Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Masih Ada Jemaah Batal Berangkat karena Tak Mampu Lunasi BPIH, Padahal Punya Waktu Menunggu Puluhan Tahun

Masih Ada Jemaah Batal Berangkat karena Tak Mampu Lunasi BPIH, Padahal Punya Waktu Menunggu Puluhan Tahun

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 44
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Masa tunggu haji di Indonesia yang kini mencapai sekitar 26 tahun belum membuat semua calon jemaah bisa menyiapkan fisik dan materi untuk berangkat ke Tanah Suci.
Hingga kini masih ditemukan kasus jemaah memilih membatalkan porsi hajinya karena tidak mampu melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Fakta tersebut diungkap Petugas PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 Bidang Layanan Bimbingan Ibadah dan KBIHU Daerah Kerja Makkah, Erti Herlina, dalam kolom opini bertajuk Menyiapkan Istithaah Manasik Haji Mandiri.

Menurut Erti, persoalan tersebut menunjukkan bahwa masa tunggu yang sangat panjang belum dimanfaatkan secara optimal untuk mempersiapkan kemampuan finansial.

“Masih ada calon jemaah yang gagal melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH), bahkan memilih membatalkan porsi hajinya karena tidak mampu memenuhi biaya pelunasan,” ujarnya.

Dia pun menilai kondisi itu tidak semata-mata disebabkan mahalnya biaya haji, melainkan juga belum tumbuhnya budaya perencanaan keuangan jangka panjang sejak seseorang memperoleh nomor porsi.

Erti mengingatkan bahwa proses berhaji sebenarnya telah dimulai sejak seseorang mendaftar dan mendapatkan nomor porsi. Karena itu, masa penantian puluhan tahun seharusnya menjadi kesempatan untuk menabung, menjaga kesehatan, sekaligus memperdalam ilmu manasik.

“Pada prinsipnya, sejak seseorang mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji, saat itulah proses berhaji telah dimulai. Penantian selama puluhan tahun bukanlah masa menunggu tanpa makna, melainkan masa menempa diri agar layak menjadi tamu Allah,” katanya.

Selain kesiapan finansial, Erti menegaskan bahwa istithaah atau kemampuan berhaji tidak hanya diukur dari kemampuan melunasi biaya maupun lolos pemeriksaan kesehatan. Kesiapan ilmu juga menjadi syarat penting agar jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara mandiri.

Menurutnya, pembinaan haji sebaiknya tidak hanya dilakukan beberapa bulan sebelum keberangkatan. Masa tunggu yang panjang perlu dimanfaatkan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, mempelajari fikih haji, membiasakan ibadah, menjaga kesehatan, hingga membangun disiplin dalam mengelola keuangan.

Ia pun mendorong pemerintah, Kementerian Haji dan Umrah, KBIHU, serta para penyuluh agama membangun sistem pembinaan berkelanjutan sejak calon jemaah memperoleh nomor porsi, termasuk memanfaatkan kelas daring, video pembelajaran, simulasi virtual, dan forum diskusi agar calon jemaah benar-benar siap saat tiba giliran berangkat.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Sampai Power Bank Kamu Disita di Bandara, Ini Jenis dan Kapasitas yang Dibolehkan Dibawa di Pesawat

    Jangan Sampai Power Bank Kamu Disita di Bandara, Ini Jenis dan Kapasitas yang Dibolehkan Dibawa di Pesawat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 669
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Berangkat ke Tanah Suci tentu menjadi momen yang sangat dinanti. Namun, di tengah semangat untuk beribadah, jangan sampai perlengkapan penting seperti power bank justru membuatmu berurusan dengan pihak bandara. Masalahnya menjadi panjang, ketika kamu kurang optimal mendokumentasikan kegiatan, atau berkomunikasi lewat ponsel saat di Tanah Suci, karena ponsel kamu kekurangan daya, sementara power […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Haji dan Umrah Ungkap Kebocoran Dana Berpotensi Tembus Rp5 T Per Tahun

    Menteri Haji dan Umrah Ungkap Kebocoran Dana Berpotensi Tembus Rp5 T Per Tahun

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 477
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggaran penyelenggaraan ibadah haji punya potensi kebocoran yang nilainya tidak main-main. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menjelaskan hitung-hitungannya terkait potensi kebocoran dana haji yang bisa mencapai Rp 5 triliun per tahun. Menurut Gus Irfan, angka tersebut bukan hasil dugaan sembarangan, melainkan berdasarkan kalkulasi para peneliti […]

    Bagikan Berita:
  • Komisi VIII DPR: Penyelenggaraan Haji 2026 Membaik, Tapi Biaya Haji Berpotensi Naik Tahun Depan

    Komisi VIII DPR: Penyelenggaraan Haji 2026 Membaik, Tapi Biaya Haji Berpotensi Naik Tahun Depan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 64
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, di balik capaian tersebut, ia mengingatkan adanya tantangan besar yang harus dihadapi pemerintah, termasuk potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada musim haji berikutnya. Menurut Marwan, pelayanan haji di dalam negeri menjadi […]

    Bagikan Berita:
  • Waktu Persiapan Haji 2026 Makin Mepet, Visa Ditutup 20 Maret 2026

    Waktu Persiapan Haji 2026 Makin Mepet, Visa Ditutup 20 Maret 2026

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 365
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi sebelumnya telah menetapkan jadwal pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 M. Jadwal ini lebih cepat dari sebelum-sebelumnya. Waktu persiapan haji pun makin mepet, mengingat batas akhir penerbitan visa haji yakni 20 Maret 2026 atau bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H. Dengan kalender yang terus bergerak maju, seluruh tahapan penyelenggaraan haji, mulai […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Mengklaim Haji 2025 Lebih Baik, Tapi Ramai Kritikan

    Pemerintah Mengklaim Haji 2025 Lebih Baik, Tapi Ramai Kritikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 502
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah mendapat kritikan atas kacaunya pelaksanaan haji 2025. Ironisnya, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengklaim pelaksanaan haji tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Penggiat Media Sosial, Nadhief Shidqi mengungkapkan kekacauan pelaksanaan haji berlansung sejak di Bandara Jeddah. Menurut dia, Menteri Agama tidak bisa kerja, dan meminta agar DPR jangan tutup mata, media […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Jemaah Asal Kabupaten Bone Tiba-tiba Batal Berangkat, Padahal Sudah di Pesawat

    Satu Jemaah Asal Kabupaten Bone Tiba-tiba Batal Berangkat, Padahal Sudah di Pesawat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 206
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Keberangkatan jemaah calon haji (JCH) Kloter 3 Embarkasi Makassar diwarnai kejadian tak terduga. Seorang jemaah asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terpaksa ditunda keberangkatannya meski sudah berada di dalam pesawat tujuan Madinah. Jemaah tersebut adalah perempuan berinisial MAU (24). Ia sejatinya masuk dalam rombongan 392 JCH Kloter 3 yang dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional […]

    Bagikan Berita:
expand_less