eSIM Bisa Langsung Aktif: Jemaah Haji Kini Bisa Terhubung ke Internet Begitu Tiba di Saudi
- account_circle Imam Dzulkifli
- calendar_month Kam, 22 Mei 2025
- visibility 199

Jemaah Indonesia menggunakan ponsel untuk terhubung ke internet.(kemenag.go.id)
SAUDI – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membuat terobosan baru dengan memudahkan akses digital melalui layanan eSIM yang langsung aktif saat jemaah tiba di Tanah Suci, tanpa perlu mengunjungi gerai atau menunggu hingga sampai ke hotel.
Dilaporkan oleh Saudi Gazette, inisiatif ini diprakarsai oleh Komisi Komunikasi, Antariksa, dan Teknologi (CST) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (MoI) dan berbagai operator telekomunikasi resmi di Arab Saudi.
Lewat layanan ini, jemaah dapat langsung mengajukan permintaan kartu eSIM dari penyedia lokal dan mengaktifkannya secara digital. Proses verifikasi dilakukan melalui pengenalan biometrik di platform pemerintah bernama Absher.
“Proses ini memastikan bahwa jemaah haji terhubung segera setelah mereka tiba, sehingga tidak perlu mengunjungi cabang layanan atau menunggu hingga mencapai akomodasi mereka,” tulis Saudi Gazette.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi digital CST dalam menghadirkan solusi teknologi canggih guna menyederhanakan proses layanan haji. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta ini mencerminkan komitmen Saudi dalam menyambut tamu Allah dengan pelayanan terbaik.
AI dan Big Data Percepat Proses Kedatangan Jemaah
Tak hanya soal konektivitas, Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Saudi (SDAIA) juga berperan besar dalam mempercepat proses kedatangan jemaah, baik di bandara maupun pelabuhan.
Teknologi berbasis data dan AI kini telah diterapkan di Bandara Internasional King Abdulaziz serta Pelabuhan Islam Jeddah, mempercepat proses pemeriksaan dan memperkuat sistem keamanan.
SDAIA telah mempersiapkan infrastruktur teknis yang lengkap, termasuk pusat data, jaringan utama dan cadangan, serta stasiun biometrik di titik-titik masuk utama. Selain itu, mereka juga melatih petugas dari berbagai instansi terkait untuk mengoperasikan sistem dan platform khusus haji.
Integrasi Aplikasi Tawakkalna dan Platform Nusuk Permudah Akses
Jemaah juga dimudahkan dengan aplikasi nasional Tawakkalna, yang kini menyediakan berbagai fitur pendukung haji. Salah satunya adalah tampilan izin yang terhubung langsung ke Portal Izin Masuk Makkah.
Portal ini mengatur penerbitan izin masuk ke kota suci dan area sekitarnya bagi jemaah lokal maupun internasional, berkat integrasi dengan Kementerian Haji dan Umrah melalui platform Nusuk.
- Penulis: Imam Dzulkifli



