Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » 3.911 Ton Beras untuk Jemaah Haji RI Diupayakan dari Tanah Air

3.911 Ton Beras untuk Jemaah Haji RI Diupayakan dari Tanah Air

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 369
  • print Cetak

HAMRANEWS – Pemerintah mengupayakan pemenuhan kebutuhan beras bagi jemaah haji Indonesia dari dalam negeri. Sebanyak 3.911 ton beras ditargetkan dapat dikirim langsung dari Tanah Air ke Arab Saudi untuk konsumsi jemaah pada musim haji 1447 H/2026 M.

Upaya tersebut dibahas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) bersama Perum Bulog dalam kunjungan dan rapat koordinasi, Selasa (3/2/2026).

Pemerintah ingin memastikan jemaah Indonesia tetap mengonsumsi beras yang sesuai dengan kebiasaan dan standar gizi mereka selama menjalankan ibadah haji.

Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, menegaskan bahwa beras lokal memiliki peran penting bagi kesehatan jemaah. Menurutnya, perbedaan jenis dan karakter beras di Arab Saudi kerap membuat jemaah kesulitan menyesuaikan pola makan.

“Jemaah kita tidak terbiasa dengan beras yang beredar di sana. Jika asupan makan terganggu, ini bisa berdampak pada kondisi kesehatan mereka selama ibadah,” ujar Jaenal.

Pada musim haji 2026, jumlah jemaah Indonesia beserta petugas diperkirakan mencapai 205.420 orang. Kebutuhan beras untuk melayani mereka diproyeksikan sekitar 3.911 ton, yang akan didistribusikan ke 75 dapur katering di Makkah dan Madinah.

Meski demikian, upaya ekspor beras Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama dari sisi harga yang belum kompetitif. Jaenal menyebut, beras premium dari Vietnam saat ini dipasarkan sekitar USD 482 per metrik ton, sementara beras Indonesia dengan kualitas setara bisa mencapai USD 850 per metrik ton, belum termasuk biaya logistik.

“Kondisi ini perlu intervensi dan dukungan pemerintah agar beras Indonesia bisa bersaing, mengingat penggunaannya khusus untuk kepentingan jemaah haji,” katanya.

Saat ini, terdapat empat importir di Arab Saudi yang menyatakan kesiapan menerima beras asal Indonesia, yakni SBTC, Mauladawilah, Tamayiz Asia, dan Muhammad Bawazier Trading, dengan catatan harga dan kualitas sesuai standar yang ditetapkan.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan Bulog siap mendukung ekspor beras haji tersebut. Ia menegaskan, seluruh proses akan memenuhi ketentuan perizinan, sertifikasi halal, serta standar Saudi Food and Drug Authority (SFDA), termasuk uji mutu dan keamanan pangan.

Pengiriman beras dari Tanah Air untuk jemaah haji tidak hanya ditujukan menjaga kesehatan dan kenyamanan jemaah, tetapi juga menjadi langkah strategis memperkuat ekspor pangan nasional serta memperluas peran produk lokal dalam ekosistem haji dan umrah Indonesia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Bidik Produk Pangan Indonesia Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji 2027, Rantai Pasok Ditata dari Hulu ke Hilir

    Kemenhaj Bidik Produk Pangan Indonesia Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji 2027, Rantai Pasok Ditata dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 102
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mematangkan strategi untuk memperbesar penggunaan produk pangan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji 2027. Dengan kuota mencapai 221.000 jemaah, penyelenggaraan haji tahun depan dinilai bukan hanya menjadi agenda ibadah, tetapi juga membuka pasar besar bagi produk pangan nasional. Strategi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis dan […]

    Bagikan Berita:
  • Kontrasnya Indonesia dan Bangladesh, Ketika Kuota Haji Tak Lagi Jadi Masalah, Tapi Tiket yang Diperebutkan

    Kontrasnya Indonesia dan Bangladesh, Ketika Kuota Haji Tak Lagi Jadi Masalah, Tapi Tiket yang Diperebutkan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 262
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Terjadi fenomena menarik terjadi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Bangladesh. Laporan media internasional mengungkap bahwa negara tersebut mengalami kesulitan dalam mengisi kuota haji yang telah diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi. Dari kuota sekitar 127.000 hingga 130.000 jemaah, hanya sekitar 90.000 hingga 100.000 yang mendaftar dan berangkat. Artinya, puluhan ribu kuota haji […]

    Bagikan Berita:
  • Haru, Penjual Bakso 73 Tahun Asal Maros Berangkat Haji Pakai Kursi Roda Pulang Jalan Kaki

    Haru, Penjual Bakso 73 Tahun Asal Maros Berangkat Haji Pakai Kursi Roda Pulang Jalan Kaki

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 145
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Di antara jutaan tamu Allah yang menunaikan ibadah haji setiap tahun, selalu ada kisah-kisah yang meninggalkan jejak haru dan pelajaran tentang kekuasaan-Nya. Salah satunya datang dari Supanto, seorang penjual bakso berusia 73 tahun asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Saat berangkat menuju Tanah Suci, Supanto harus menggunakan kursi roda. Kondisi fisiknya yang mengalami kelumpuhan […]

    Bagikan Berita:
  • Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 425
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Presiden Maladewa, Mohammed Muizzu punya program yang menarik untuk memberikan kesempatan berhaji bagi warga kurang mampu dengan mengalokasikan 5 persen dari kuota nasional Haji. Pada tahun ini, misalnya sebanyak 50 orang dipilih untuk diberangkatkan dengan biaya negara. Kebijakan tesebut merupakan bagian dari program lima tahun pemerintah Muizzu, yang menargetkan 1.000 orang fakir miskin […]

    Bagikan Berita:
  • Warga Muslim di Negara-negara Minoritas Bisa Langsung Daftar Haji lewat Aplikasi Nusuk Hajj

    Warga Muslim di Negara-negara Minoritas Bisa Langsung Daftar Haji lewat Aplikasi Nusuk Hajj

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 531
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi resmi membuka pendaftaran haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 M bagi warga Muslim dari negara-negara minoritas Muslim. Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara digital melalui platform resmi Nusuk Hajj. Langkah itu menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan ibadah haji yang diinisiasi oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk memperluas akses dan […]

    Bagikan Berita:
  • Lewat Gate Elektronik, Antren Imigrasi ke Arab Saudi Bisa Kini Cepat

    Lewat Gate Elektronik, Antren Imigrasi ke Arab Saudi Bisa Kini Cepat

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 104
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Ini adalah kabar yang baik bagi jutaan calon jemaah umrah, khususnya dari Indonesia. Pemerintah Arab Saudi mulai menerapkan sistem pelayanan kedatangan berbasis digital di seluruh pintu masuk Kerajaan, baik melalui jalur udara, darat, maupun laut. Kebijakan ini diharapkan mampu memangkas antrean panjang di imigrasi sekaligus membuat perjalanan ibadah menjadi lebih nyaman. Transformasi tersebut […]

    Bagikan Berita:
expand_less