Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Petugas Haji 2026 Digembleng Lewat Simulasi Penanganan Armuzna, Tutup Celah Kesalahan

Petugas Haji 2026 Digembleng Lewat Simulasi Penanganan Armuzna, Tutup Celah Kesalahan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 30

HAMRANEWS – Peserta bimbingan teknis Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 2026/1447 H, terus digembleng. Pada Rabu 28 Januari tadi, mereka melalui proses simulasi (mock-up) pos operasional Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu.

Kegiatan ini dirancang untuk mensimulasikan kondisi puncak ibadah haji yang dikenal sebagai fase paling berat dan paling krusial dalam penyelenggaraan haji.

Dalam simulasi tersebut, para peserta dihadapkan pada berbagai skenario lapangan, mulai dari pergerakan jemaah, pelayanan konsumsi, hingga penanganan krisis di tengah kepadatan massa.

Kepala Satuan Operasi (Kasatops) Armuzna, Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Surnadi, yang memantau langsung jalannya simulasi, menegaskan bahwa fase Armuzna tidak memberikan ruang untuk kesalahan.

Dengan mengacu pada prinsip “Al-Hajju Arafah” atau haji adalah Arafah, menurutnya keberadaan petugas yang sigap dan memahami tugas pokok serta fungsi masing-masing menjadi kunci keberhasilan pelayanan jemaah.

“Apa yang disaksikan dalam gladi ini bertujuan memastikan para petugas benar-benar memahami tugas dan fungsinya. Di Armuzna, koordinasi adalah nyawa dari operasional,” ujar Surnadi, dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Surnadi menekankan pentingnya mentalitas pemecah masalah yang harus dimiliki setiap petugas. Dalam kondisi nyata di Tanah Suci, petugas akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari jemaah lanjut usia, jemaah berisiko tinggi (risti), hingga jemaah yang terpisah dari rombongan.

“Tugas utama kita saat Armuzna adalah melayani jemaah yang mengalami kesulitan. Prinsipnya, tidak boleh ada masalah jemaah yang tidak ditemukan solusinya oleh petugas. Petugas haji harus hadir, responsif, dan menyelesaikan masalah di tempat,” tegasnya.

Selain aspek operasional logistik, Surnadi juga menyoroti pentingnya pembinaan ibadah yang kerap terabaikan di tengah padatnya aktivitas di Arafah. Ia mengingatkan bahwa tantangan petugas tidak hanya memastikan jemaah mendapatkan konsumsi atau tenda, tetapi juga memastikan rukun haji dilaksanakan secara sempurna.

Menurutnya, terdapat risiko jemaah yang sudah tiba di Arafah menjadi pasif karena kelelahan atau kurangnya pemahaman, sehingga berpotensi melewatkan waktu wukuf yang sangat mustajab.

“Seorang petugas, khususnya tim Bimbingan Ibadah (Bimbad), harus benar-benar mengawasi dan mengarahkan. Jangan sampai jemaah hanya duduk diam padahal sudah berada di Arafah. Petugas harus aktif membimbing mereka untuk berdoa, berzikir, dan mengikuti prosesi wukuf dengan khusyuk,” jelas Surnadi.

Melalui uji coba pos Armuzna ini, diharapkan calon petugas haji tahun 2026 tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kepekaan dan kesiapan mental yang tinggi. Simulasi ini menjadi tahapan persiapan terakhir sebelum mereka diterjunkan langsung untuk bertugas di Arab Saudi.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan Haji 2025 Didesak Dievaluasi karena Sistem Syarikah, Ada Apa?

    Pelayanan Haji 2025 Didesak Dievaluasi karena Sistem Syarikah, Ada Apa?

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 373
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mulai tahun 2025, pemerintah melalui Kementerian Agama, memberlakukan aturan baru tata pelaksanaan Ibadah Haji. Jika sebelumnya, urusan pelayanan jemaah haji di Arab Saudi khususnya di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) ditangani oleh lembaga khusus yakni Mashariq, kini ditangani oleh beberapa syarikah atau perusahaan swasta. Namun, sistem terbaru ini rupanya memicu persoalan baru. Sejumlah […]

    Bagikan Berita:
  • Warganya Lebih Pilih Haji Reguler, Pakistan Kekurangan 16 Ribu Jemaah untuk Kuota Haji Khusus

    Warganya Lebih Pilih Haji Reguler, Pakistan Kekurangan 16 Ribu Jemaah untuk Kuota Haji Khusus

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PAKISTAN – Berbeda dengan Pemerintah Indonesia yang antrean haji khususnya bahkan sudah mencapai 5 hingga 7 tahun, Pakistan malah kekurangan jemaah untuk memenuhi kuota haji khusus. Menurut berita yang ditulis media Pakistan, negara itu masih mencatat kekosongan sekitar 16.000 kuota menjelang tenggat waktu pendaftaran pada 17 Oktober 2025. Pemerintah Pakistan pun mendesak calon jamaah haji […]

    Bagikan Berita:
  • Keuntungan Jemaah Haji Kloter Terakhir: Bisa 5 Kali Masuk Raudhah, Ibadah Lebih Lowong

    Keuntungan Jemaah Haji Kloter Terakhir: Bisa 5 Kali Masuk Raudhah, Ibadah Lebih Lowong

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 330
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kloter 12 atau kloter terakhir jemaah haji Aceh telah tiba di Tanah Air. Kepulangan mereka menandai berakhirnya fase pemulangan jemaah haji Indonesia tahun ini. Mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, pada Rabu sore (9/7), sebanyak 128 jemaah disambut dengan suka cita keluarga. Meski seringkali dianggap kurang ideal karena menjadi […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Jemaah Haji Asal Sinjai Meninggal karena Serangan Jantung di Makkah

    Satu Jemaah Haji Asal Sinjai Meninggal karena Serangan Jantung di Makkah

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 316
    • 0Komentar

    MAKKAH – Satu orang jemaah haji (JH) kloter 3 embarkasi UPG Makassar asal kabupaten Sinjai, meninggal di Rumah Sakit Saudi National Hospital Makkah pada pukul 21.00 WAS, Jumat 16 Mei 2025. Ketua Sektor III Makkah, H. Ikbal Ismail mengabarkan, jemaah tersebut bernama Ambo Bennu Petta Nini asal kabupaten Sinjai. “Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    200-an Pegawai Kemenag dan 50 Orang Pegawai Kemenkes Gabung di Kementerian Haji-Umrah

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 167
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan langkah besar dalam pembentukan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibentuk. Salah satunya dengan menarik ratusan pegawai lintas kementerian. Menurut Dahnil, ada sekitar 200 pegawai dari Kementerian Agama (Kemenag) dan 50 pegawai dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan […]

    Bagikan Berita:
  • 13 Asosiasi Perjalanan Tolak Pemberlakuan Haji Mandiri, PKS Ikut Mengawal Penolakan

    13 Asosiasi Perjalanan Tolak Pemberlakuan Haji Mandiri, PKS Ikut Mengawal Penolakan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 254
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 13 asosiasi penyelenggara haji dan umrah kompak menyuarakan penolakan terhadap wacana legalisasi haji/umrah mandiri yang tengah dibahas dalam Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (RUU PIHU). Aspirasi itu sampaikan 13 asosiasi tersebut langsung ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin 18 Agustus 2025 di Kantor DPP PKS, Jakarta. Dua poin utama yang […]

    Bagikan Berita:
expand_less