Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Pemerintah Mengklaim Haji 2025 Lebih Baik, Tapi Ramai Kritikan

Pemerintah Mengklaim Haji 2025 Lebih Baik, Tapi Ramai Kritikan

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
  • visibility 522
  • print Cetak

SAUDI – Pemerintah mendapat kritikan atas kacaunya pelaksanaan haji 2025. Ironisnya, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengklaim pelaksanaan haji tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.

Penggiat Media Sosial, Nadhief Shidqi mengungkapkan kekacauan pelaksanaan haji berlansung sejak di Bandara Jeddah. Menurut dia, Menteri Agama tidak bisa kerja, dan meminta agar DPR jangan tutup mata, media jangan diam.

“Haji 2025 kacau sejak sebelum jamaah diberangkatkan, kacau di bandara Jeddah, kacau di pendorongan Madinah, kacau di penginapan Makkah, kacau di Arafah, dan kini kacau di Muzdalifah.

Hingga pukul 09.30 WAS 10 Dzulhijjah, banyak sekali jamaah masih di Muzdalifah. Ribuan memilih jalan kaki tempuh 7 Km jarak menuju Mina.
Di Mina pun, kekacauan sudah terendus.

Ada satu informasi salah satu maktab hanya menyediakan tenda untuk yang terdaftar murur. Yang terdaftar tanazul, tidak ada tendanya. Lalu jamaah mengontak petugas sektor, dan jawabnya malah disuruh tanazul mandiri. Beberapa hari yang lalu Menag sendiri padahal yang umumkan tanazul dibatalkan,” tulisnya.

Dia juga mengungkapkan, pada hari saat Menag menyampaikan “semua masalah haji 2025 sudah terurai,” keesokan harinya, satu kloter jemaah justru mengalami kondisi tragis: harus diinapkan di 38 hotel berbeda. “Ya, 38 hotel—bukan 3 atau 8. Bayangkan, satu kloter terpencar dalam puluhan titik lokasi, dengan jarak dan sektor yang tak seragam. Ini bukan hanya tantangan logistik yang berat, tapi juga sumber utama kekacauan dan frustrasi bagi jemaah yang seharusnya menjalankan ibadah dalam kondisi tenang,” jelasnya lagi.

Contoh lain yang tak kalah memilukan, kata dia, suatu malam, empat bus penuh jemaah tertahan berjam-jam karena tak ada kejelasan hotel mana yang akan menerima mereka.

Beberapa hari sebelumnya, seorang jemaah dari kloter 96 SUB bahkan meninggal dunia di dalam bus karena tak kunjung bisa turun—akibat antrean panjang, buruknya koordinasi, dan nihilnya kepastian tempat inap.

“Diukur dari parameter apa pun, pelaksanaan haji 2025 ini layak disebut sebagai Haji Gagal. Logistik berantakan. Jemaah terlantar. Kematian karena kelalaian. Dan di tengah semua itu, Menteri Agama justru lebih banyak beretorika, menyampaikan doa dan jargon fikih yang terasa begitu absurd ketika berhadapan dengan kenyataan pahit di lapangan. Ini bukan tentang kurangnya iman, tapi minimnya kapasitas,” ungkapnya lagi.

Wajar bila Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan kekecewaannya secara terbuka. Ia menyebut manajemen haji tahun ini tak sesuai dengan presentasi meyakinkan yang sebelumnya disampaikan oleh Menag dalam rapat koordinasi.

Nyatanya, harapan akan pelaksanaan haji yang lebih baik justru dibayar dengan ironi yang menyakitkan: jemaah terlantar, tenda di Arafah tak cukup, dan transportasi kacau.

Sungguh, ironi adalah buah musim haji kali ini. Tokoh muda NU, Rumail Abbas, mengungkapkan keheranannya dengan unggahan media yang menyebut haji 2025 lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Media liputan6 mengabarkan bahwa pelaksanaan haji tahun ini lebih baik daripada tahun kemarin, setelah itu saya melihat satu unggahan foto Kanda Menag dipayungi ajudannya di Saudi supaya tidak kepanasan, persis di bawah status orang yang sedang haji dan berjalan belasan kilometer karena bus tak kunjung menjemput.

Sama seperti buah, ironi ternyata ada musimnya. Dan buah ironi pagi ini banyak sekali,” tulisnya.

