Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Polemik Jika ‘War Ticket’ Haji Diterapkan, Akses Internet Belum Merata Memicu Ketidakadilan

Polemik Jika ‘War Ticket’ Haji Diterapkan, Akses Internet Belum Merata Memicu Ketidakadilan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • visibility 168
  • print Cetak

HAMRANEWS – Ketua Komisi Nasional Haji, Mustolih Siradj, menilai pemerintah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR) krusial jika ingin menerapkan sistem ‘war ticket’ dalam penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.

Menurut Mustolih, aspek paling mendasar yang harus dibenahi adalah kekuatan sistem teknologi informasi (IT). Ia mengingatkan, skema “war ticket” berpotensi memicu lonjakan akses secara masif dalam waktu bersamaan, sehingga sistem harus benar-benar siap menghadapi tekanan tinggi.

“Yang pertama adalah IT harus kuat. Kalau sistem IT-nya tidak kuat maka akan down dan ini tentu akan menjadi persoalan,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Tantangan Akses dan Kesenjangan Digital

Selain kesiapan teknologi, Mustolih juga menyoroti persoalan kesenjangan akses internet di Indonesia. Tidak semua calon jemaah haji berasal dari wilayah dengan infrastruktur digital yang memadai.

Menurutnya, kondisi ini bisa menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat di daerah yang akses internetnya terbatas.

“Masih banyak wilayah yang tidak terjangkau internet dengan baik. Ini akan menyulitkan mereka mengakses sistem war ticket,” jelasnya.

Faktor Usia dan Literasi Digital

PR berikutnya adalah karakteristik calon jemaah haji Indonesia yang didominasi usia lanjut. Rendahnya literasi digital di kalangan lansia dinilai menjadi hambatan serius dalam penerapan sistem berbasis kecepatan akses seperti “war ticket”.

“Banyak jemaah kita sudah berusia lanjut, sehingga akan kesulitan mengikuti mekanisme seperti ini,” tambah Mustolih.

Masih Sekadar Wacana

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa skema “war ticket” hingga kini masih sebatas wacana dan belum menjadi kebijakan resmi pemerintah.

Ia menjelaskan, gagasan tersebut muncul sebagai salah satu opsi jika terjadi lonjakan kuota haji dari Arab Saudi di masa depan.

Mengacu pada proyeksi Arab Saudi yang berpotensi menampung lebih dari 5 juta jemaah pada 2030, kuota Indonesia diperkirakan bisa meningkat signifikan—bahkan hingga sekitar 500.000 jemaah dari saat ini sekitar 221.000.

Namun, peningkatan kuota tersebut juga membawa konsekuensi besar terhadap pembiayaan. Dahnil menyebut, dengan jumlah jemaah saat ini saja, subsidi penyelenggaraan haji sudah mencapai Rp 18,2 triliun.

“Kalau naik jadi 500.000 jemaah itu bisa lebih dari Rp 40 triliun. Kemungkinan keuangan haji tidak bisa meng-cover,” ujarnya.

Alternatif Atasi Antrean Panjang

Gagasan “war ticket” sebelumnya juga sempat disinggung Menteri Haji, Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, sebagai alternatif untuk mengatur keberangkatan tanpa antrean panjang.

Meski demikian, berbagai tantangan yang ada menunjukkan bahwa penerapan sistem ini tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Pemerintah perlu memastikan kesiapan infrastruktur, pemerataan akses, hingga literasi digital masyarakat sebelum kebijakan tersebut benar-benar diterapkan.

