Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jemaah Ilegal Masih Muncul Jelang Puncak Haji 2026, Dudung: Mencoreng Nama Baik RI

Jemaah Ilegal Masih Muncul Jelang Puncak Haji 2026, Dudung: Mencoreng Nama Baik RI

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 413
  • print Cetak

SAUDI – Penasihat Khusus Presiden untuk Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, mengingatkan dengan keras agar warga negara Indonesia (WNI) tidak memaksakan diri masuk ke Makkah secara ilegal.

Dia menyampaikan, bahwa praktik seperti itu bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga mencoreng nama baik Indonesia di mata internasional.

“Saya sampaikan kepada jemaah haji yang belum berkesempatan bisa hadir di Tanah Suci, jangan ada upaya-upaya untuk melakukan kegiatan menjadi haji ilegal,” kata Dudung di Makkah, Minggu (1/6).

Ia menambahkan, Pemerintah Arab Saudi kini telah memperketat pengawasan terhadap siapa pun yang masuk ke wilayah suci, terutama di musim haji. “Ini yang kita waspadai pasti akan ditemukan, dan ini juga nantinya akan kurang baik untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dudung juga meminta agar masyarakat mematuhi regulasi haji 2025, karena aturan tersebut dibuat demi kelancaran dan ketertiban ibadah. “Insyaallah dengan adanya pengetatan ini, ini akan lebih tertib kembali,” lanjutnya.

Namun, meski peringatan sudah disampaikan berulang kali, kasus haji ilegal oleh WNI masih terjadi. Menjelang puncak haji 2025, tiga WNI kembali ditemukan memasuki wilayah Makkah secara tidak sah. Ketiganya berusaha menyusup lewat gurun pasir di wilayah Jumum menggunakan taksi gelap.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B Ambary, mengungkapkan bahwa salah satu dari ketiganya, berinisial SM, sebelumnya sudah sempat terkena razia bersama 10 WNI lain dan diusir ke Kota Jeddah. Namun, SM tetap nekat kembali ke Makkah bersama dua rekannya, J dan S.

“Dalam upaya mencoba masuk kota Makkah secara ilegal tersebut, ketiga WNI tiba-tiba dipaksa turun di tengah gurun oleh sopir taksi karena takut tertangkap patroli,” kata Yusron, Sabtu (31/5).

Ketiganya kemudian terdeteksi oleh patroli drone milik aparat Arab Saudi. SM ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, diduga akibat dehidrasi. Sementara dua lainnya diamankan oleh pihak berwenang.

Tragedi ini menjadi tamparan keras dan memperlihatkan dampak buruk dari praktik haji ilegal. Selain membahayakan keselamatan jiwa, hal ini juga dapat merusak reputasi Indonesia sebagai negara dengan jemaah haji terbanyak di dunia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Jemaah Umrah Asal Indonesia Meninggal dalam Kecelakaan Bus di Jalur Jeddah-Madinah

    6 Jemaah Umrah Asal Indonesia Meninggal dalam Kecelakaan Bus di Jalur Jeddah-Madinah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 239
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Rombongan jemaah umrah asal Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kecelakaan, hingga kebakaran hebat. Akibatnya, 14 orang cedera dan enam orang meninggal dunia. Ada anak-anak di antara korban tewas dan cedera. Dalam pernyataan pada Jumat (21/3/2025), Kementerian Luar Negeri RI membenarkan kecelakaan itu. Insiden terjadi pada Kamis siang waktu setempat. Kecelakaan terjadi di jalan yang […]

    Bagikan Berita:
  • Ngeri, Jenazah WNI Tak Ditangani di Saudi Sampai 15 Hari saat Umrah Jalur Mandiri

    Ngeri, Jenazah WNI Tak Ditangani di Saudi Sampai 15 Hari saat Umrah Jalur Mandiri

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 650
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ada jenazah jemaah umrah di Arab Saudi yang tak ditangani sampai 15 hari. Jemaah tersebut tidak mendapatkan penanganan lantaran berangkat ke Tanah Suci secara mandiri tanpa melalui travel. Menteri Haji dan Umrah RI, M Irfan Yusuf, mengungkapkan, baru-baru ini ada contoh nyata saat kunjungan ke Arab Saudi. Ia menyebut ada seorang jemaah asal […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Beberapa Inovasi Kemenag yang Perlu Diteruskan oleh BP Haji Pada 2026

    Ini Beberapa Inovasi Kemenag yang Perlu Diteruskan oleh BP Haji Pada 2026

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 579
    • 0Komentar

    BEKASI — Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama telah melakukan evaluasi terhadap seluruh layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi pada operasional haji tahun 1446 H/2025 M. Dalam kegiatan evaluasi yang mengusung tema ‘Beyond Routine’: Membangun Layanan Haji Luar Negeri yang Adaptif, Inovatif, dan Berkelanjutan, Direktur […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenag Meminta Maaf Atas Kekacauan Pelayanan Jemaah Haji di Armuzna

    Kemenag Meminta Maaf Atas Kekacauan Pelayanan Jemaah Haji di Armuzna

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 412
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah diwarnai berbagai masalah pelayanan, Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait itu. Sebelumnya, sejumlah kendala terjadi selama puncak ibadah haji 2025 di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina). Beberapa kendala itu antara lain keterlambatan evakuasi jemaah dari Muzdalifah ke Mina, hingga penempatan jemaah di tenda Arafah yang tidak sesuai dengan rencana. Dirjen Penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • BPKH Siap Patuhi Fatwa MUI: Dana Setoran Awal Haji Tak Lagi untuk Biaya Jemaah Lain

    BPKH Siap Patuhi Fatwa MUI: Dana Setoran Awal Haji Tak Lagi untuk Biaya Jemaah Lain

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 390
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya untuk mematuhi fatwa terbaru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang melarang pemanfaatan hasil investasi dari setoran awal biaya haji calon jemaah untuk membiayai jemaah lain. Kepala BPKH, Fadlul Imansyah, menyatakan bahwa pihaknya menghormati sepenuhnya keputusan Komisi Fatwa MUI dan siap mengimplementasikannya sesuai dengan prinsip syariah. “Kami sepakat […]

    Bagikan Berita:
  • Taksi Terbang Bakal Beroperasi di Arab Saudi Mulai 2030

    Taksi Terbang Bakal Beroperasi di Arab Saudi Mulai 2030

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 609
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi menjadi pasar pertama bagi layanan helikopter listrik FlyNow Arabia. Perusahaan rintisan tersebut menargetkan bisa mengangkut barang dalam dua tahun ke depan, sementara layanan penumpang dijadwalkan mulai 2030. “Untuk tahap awal, kami akan mulai dengan kargo, lalu layanan taksi udara untuk penumpang akan dimulai pada 2030,” ujar CEO FlyNow Arabia, Yvonne Winter, […]

    Bagikan Berita:
expand_less