Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 367
  • print Cetak

MAKASSAR – Presiden Maladewa, Mohammed Muizzu punya program yang menarik untuk memberikan kesempatan berhaji bagi warga kurang mampu dengan mengalokasikan 5 persen dari kuota nasional Haji.

Pada tahun ini, misalnya sebanyak 50 orang dipilih untuk diberangkatkan dengan biaya negara.

Kebijakan tesebut merupakan bagian dari program lima tahun pemerintah Muizzu, yang menargetkan 1.000 orang fakir miskin dapat menunaikan ibadah Haji secara gratis. Pelaksanaan program diserahkan sepenuhnya kepada Hajj Corporation, perusahaan negara yang mengelola penyelenggaraan ibadah Haji di Maladewa.

Menurut aturan pemerintah di bawah rezim Mohammad Muizzu, penerima program Haji gratis diprioritaskan bagi kelompok usia 50–69 tahun selama tiga tahun pertama, dan 45–69 tahun pada dua tahun terakhir masa jabatan Muizzu.

Tercatat, terdapat 982 warga dalam daftar penerima zakat yang berhak masuk program, dengan 667 di antaranya dinyatakan memenuhi syarat untuk berangkat secara gratis.

Tahun 2025, Maladewa memperoleh 1.150 kuota Haji dari Arab Saudi, termasuk tambahan 150 kuota di luar alokasi awal. Dengan kebijakan alokasi 5 persen bagi fakir miskin, pemerintah berharap program ini menjadi bentuk nyata perhatian negara terhadap warga kurang mampu.

Diwarnai Kasus Dugaan Korupsi

Meskipun berangkat dari niat yang baik, masalah selalu tetap muncul di balik kebijakan pemerintah, termasuk di negeri ini.

Banyak kritikus pemerintah mempertanyakan keadilan proses seleksi, karena ada dugaan penerima manfaat bukan berasal dari kalangan fakir miskin.

Bahkan, salah satu penerima yang diwawancarai merupakan guru sekaligus imam masjid, sehingga publik meragukan kriteria “miskin” yang digunakan.

Isu lain yang ramai di media sosial adalah dugaan intervensi politik dalam daftar tunggu (waiting list) Haji. Warga yang membayar biaya Haji harus menunggu hingga lebih dari tujuh tahun, sementara peserta program gratis justru bisa berangkat lebih cepat. Ada laporan bahwa jemaah yang seharusnya berangkat tahun ini dipindahkan ke tahun depan untuk memberi ruang bagi peserta Haji gratis.

Atas masalah itu, Direktur Hajj Corporation, Mohammed Shakeel, membantah tuduhan manipulasi antrean Haji. Ia menegaskan bahwa pihaknya bekerja sesuai aturan dan tidak ada pihak yang bisa mengubah urutan daftar tunggu.

Shakeel menambahkan, selama 11 tahun terakhir perusahaan selalu merugi, sehingga ke depan diharapkan dapat lebih sehat secara finansial dan memberi layanan Haji yang lebih terjangkau.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Jemaah Haji Mulai Melaksanakan Umrah Wajib, Ini Ketentuan Yang Harus Dipatuhi Menurut Kemenhaj

    Calon Jemaah Haji Mulai Melaksanakan Umrah Wajib, Ini Ketentuan Yang Harus Dipatuhi Menurut Kemenhaj

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 147
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Calon jemaah haji Indonesia mulai memasuki tahapan pelaksanaan umrah wajib setelah tiba di Makkah, khususnya bagi jemaah gelombang pertama yang sebelumnya berada di Madinah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menerbitkan sejumlah ketentuan untuk memastikan ibadah berjalan tertib, aman, dan nyaman. Melalui informasi resmi yang disampaikan Kemenhaj RI, pelaksanaan umrah wajib diatur berdasarkan […]

    Bagikan Berita:
  • Luas Tempat Tidur Jemaah di Maktab Dinilai Sempit, Timwas DPR RI: Syarikah Tidak Manusiawi

    Luas Tempat Tidur Jemaah di Maktab Dinilai Sempit, Timwas DPR RI: Syarikah Tidak Manusiawi

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 453
    • 0Komentar

    SAUDI – Masalah tempat tidur jemaah haji saat tiba di Armuzna menjadi sorotan Tim Pengawas (Timwas) DPR RI. Syarikah atau perusahaan yang mengatur perjalanan jemaah haji, dinilai memaksakan jumlah kasur di Maktab Armuzna sehingga melebihi kapasitas. Ketua Timwas Haji DPR sekaligus Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan, masalah kasur pada Maktab di Armuzna sangat […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Jemaah Harus Lunasi Biaya Haji Sebelum Pergantian Tahun 2026

    Calon Jemaah Harus Lunasi Biaya Haji Sebelum Pergantian Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 515
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan, calon jemaah tahun depan harus melunasi biaya perjalanan haji paling tidak November atau Desember 2025. Gus Irfan, sapaan Irfan Yusuf, menyebut proses persiapan sudah mencapai 25 persen. Targetnya, calon jemaah haji (CJH) mulai melunasi ongkos haji pada November hingga Desember mendatang. Keterangan tersebut disampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Klinik Memori, Layanan Kesehatan Baru Saudi untuk Jemaah dengan Gangguan Kognitif Hingga Demensia

    Klinik Memori, Layanan Kesehatan Baru Saudi untuk Jemaah dengan Gangguan Kognitif Hingga Demensia

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 398
    • 0Komentar

    MEKKAH – Gebrakan baru diambil Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi jemaah haji dan umrah. Badan Kesehatan Mekkah resmi membuka Klinik Memori Mekkah di Rumah Sakit Raja Abdulaziz, bekerja sama dengan King Abdullah Medical City. Klinik tersebut menjadi fasilitas khusus untuk diagnosis dan perawatan dini gangguan memori, mulai dari gangguan kognitif […]

    Bagikan Berita:
  • Perjuangan Hasnah Bahar Tabung Uang Hasil Pelihara Bebek untuk Berhaji

    Perjuangan Hasnah Bahar Tabung Uang Hasil Pelihara Bebek untuk Berhaji

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 575
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mengumpulkan uang untuk berhaji dari hasil usaha ternak bebek, adalah upaya yang tidak mudah bagi Hasnah Daeng Haya Bahar (62). Puluhan tahun lamanya, wanita asal Maros ini memelihara bebek di kolong rumahnya. Dia mendaftar haji pada 2011 silam dan baru pada tahun ini dia bisa berangkat. Itupun, sebenarnya dia masuk daftar cadangan untuk […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Haji Sulsel Bertambah 2.398 Kursi Setelah Kebijakan ‘Pukul Rata’ Daftar Tunggu Provinsi

    Kuota Haji Sulsel Bertambah 2.398 Kursi Setelah Kebijakan ‘Pukul Rata’ Daftar Tunggu Provinsi

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 583
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami peningkatan jumlah kuota haji reguler yang signifikan untuk musim haji 1447 H/2026 M. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama DPR RI telah menetapkan kuota haji reguler untuk Provinsi Sulsel sebanyak 9.670 jemaah. H. Iqbal Ismail, yang merupakan Kabid Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Prov Sul-Sel mengungkapkan alasan kenaikan […]

    Bagikan Berita:
expand_less