Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Lebih dari 300 WNI Ditolak di Tanah Suci karena Gunakan Visa Non-Haji: Uang Hilang, Haji Melayang

Lebih dari 300 WNI Ditolak di Tanah Suci karena Gunakan Visa Non-Haji: Uang Hilang, Haji Melayang

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
  • visibility 621

SAUDI – Fenomena keberangkatan warga negara Indonesia (WNI) untuk berhaji secara non-prosedural masih saja terjadi. Hingga pertengahan Mei 2025, tercatat lebih dari 300 WNI ditolak masuk ke Arab Saudi karena kedapatan menggunakan visa yang tidak diperuntukkan bagi ibadah haji.

Padahal, konsekuensi dan risiko menggunakan visa non-haji ada di depan mata. Tidak sedikit di antaranya yang harus main kucing-kucingan dengan petugas, sembunyi di bawah kolong tempat tidur, bahkan tidak mendapat fasilitas akomodasi yang layak.

Terbaru, sebanyak 117 WNI dipulangkan oleh otoritas Saudi pada 15 Mei 2025 setelah ketahuan menggunakan visa kerja untuk berhaji. Mereka sempat tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, namun dideportasi karena dianggap menyalahgunakan visa.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, menjelaskan bahwa kasus ini merupakan bagian dari rangkaian penolakan yang terjadi sepanjang 3–15 Mei 2025. “Lebih dari 300 WNI telah datang menggunakan visa kerja dan kunjungan, dengan dugaan kuat hendak berhaji secara ilegal,” ujarnya, Jumat 16 Mei 2025, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama RI.

Dari 117 WNI yang baru saja dipulangkan, sebagian besar datang dalam dua gelombang: 49 orang melalui penerbangan Saudia SV827 pada 14 Mei, dan 68 orang melalui SV813 pada 15 Mei.

Kecurigaan aparat imigrasi Arab Saudi bermula dari ketidaksesuaian antara usia WNI yang datang dan jenis visa yang digunakan. “Sebagian dari mereka sudah lanjut usia, tetapi menggunakan visa pekerja bangunan,” jelas Yusron. Setelah pemeriksaan dan interogasi, beberapa di antara mereka mengakui bahwa tujuan sebenarnya adalah menunaikan ibadah haji.

Tim Pelindungan Jamaah KJRI Jeddah mendampingi seluruh proses pemeriksaan, termasuk pengambilan sidik jari dan keterangan oleh aparat setempat.

Menurut Yusron, modus para calon jemaah non-prosedural ini terus berkembang. Jika sebelumnya mereka menggunakan atribut khas seperti koper dan pakaian seragam, kini mereka berusaha menyamarkannya agar tidak mudah terdeteksi.

Melihat terus meningkatnya jumlah WNI yang gagal berhaji karena visa non-haji, KJRI Jeddah kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur jalur ilegal. “Berhaji adalah ibadah agung, maka marilah kita sikapi dengan cara yang benar dan legal. Jangan sampai uang hilang, haji pun melayang,” tegas Yusron

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Gus Baha Kakek-neneknya Berhaji Sampai Setahun Lamanya di Tanah Suci

    Cerita Gus Baha Kakek-neneknya Berhaji Sampai Setahun Lamanya di Tanah Suci

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 568
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kemajuan sistem pelaksanaan Ibadah Haji zaman sekarang bisa jadi membuat kagum-kagum para leluhur jika saja mereka tahu. Ya, melaksanakan rukun Islam kelima ini pada tahun-tahun kemerdekaan Indonesia sekitar tahun 1950-an, penuh aral dan rintangan. Gus Baha, atau pemilik nama lengkap KH A Bahauddin Nursalim menceritakan, pada zaman itu, ada Jemaah Calon Haji yang […]

    Bagikan Berita:
  • Lebih dari 10 Lokasi di Makkah Disurvei untuk Jadi Kawasan Kampung Haji Indonesia

    Lebih dari 10 Lokasi di Makkah Disurvei untuk Jadi Kawasan Kampung Haji Indonesia

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 328
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah mulai memasuki tahap penjajakan lokasi. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi untuk meninjau lebih dari 10 opsi lahan dan 3 proyek besar di Makkah yang berpotensi dijadikan lokasi Kampung Haji. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari keinginan […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah Om Daeng Motoran dari Jakarta ke Tanah Suci, Tiba di Tanah Haram Setelah 7 Bulan Perjalanan

    Kisah Om Daeng Motoran dari Jakarta ke Tanah Suci, Tiba di Tanah Haram Setelah 7 Bulan Perjalanan

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 451
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Setelah menempuh perjalanan panjang penuh tantangan selama tujuh bulan, akhirnya Anshar atau yang akrab disapa Om Daeng tiba di Tanah Suci. Melalui unggahannya pada 29 Oktober 2025 lalu, Om Daeng menyampaikan kabar bahagia: dirinya sudah berada di Masjidilharam, menunaikan umrah setelah ribuan kilometer ia lewati dengan setia bersama motor metik kesayangannya, NMAX. Om […]

    Bagikan Berita:
  • Buntut Kasus Hanania Travel, Kemenhaj Akan Akreditasi Seluruh Travel Umrah dan Haji

    Buntut Kasus Hanania Travel, Kemenhaj Akan Akreditasi Seluruh Travel Umrah dan Haji

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 27
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kasus dugaan penipuan yang menyeret Hanania Travel mendorong Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memperketat pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penerapan sistem akreditasi bagi seluruh travel haji dan umrah di Indonesia. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan akreditasi diperlukan untuk memastikan setiap biro […]

    Bagikan Berita:
  • Prabowo Berangkat ke Arab Saudi, Bahas Perkampungan Haji RI di Makkah photo_camera 1

    Prabowo Berangkat ke Arab Saudi, Bahas Perkampungan Haji RI di Makkah

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 785
    • 0Komentar

    JAKARTA – Prabowo Subianto didampingi Menteri Agama RI Nasaruddin Umar behrangkat menuju Jeddah, bertemu Raja Arab Saudi pada Selasa 1 Juli 2025. Keberangkatan ini dalam rangka kunjungan kerja ke Arab Saudi, sekaligus membahas beberapa hal penting. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyampaikan, rencananya Presiden Prabowo akan bertemu dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk membahas tentang […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Sulsel Ingatkan Biaya Umrah yang Disepakati Rp27,5 Juta

    Kemenhaj Sulsel Ingatkan Biaya Umrah yang Disepakati Rp27,5 Juta

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 234
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kepala Bidang Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Muflihuddin Syam, mengingatkan pelaku usaha umrah dan calon jemaah untuk memperhatikan referensi biaya umrah sebagai salah satu cara memastikan berangkat. “Salah satu ketentuan yang harus diperhatikan penyelenggara umrah adalah transparansi biaya dan kepastian keberangkatan,” ungkap Muflihuddin saat memberi sambutan dalam Pembukaan […]

    Bagikan Berita:
expand_less