Pada akhirnya, wacana “war ticket” bukan sekadar soal kecepatan mendapatkan kursi haji, tetapi juga menyangkut keadilan akses bagi seluruh calon jemaah di Indonesia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melihat Lebih Dekat Perpustakaan masjid Nabawi yang Punya Ratusan Ribu Buku

    Melihat Lebih Dekat Perpustakaan masjid Nabawi yang Punya Ratusan Ribu Buku

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 333
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Perpustakaan Masjid Nabawi menjadi salah satu tempat yang penting dikunjun, karena koleksi ratusan ribu buku, naskah langka, hingga layanan digital multibahasa. Perpustakaan yang berlokasi di dalam kompleks masjid ini melayani peneliti, pelajar, dan pengunjung dari berbagai latar belakang. Koleksinya mencakup lebih dari seperempat juta judul digital, serta ribuan publikasi cetak dari bidang klasik […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Konfirmasi Rencana Pembangunan Bandara Baru di Kota Makkah

    Saudi Konfirmasi Rencana Pembangunan Bandara Baru di Kota Makkah

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 238
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bayangkan, terbang ke Saudi tidak lagi mendarat di Madinah atau Jeddah padahal tujuan kunjungan pertama adalah Mekkah. Jemaah biasanya mendahulukan Mekkah karena ingin menunaikan lebih dahulu ibadah-ibadah wajib di kota haram tersebut, sebelum ke Madinah yang biasanya sekaligus berziarah dan berbelanja. Kini, skenario itu bukan lagi sekadar wacana. Pemerintah Arab Saudi resmi mengonfirmasi […]

    Bagikan Berita:
  • Lebih Prioritas ke Mekkah atau Madinah Dulu Saat Umrah? Ini Pertimbangannya

    Lebih Prioritas ke Mekkah atau Madinah Dulu Saat Umrah? Ini Pertimbangannya

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 317
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pertanyaan klasik yang hampir selalu muncul menjelang keberangkatan umrah adalah: lebih baik ke Mekkah dulu atau Madinah dulu? Tidak sedikit calon jemaah yang kebingungan menentukan pilihan, apalagi masing-masing travel menawarkan skema perjalanan berbeda. Influencer dan pemerhati perjalanan umrah, Ahmad Alimuddin, membagikan pandangannya berdasarkan pengalaman pribadi yang baru saja ia rasakan. Menurutnya, urutan perjalanan […]

    Bagikan Berita:
  • Garuda Indonesia Segera Menggelar Umrah Travel Fair 2025 di 16 Kota Besar, Termasuk Makassar

    Garuda Indonesia Segera Menggelar Umrah Travel Fair 2025 di 16 Kota Besar, Termasuk Makassar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 386
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia akan kembali menggelar umrah travel fair yang bertajuk Garuda Indonesia Umrah Festival, berkolaborasi bersama Bank Mandiri sebagai bank partner dan akan berlangsung mulai 29 Agustus 2025 di 16 kota besar di Indonesia. Garuda Indonesia Umrah Festival akan dimulai di Jakarta (Mall Atrium Kota Kasablanka) yang akan diselenggarakan pada […]

    Bagikan Berita:
  • Gara-gara Lion Air, Ratusan Jemaah Umrah Terlantar 2 Hari di Jeddah

    Gara-gara Lion Air, Ratusan Jemaah Umrah Terlantar 2 Hari di Jeddah

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 327
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ratusan jemaah umrah asal Indonesia terlantar di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, akibat keterlambatan penerbangan Lion Air rute Jeddah–Jakarta selama dua hari. Maskapai menyebut penundaan terjadi karena kendala teknis pesawat. Penerbangan Lion Air nomor JT-111 yang dijadwalkan berangkat pada 24 Desember 2025 pukul 20.00 AST atau 25 Desember 2025 pukul 00.00 […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Haji 2025: Dramatis, Data Tak Sinkron Tapi Terbilang Sukses

    Evaluasi Haji 2025: Dramatis, Data Tak Sinkron Tapi Terbilang Sukses

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 362
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ibadah Haji 1446 H/2025 M telah berakhir setelah kelompok terbang (kloter) terakhir jemaah haji Indonesia tiba di Tanah Air pada awal Juli 2025 lalu. Selama 72 hari operasional, sejak 1 Mei tahun 2025, pelaksanaan haji dinilai sukses meskipun sempat diwarnai sejumlah dinamika teknis di lapangan. Hal itu disampaikan oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan […]

    Bagikan Berita:
expand_less