Sementara itu, Ahmad Bisri Dzalieq, tokoh muda NU lainnya, bahkan menyindir dengan keras: “Kalau ada yang bilang haji ini lebih baik dari haji tahun lalu, berarti dia tidak sedang haji, atau sedang ndobol kuro (berbohong terang-terangan)…”

Ironisnya, pemerintah tetap memuji diri. Menteri Nasaruddin Umar, misalnya, mengklaim haji tahun ini lebih baik, karena jumlah kematian menurun dan fasilitas Saudi membaik.

Tapi kematian jemaah akibat kelalaian logistik, koper yang hilang, dan jemaah yang terlantar bukan sekadar statistik. Mereka adalah manusia, keluarga, dan warga negara yang mempercayakan hidupnya kepada negara.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Haji 2027 Naik, Pakar Ingatkan Jangan Habiskan Dana Manfaat Jutaan Calon Jemaah yang Masih Antre

    Biaya Haji 2027 Naik, Pakar Ingatkan Jangan Habiskan Dana Manfaat Jutaan Calon Jemaah yang Masih Antre

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 70
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Usulan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M menjadi Rp107,3 juta per jemaah memunculkan perdebatan baru. Di satu sisi, pemerintah ingin meringankan beban calon jemaah dengan memperbesar porsi subsidi dari dana manfaat Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Akan tetapi satu sisi, sejumlah pakar mengingatkan kebijakan tersebut berpotensi mengganggu keberlanjutan dana haji […]

    Bagikan Berita:
  • Resmi Disahkan, Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji Masuk Prolegnas 2025

    Resmi Disahkan, Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji Masuk Prolegnas 2025

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 503
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lembaga legislatif negara, yakni DPR RI resmi memasukkan revisi Undang-Undang (UU) Pengelolaan Keuangan Haji ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025. Keputusan tersebut diambil lewat rapat paripurna kelima masa persidangan I tahun sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa 23 Agustus 2025. Sidang dipimpin langsung Ketua DPR RI Puan […]

    Bagikan Berita:
  • Penyelenggara Haji Khusus Diminta Pemerintah Pakai Penerbangan Langsung ke Saudi

    Penyelenggara Haji Khusus Diminta Pemerintah Pakai Penerbangan Langsung ke Saudi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 212
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Haji 2026 tetap berjalan sesuai jadwal, meskipun di tengah konflik Timur Tengah. Pemerintah sendiri mengantisipasi dampaknya dengan mendorong jemaah haji khusus untuk beralih ke penerbangan langsung (direct flight) guna meminimalkan risiko perjalanan. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf menyebut, langkah ini diambil menyusul masih adanya rute transit yang dinilai belum sepenuhnya […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun Wisata Musim Dingin di Arab Saudi, 1.200 Produk Wisata Dihadirkan

    Tahun Wisata Musim Dingin di Arab Saudi, 1.200 Produk Wisata Dihadirkan

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 428
    • 0Komentar

    SAUDI – Mulai tahun ini, jemaah dan wisatawan yang berkunjung ke Tanah Suci bakal semakin merasakan pengalaman musim dingin yang berbeda. Arab Saudi resmi menetapkan 2025 sebagai awal ‘Tahun Wisata Musim Dingin’. Ditandai dengan peluncuran program Saudi Winter 2025. Program yang diluncurkan di Riyadh pada Minggu (14/9) tersebut menghadirkan lebih dari 1.200 produk pariwisata dan […]

    Bagikan Berita:
  • Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 250
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemilik Mitra Travel, yang sebelumnya dikabarkan diduga menelantarkan 44 jemaahnya (mayoritas dari Parepare dan Makassar) di Makkah, Arab Saudi, menyampaikan klarifikasi. Pihak travel membantah puluhan jemaah itu telantar, namun jadwal pemulangan molor karena pihak maskapai membatalkan penerbangan imbas perang. “Ini qadarullah, ada krisis internasional dan perang saat kami sudah di Makkah. Harga tiket […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Jemaah Harus Lunasi Biaya Haji Sebelum Pergantian Tahun 2026

    Calon Jemaah Harus Lunasi Biaya Haji Sebelum Pergantian Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 535
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan, calon jemaah tahun depan harus melunasi biaya perjalanan haji paling tidak November atau Desember 2025. Gus Irfan, sapaan Irfan Yusuf, menyebut proses persiapan sudah mencapai 25 persen. Targetnya, calon jemaah haji (CJH) mulai melunasi ongkos haji pada November hingga Desember mendatang. Keterangan tersebut disampaikan […]

    Bagikan Berita:
expand_less