Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Berangkat Tanpa Visa Haji Pasti Tidak Tenang

Berangkat Tanpa Visa Haji Pasti Tidak Tenang

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 852
  • print Cetak

MAKASSAR — Kerajaan Arab Saudi makin ketat soal legalitas jemaah haji. Petugas memeriksa di perbatasan, menyisir lorong-lorong kota, bahkan memasuki kamar-kamar hotel untuk memastikan ada tidaknya visa haji pada seseorang.

Namun, tetap saja ada yang nekat. Tetap berupaya masuk Madinah atau Makkah dengan visa selain visa haji. Ada yang visa ziarah, visa kerja, dan jenis lainnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafied menegaskan, situasi seperti itu pasti menimbulkan ketidaknyamanannya dalam beribadah. Tak ada ketenangan di hati walau niatnya baik untuk berhaji. Sebab, caranya yang salah.

“Itulah mengapa saya salut kepada jemaah yang hanya mempercayakan keberangkatannya kepada pemerintah melalui haji reguler dan travel tepercaya untuk haji khusus,” tutur Ali saat melepas keberangkatan jemaah haji khusus Tazkiyah Tour di Hotel Dalton, Makassar, Rabu malam, 14 Mei 2025.

Dia menambahkan, rangkaian ibadah haji cukup panjang. Durasi tinggal juga relatif lama. Dibutuhkan ketenangan untuk melewatinya.

Berangkat dengan visa haji yang jelas-jelas resmi adalah satu-satunya jalan yang lurus.

Tidak akan ada sweeping, tidak akan ada penahanan, tidak akan ada pengusiran. Sedangkan berangkat selain dengan visa jenis lainnya, siap-siaplah untuk dilanda cemas setiap saat.

Terbaru, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah menemukan sebanyak 30 warga negara Indonesia (WNI) yang disinyalir akan berhaji tanpa menggunakan visa haji resmi. Mereka ditemukan Tim Pelindungan Jamaah (Linjam) KJRI saat tiba di Bandara Jeddah, Arab Saudi.

“Dari penampilan disinyalir mereka adalah calon jamaah haji,” ujar Yusron Ambary, Konsul Jenderal RI.

Saat dimintai keterangan, mereka merupakan rombongan asal Madura dan masuk ke Arab Saudi menggunakan visa ziarah. Mereka berniat untuk berhaji.

Polisi juga sebelumnya mengamankan 71 orang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang bakal terbang dengan visa ziarah.

Wakil Menteri Agama, Romo Syafi’i memperingatkan warga jangan tergiur dengan tawaran haji menggunakan visa ziarah, karena termasuk kategori haji ilegal.

Syafi’i menambahkan pemeriksaan di Arab Saudi sangat ketat. Bagi WNI yang ditangkap akan ditahan dan dideportasi. (fix)

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penertiban Besar-besaran Travel Umrah, 3.600 PPIU dan PIHK Diverifikasi Ulang

    Penertiban Besar-besaran Travel Umrah, 3.600 PPIU dan PIHK Diverifikasi Ulang

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 40
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Industri perjalanan ibadah haji dan umrah tengah memasuki fase penataan besar-besaran. Kementerian Haji dan Umrah melakukan verifikasi ulang terhadap sekitar 3.600 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang selama ini tercatat dalam ekosistem penyelenggaraan perjalanan ibadah. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, verifikasi dilakukan untuk […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Group Silaturahmi Alumni Jemaah di Gorontalo, Dihadiri Kakanwil Kemenag hingga Ketua KKSS

    Tazkiyah Group Silaturahmi Alumni Jemaah di Gorontalo, Dihadiri Kakanwil Kemenag hingga Ketua KKSS

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 687
    • 0Komentar

    GORONTALO — Manajemen holding perusahaan perjalanan haji dan umrah, Tazkiyah Group, menggelar acara silaturahmi, Minggu malam, 18 Mei 2025. Berkumpul bersama para alumni jemaah dari provinsi di bagian utara Pulau Sulawesi itu. Acara dikemas lebih santai, hangat, dan penuh kekeluargaan di Zarona Coffee, kafe milik H Asman Siregar, Pimpinan Tazkiyah Cabang Gorontalo. Silaturahmi yang meriah […]

    Bagikan Berita:
  • DPR Setujui Revisi UU Haji, Usulan Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Menguat

    DPR Setujui Revisi UU Haji, Usulan Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Menguat

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 625
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah kembali mencuat ke permukaan seiring disetujuinya revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah oleh Badan Legislasi (Baleg) DPR RI. Revisi tersebut diajukan sebagai usul inisiatif DPR dan telah mendapat persetujuan dalam rapat Baleg pada Senin (8/7). Wakil Ketua MPR RI yang juga anggota […]

    Bagikan Berita:
  • Korban Hanania Travel Kecewa Tersangka Penipuan Umrah Cuma Jadi Tahanan Kota: ‘Luka Kami Belum Kering’

    Korban Hanania Travel Kecewa Tersangka Penipuan Umrah Cuma Jadi Tahanan Kota: ‘Luka Kami Belum Kering’

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 82
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kasus dugaan penipuan yang melibatkan Hanania Travel kembali menjadi sorotan. Kali ini, kekecewaan datang dari para korban setelah mengetahui tersangka dalam perkara tersebut berstatus sebagai tahanan kota. Perwakilan korban Hanania Travel, Uli Amelia S, mengaku marah sekaligus kecewa dengan perkembangan proses hukum tersebut. Menurutnya, para korban masih menghadapi dampak kerugian yang belum terselesaikan. […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Konfirmasi Rencana Pembangunan Bandara Baru di Kota Makkah

    Saudi Konfirmasi Rencana Pembangunan Bandara Baru di Kota Makkah

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 373
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bayangkan, terbang ke Saudi tidak lagi mendarat di Madinah atau Jeddah padahal tujuan kunjungan pertama adalah Mekkah. Jemaah biasanya mendahulukan Mekkah karena ingin menunaikan lebih dahulu ibadah-ibadah wajib di kota haram tersebut, sebelum ke Madinah yang biasanya sekaligus berziarah dan berbelanja. Kini, skenario itu bukan lagi sekadar wacana. Pemerintah Arab Saudi resmi mengonfirmasi […]

    Bagikan Berita:
  • 158 Jemaah Umrah Terdampak, PT TAS Terancam Sanksi hingga Pencabutan Izin

    158 Jemaah Umrah Terdampak, PT TAS Terancam Sanksi hingga Pencabutan Izin

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 75
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Sebanyak 158 jemaah umrah menjadi korban dugaan pelanggaran oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) PT TAS. Sebanyak 120 jemaah diduga gagal diberangkatkan, sementara 38 lainnya mengalami masalah hingga terancam terlantar karena terkendala kepulangan. Kasus yang terjadi sepanjang Juli hingga Agustus 2026 itu kini masuk dalam radar Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Pemerintah tengah […]

    Bagikan Berita:
expand_less