Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Mengenali Panggilan Salat Jenazah di Masjidil Haram, Jangan Sampai Salah

Mengenali Panggilan Salat Jenazah di Masjidil Haram, Jangan Sampai Salah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
  • visibility 88

HAMRANEWS – Bagi jamaah yang berada di Masjidil Haram, momen salat jenazah adalah salah satu pengalaman spiritual yang penting.

Tidak sedikit jamaah yang awalnya kebingungan mengenali tanda-tanda dimulainya salat ini, karena berbeda dengan salat fardhu pada umumnya.

Panggilan Khas Tanpa Adzan dan Iqamah

Berbeda dari salat wajib, salat jenazah di Masjidil Haram tidak diawali dengan adzan atau iqamah. Sebagai gantinya, muazin akan mengumumkan dengan kalimat:

“Ash-shalatu ‘alal amwati yarhamukumullah”
(Dirikanlah shalat mayit –untuk banyak jenazah, semoga Allah Swt merahmati kalian )

Panggilan ini biasanya terdengar tepat setelah salat fardhu selesai, dan menjadi tanda bahwa salat jenazah akan segera dilaksanakan.

Mengenali Jenis Panggilan Berdasarkan Jenazah

Muazin juga terkadang menyebutkan jenis jenazah yang akan disalatkan. Berikut beberapa variasinya:

“Ash-sholatu ‘alal mayyiti…” → untuk jenazah laki-laki

“Ash-sholatu ‘alal mayyitati…” → untuk jenazah perempuan

“Ash-sholatu ‘alat thifli…” → untuk jenazah anak-anak

“Ash-sholatu ‘alal amwat…” → untuk banyak jenazah sekaligus (perempuan dan laki laki)

“Ash-sholatu ‘alal amwat, watthifli (untuk banyak jenazah dan anak anak).

Menariknya, di Masjidil Haram sering kali terdapat lebih dari satu jenazah dalam satu pelaksanaan salat.

Tata Cara Singkat Salat Jenazah

Salat jenazah memiliki tata cara yang berbeda dibandingkan salat biasa. Pelaksanaannya dilakukan dengan berdiri tanpa ruku’ dan sujud, serta terdiri dari empat kali takbir:

Takbir pertama: membaca Al-Fatihah

Takbir kedua: membaca shalawat kepada Nabi

Takbir ketiga: membaca doa untuk jenazah

Contoh: Allahummaghfirlahu warhamhu…

Takbir keempat: doa penutup, kemudian salam

Keutamaan Mengikuti Salat Jenazah

Mengikuti salat jenazah di Masjidil Haram memiliki keutamaan besar. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama Muslim, ibadah ini juga diyakini mendatangkan pahala yang sangat besar bagi jamaah yang ikut mensalatkan.

Memahami panggilan ini penting bagi jamaah, terutama yang baru pertama kali berkunjung ke Masjidil Haram. Dengan mengenal ciri-cirinya, jamaah tidak akan lagi kebingungan dan bisa langsung ikut serta dalam salah satu ibadah penuh keutamaan ini.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

    Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 320
    • 0Komentar

    SAUDI – Sistem Syarikah yang diberlakukan Pemerintah untuk perjalanan Ibadah Haji tahun ini, banyak dikeluhkan jemaah maupun pembimbing haji. Salah satu persoalan yang muncul saat di Arafah, adalah berubahnya penempatan jemaah saat tiba di Madinah tidak sesuai dengan sistem kloter. Kondisi ini membuat ada jemaah yang terpisah rombongan dari pasangannya, bahkan petugas kloter berada di […]

    Bagikan Berita:
  • Pelunasan Haji untuk CJH yang Terdampak Bencana di Sumatera-Aceh Kemungkinan Diperpanjang

    Pelunasan Haji untuk CJH yang Terdampak Bencana di Sumatera-Aceh Kemungkinan Diperpanjang

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Resmi, Pemerintah dan DPR Sepakati Biaya Haji Turun 2 Juta dari Tahun Lalu

    Resmi, Pemerintah dan DPR Sepakati Biaya Haji Turun 2 Juta dari Tahun Lalu

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 358
    • 0Komentar

    JAKARTA – Panja Haji Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah RI akhirnya mencapai kesepakatan terkait biaya haji tahun 2026. Setelah melalui pembahasan panjang, rapat resmi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 29 Oktober 2025 memutuskan biaya haji tahun depan adalah sebesar Rp87.409.366 per jemaah. “Kita akan ambil keputusan terhadap besaran biaya haji tahun 1447 H […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Presiden Maladewa, Mohammed Muizzu punya program yang menarik untuk memberikan kesempatan berhaji bagi warga kurang mampu dengan mengalokasikan 5 persen dari kuota nasional Haji. Pada tahun ini, misalnya sebanyak 50 orang dipilih untuk diberangkatkan dengan biaya negara. Kebijakan tesebut merupakan bagian dari program lima tahun pemerintah Muizzu, yang menargetkan 1.000 orang fakir miskin […]

    Bagikan Berita:
  • Ramadan Mulai 17 atau 18 Februari? Saudi Akan Pantau Hilal Ramadan pada Selasa Pekan Ini

    Ramadan Mulai 17 atau 18 Februari? Saudi Akan Pantau Hilal Ramadan pada Selasa Pekan Ini

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 150
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Saudi menjadwalkan kegiatan pemantauan hilal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Hasil rukyatul hilal pada hari tersebut akan menentukan awal puasa Ramadan bagi masyarakat di Kerajaan. Melansir theislamicinformation, Pemantauan dilakukan pada malam 29 Sya’ban 1447 H, dengan keputusan akhir berada di tangan komite pemantau hilal Mahkamah Agung Arab Saudi. Jika […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 225
    • 0Komentar

    HAMRANEWES – Ratusan jemaah haji Indonesia tertahan di Bandara Jeddah lantaran penerbangan Lion Air bermasalah. Penerbangan dengan kode JT-111 rute Jeddah ke Jakarta mengalami delay hingga dua hari, membuat ratusan jamaah umrah tertahan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tanpa kepastian jadwal keberangkatan yang jelas. Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
expand_less