Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Belajar dari Kemenag, Kementerian Haji-Umrah Tegaskan Zero Tolerance atas Praktik Korupsi dan Pungli Sekecil Apapun

Belajar dari Kemenag, Kementerian Haji-Umrah Tegaskan Zero Tolerance atas Praktik Korupsi dan Pungli Sekecil Apapun

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 604
  • print Cetak

JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan, mengingatkan bahwa keberadaan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tidak sekadar simbol politik alias seremonial saja.

Menurutnya, lembaga baru ini harus tampil sebagai institusi yang benar-benar memberi manfaat konkret bagi jamaah.

“Kalau sekadar sama saja, tentu tidak ada gunanya, apalagi kalau lebih buruk. Kita wajib membuktikan bahwa Kemenhaj tidak salah dibentuk. Kemenhaj harus menjadi wajah baru yang berintegritas, profesional, dan berorientasi target,” tegas Gus Irfan dalam keterangan tertulis, Kamis 25 September 2025.

Pernyataan ini disampaikan Gus Irfan dalam pembukaan Rapat Konsolidasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Rabu 24 September 2025 di Jakarta.

Dia menegaskan, sejak awal dirinya sadar betul bahwa membentuk Kemenhaj adalah amanah besar dari Presiden RI. Karenanya, kementerian ini tidak boleh sekadar tampil di atas kertas, alias harus hadir dengan kinerja yang berdampak nyata, terutama untuk meningkatkan kualitas layanan haji.

Ia memperkenalkan lima nilai utama pelayanan Kemenhaj yang akan jadi acuan utama: Melayani, Amanah, Berintegritas, Responsif, dan Ramah.

Yang menarik, Gus Irfan juga menyuarakan sikap zero tolerance terhadap praktik korupsi dan pungli, sekecil apapun.

“Kita boleh berkaca dari apa yang terjadi sebelumnya untuk introspeksi. Namun ke depan, Kemenhaj harus bersih, akuntabel, dan transparan. Tidak boleh ada permainan dalam urusan haji,” ujarnya serius.

Ia juga mengingatkan soal besarnya dana yang berputar dalam urusan haji—menyentuh angka hampir Rp20 triliun. Itu sebabnya, pengelolaannya wajib amanah dan transparan, bukan jadi ladang bancakan.

“Kita ingin jamaah haji pulang ke tanah air dengan kecintaan yang lebih besar kepada negaranya. Haji harus menjadi jalan membangun keadaban dan peradaban bangsa,” kata Gus Irfan.

Soal kesehatan jamaah, terutama terkait istithaah (kemampuan fisik dan medis), juga tak luput dari perhatian. Gus Irfan meminta sinergi yang kuat dari pusat sampai daerah agar tidak ada lagi pelanggaran, manipulasi data, atau “jalan pintas” yang membahayakan jamaah.

Selain itu, pembangunan Kampung Haji juga sedang diproses.
Program ini digadang-gadang sebagai strategi untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat lewat ekosistem haji yang lebih inklusif.

Tak hanya pemerintah, Gus Irfan juga menyoroti peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Menurutnya, mereka harus menjalankan fungsi pembinaan dengan lebih tulus, bersih, dan profesional, bukan semata formalitas menjelang keberangkatan.

Dengan semangat baru dan visi besar, Gus Irfan yakin Kemenhaj bisa menjawab amanah besar ini dan menghadirkan penyelenggaraan haji yang bukan hanya sukses secara teknis, tetapi bermakna bagi bangsa dan negara.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota Haji Khusus 8 Persen Terlalu Kecil, Bukan Terlalu Besar

    Kuota Haji Khusus 8 Persen Terlalu Kecil, Bukan Terlalu Besar

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 149
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Aturan terkait kuota haji khusus sedang melewati proses permohonan uji materi di Mahkamah Konstitusi. Ketentuan yang menetapkan kuota haji khusus sebesar 8 persen dari total kuota haji Indonesia dinilai merampas hak pengguna haji reguler. Namun, muncul pandangan berbeda yang menyebut angka 8 persen justru terlalu kecil. Bahkan angka 8 persen itu belum memiliki […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Klinik Dilarang Beroperasi di Saudi, Begini Nasib Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Makkah dan Madinah

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 486
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Indonesia kini sedang menjajaki kerja sama dengan pemerintah Arab Saudi terkait kepastian pelayanan kesehatan jemaah haji tetap berjalan optimal di musim haji 2026. Langkah ini diambil setelah kebijakan baru otoritas Saudi yang melarang negara lain membuka klinik atau rumah sakit secara mandiri di wilayahnya. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Haji 2026 dari Sumatera-Aceh Terancam Gagal Berangkat, Kuota Dioper ke Daerah Lain

    Calon Haji 2026 dari Sumatera-Aceh Terancam Gagal Berangkat, Kuota Dioper ke Daerah Lain

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 421
    • 0Komentar

    SAUDI — Ribuan calon jemaah haji asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terancam gagal berangkat pada musim haji 2026. Dampaknya bukan hanya penundaan keberangkatan, tetapi juga kemungkinan kuota haji ketiga provinsi tersebut dialihkan ke daerah lain akibat belum terpenuhinya tahapan administrasi dan pelunasan biaya pascabencana banjir dan longsor. Bencana besar yang melanda wilayah Sumatera […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Alasan PGRI Memilih Tazkiyah Tour untuk Pemberangkatan Umrah Sejumlah Guru di Sulsel

    Ini Alasan PGRI Memilih Tazkiyah Tour untuk Pemberangkatan Umrah Sejumlah Guru di Sulsel

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 390
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ketenangan dalam melaksanakan ibadah umrah, adalah suasana yang sangat didambakan para jemaah. Untuk menjamin rasa itu ada, sebagian besar dari para ‘Tamu Allah’ akan lebih telaten memilih biro perjalanan. Harus yang punya rekam jejak panjang dalam memberangkatkan jemaah, tidak punya masalah, hingga mengantongi sertifikasi ISO. Salah satu alasan itu disampaikan Ketua Persatuan Guru […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Tazkiyah Tour Simpan Kenangan Ibadah yang Begitu Membekas Selama di Tanah Suci

    Jemaah Tazkiyah Tour Simpan Kenangan Ibadah yang Begitu Membekas Selama di Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 419
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bagi Asrhah Hidayah Usman, S.Farm dan keluarga, perjalanan umrah bersama Tazkiyah Tour bukan sekadar menunaikan ibadah, tetapi pengalaman spiritual yang meninggalkan kesan mendalam. Sejak pertama tiba, kenyamanan langsung terasa. Hotel yang dipilih begitu dekat dengan Masjidil Haram –cukup melangkah beberapa saat, bangunan suci itu sudah tampak di hadapan mata. Akses yang mudah, suasana […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak yang Belum Tahu, Kurma Harus Dicuci Sebelum Dikonsumsi Menurut BPOM Saudi

    Banyak yang Belum Tahu, Kurma Harus Dicuci Sebelum Dikonsumsi Menurut BPOM Saudi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 463
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Bulan Ramadan identik dengan kehadiran kurma di meja makan. Selain mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW untuk berbuka dengan yang manis, kurma juga praktis, mudah dibawa, dan langsung bisa dikonsumsi tanpa perlu diolah. Akan tetapi, di balik kepraktisannya, ternyata ada satu hal penting yang masih sering terlewat: kurma sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan. […]

    Bagikan Berita:
expand_less