adzan atau iqamah. Sebagai gantinya, muazin akan mengumumkan dengan kalimat:

“Ash-shalatu ‘alal amwati yarhamukumullah”
(Dirikanlah shalat mayit –untuk banyak jenazah, semoga Allah Swt merahmati kalian )

Panggilan ini biasanya terdengar tepat setelah salat fardhu selesai, dan menjadi tanda bahwa salat jenazah akan segera dilaksanakan.

Mengenali Jenis Panggilan Berdasarkan Jenazah

Muazin juga terkadang menyebutkan jenis jenazah yang akan disalatkan. Berikut beberapa variasinya:

“Ash-sholatu ‘alal mayyiti…” → untuk jenazah laki-laki

“Ash-sholatu ‘alal mayyitati…” → untuk jenazah perempuan

“Ash-sholatu ‘alat thifli…” → untuk jenazah anak-anak

“Ash-sholatu ‘alal amwat…” → untuk banyak jenazah sekaligus (perempuan dan laki laki)

“Ash-sholatu ‘alal amwat, watthifli (untuk banyak jenazah dan anak anak).

Menariknya, di Masjidil Haram sering kali terdapat lebih dari satu jenazah dalam satu pelaksanaan salat.

Tata Cara Singkat Salat Jenazah

Salat jenazah memiliki tata cara yang berbeda dibandingkan salat biasa. Pelaksanaannya dilakukan dengan berdiri tanpa ruku’ dan sujud, serta terdiri dari empat kali takbir:

Takbir pertama: membaca Al-Fatihah

Takbir kedua: membaca shalawat kepada Nabi

Takbir ketiga: membaca doa untuk jenazah

Contoh: Allahummaghfirlahu warhamhu…

Takbir keempat: doa penutup, kemudian salam

Keutamaan Mengikuti Salat Jenazah

Mengikuti salat jenazah di Masjidil Haram memiliki keutamaan besar. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama Muslim, ibadah ini juga diyakini mendatangkan pahala yang sangat besar bagi jamaah yang ikut mensalatkan.

Memahami panggilan ini penting bagi jamaah, terutama yang baru pertama kali berkunjung ke Masjidil Haram. Dengan mengenal ciri-cirinya, jamaah tidak akan lagi kebingungan dan bisa langsung ikut serta dalam salah satu ibadah penuh keutamaan ini.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plus Minus Umrah Mandiri Menurut Muthawif di Tanah Suci

    Plus Minus Umrah Mandiri Menurut Muthawif di Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 353
    • 0Komentar

    SAUDI – Tren ibarah umrah secara mandiri, alias tanpa menggunakan jasa Biro Perjalanan atau travel, sedang ramai diperbincangkan di Tanah Air. Hal itu menyusul regulasi terbaru pemerintah yang melegalkan perjalanan umrah dengan mengurus diri sendiri tersebut. Salah satu alasan utama banyak yang berpikir lebih baik umrah mandiri adalah, biayanya lebih murah. Apakah benar? Muthawif asal […]

    Bagikan Berita:
  • Pembiayaan Haji Khusus Melonjak Drastis Hingga 2,5 Kali Lipat di Perbankan

    Pembiayaan Haji Khusus Melonjak Drastis Hingga 2,5 Kali Lipat di Perbankan

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 298
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Haji khusus menjadi alternatif berangkat haji yang peminatnya makin besar di Indonesia. Bank Muamalat, yang membuka layanan pembiayaan haji khusus (ProHajj Plus) mencatat peningkatan hingga lebih 2,5 kali lipat per Oktober 2025 (year-on-year/yoy). Lonjakan tersebut membuat layanan haji dari Muamalat semakin kukuh sebagai penopang utama bisnis consumer mereka. Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo […]

    Bagikan Berita:
  • Langkah Ekstrem, Pemerintah Akan Tetapkan Antrean Haji Seluruh Daerah Seragam 26 Tahun

    Langkah Ekstrem, Pemerintah Akan Tetapkan Antrean Haji Seluruh Daerah Seragam 26 Tahun

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 371
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan, ada perbedaan dalam pembagian kuota haji ke setiap daerah. Antrean berangkat haji di Indonesia akan dibuat sama menjadi 26,4 tahun. “(Pembagian kuota haji) salah satunya dengan menggunakan dasar antrean calon jemaah haji. Dengan menggunakan antrean itu, maka akan terjadi keadilan yang merata baik dari Aceh […]

    Bagikan Berita:
  • Kunjungi Tazkiyah Tour, Direktur Pengawasan BP Haji Bawa Kabar Gembira

    Kunjungi Tazkiyah Tour, Direktur Pengawasan BP Haji Bawa Kabar Gembira

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 867
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Direktur Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi Pelayanan Haji Luar Negeri Badan Penyelenggara (BP) Haji, Budi Agung Nugroho, datang ke Makassar. Budi mengunjungi salah satu travel mitra resmi pemerintah, Tazkiyah Tour, di kantor pusat perusahaan itu di Jalan AP Pettarani, Jumat, 25 Juli 2025. Budi memperkenalkan BP Haji. Sebuah lembaga baru yang mulai 2026 mengambil […]

    Bagikan Berita:
  • Belajar dari Kemenag, Kementerian Haji-Umrah Tegaskan Zero Tolerance atas Praktik Korupsi dan Pungli Sekecil Apapun

    Belajar dari Kemenag, Kementerian Haji-Umrah Tegaskan Zero Tolerance atas Praktik Korupsi dan Pungli Sekecil Apapun

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 502
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan, mengingatkan bahwa keberadaan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tidak sekadar simbol politik alias seremonial saja. Menurutnya, lembaga baru ini harus tampil sebagai institusi yang benar-benar memberi manfaat konkret bagi jamaah. “Kalau sekadar sama saja, tentu tidak ada gunanya, apalagi kalau […]

    Bagikan Berita:
  • Dubes Saudi untuk RI Pastikan Tanah Suci Tetap Aman, Haji 2026 Berjalan Sesuai Jadwal

    Dubes Saudi untuk RI Pastikan Tanah Suci Tetap Aman, Haji 2026 Berjalan Sesuai Jadwal

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 209
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memastikan kondisi keamanan nasional tetap stabil di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Kepastian ini menjadi kabar menenangkan bagi jutaan calon jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa […]

    Bagikan Berita:
expand_less