Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » KJRI Imbau WNI di Saudi Tidak Asal Sebar Berita dan Video yang Tidak Terverifikasi

KJRI Imbau WNI di Saudi Tidak Asal Sebar Berita dan Video yang Tidak Terverifikasi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • visibility 67

HAMRANEWS – Masyarakat Indonesia yang berada di Arab Saudi diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Imbauan tersebut disampaikan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah menyusul maraknya penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya di berbagai platform digital.

Peringatan ini merujuk pada imbauan dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi yang mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
Dalam pernyataannya, kementerian menekankan pentingnya memperoleh informasi dari sumber resmi guna mencegah penyebaran kabar palsu atau hoaks.

Melalui akun resminya, KJRI Jeddah mengingatkan warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi agar tidak membuat, menyebarkan, ataupun meneruskan informasi yang belum jelas sumbernya. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak membagikan konten yang berpotensi menimbulkan keresahan atau kesalahpahaman di tengah publik.

Menurut imbauan tersebut, setiap informasi yang beredar—termasuk video maupun potongan rekaman yang banyak beredar di media sosial—perlu dipastikan terlebih dahulu kebenarannya sebelum dibagikan kembali. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat yang dapat memicu kepanikan atau kesalahpahaman.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi juga menegaskan bahwa berita yang benar sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi pemerintah, termasuk laman resmi kementerian serta akun resmi mereka di media sosial. Selain itu, publik juga dapat merujuk pada pemberitaan yang dirilis oleh Saudi Press Agency sebagai sumber informasi resmi di Kerajaan Arab Saudi.

Melalui imbauan ini, masyarakat—termasuk WNI yang tinggal atau bekerja di Arab Saudi—diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Dengan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, masyarakat turut berperan menjaga ketertiban, keamanan, serta mencegah penyebaran misinformasi di ruang publik digital.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditjen Kemenag Segera Bergeser ke Kementerian Haji dan Umrah

    Ditjen Kemenag Segera Bergeser ke Kementerian Haji dan Umrah

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 243
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah DPR mengesahkan UU Haji dan Umrah, sejumlah perubahan besar bakal terjadi. Salah satunya, anggaran haji yang selama ini dikelola Kementerian Agama (Kemenag) akan beralih ke Kementerian Haji dan Umrah. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief menegaskan, alokasi dana itu sudah masuk dalam skenario penganggaran. “Kan sudah disiapkan juga. Disampaikan juga […]

    Bagikan Berita:
  • Kereta Mewah ‘Jelajah Gurun’ Arab Saudi Resmi Buka Reservasi untuk Perjalanan Pertama 2026

    Kereta Mewah ‘Jelajah Gurun’ Arab Saudi Resmi Buka Reservasi untuk Perjalanan Pertama 2026

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 156
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi menghadirkan pengalaman wisata mengarungi gurun pasir. Setelah sukses dengan berbagai proyek futuristik, kini giliran layanan kereta mewah Dream of the Desert yang resmi membuka pemesanan untuk perjalanan tahun 2026. Kereta tersebut menawarkan pengalaman menjelajahi gurun dengan sentuhan kemewahan yang setara hotel bintang lima—lengkap dengan butler hingga pertunjukan live di sepanjang […]

    Bagikan Berita:
  • Subsidi Haji Makin Bengkak Bisa Menjadi Bom Waktu, Komnas Haji Ingatkan Keberlanjutan BPKH

    Subsidi Haji Makin Bengkak Bisa Menjadi Bom Waktu, Komnas Haji Ingatkan Keberlanjutan BPKH

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 320
    • 0Komentar

    JAKARTA – Untuk bisa berangkat haji, jamaah haji tahun ini mendapat subsidi jumbo yang berkisar Rp33 juta hingga Rp37 juta per orang. Dengan terus meningkatnya subsidi tanpa melihat inflasi yang meningkat, nilai tukar rupiah terhadap dolar, pajak di Arab Saudi dan faktor lain, subsisi membengkak ini bisa menjadi masalah di kemudian hari. Ironisnya, selain membayar […]

    Bagikan Berita:
  • Rencana Pemerintah Saudi, Mina Akan Dibangun 8 Lantai Plus Jalan Layang

    Rencana Pemerintah Saudi, Mina Akan Dibangun 8 Lantai Plus Jalan Layang

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 499
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi berencana akan menghilangkan tenda-tenda di Mina dan menggantinya dengan bangunan vertikal setinggi delapan lantai. Langkah itu menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan pengurangan kepadatan jemaah haji yang rutin terjadi setiap musim haji. “Kami dapat informasi bahwa Mina akan dibangun delapan lantai, tidak pakai tenda lagi. Jalan layang juga akan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 265
    • 0Komentar

    SAUDI — Bertambahnya jumlah jemaah haji Indonesia yang hilang di Arab Saudi menjadi tiga orang per 22 Juni 2025 menimbulkan pertanyaan besar soal kemampuan sistem pengelolaan jemaah haji, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita demensia. Kasus terbaru, Hasbullah (73), jemaah dari kloter BDJ 07 yang dilaporkan hilang sejak Selasa dini hari, 17 Juni […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 228
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementeian Haji dan Umrah RI, memastikan tidak bakal mengubah sistem antrean haji 2026 yang berbasis masa tunggu, meskipun diwarnai protes di berbagai daerah. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan aturan ersebut wajib dijalankan karena merupakan amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Penegasan itu disampaikan Gus Irfan saat menghadiri Munas XI MUI […]

    Bagikan Berita:
expand_less