Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 49
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Pemerintah tengah menyiapkan skema baru penyelenggaraan ibadah haji dengan memangkas masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi dari sekitar 40 hari menjadi hanya 30 hari. Langkah ini menjadi salah satu strategi Kementerian Haji dan Umrah untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus menekan biaya haji yang terus menghadapi tekanan akibat berbagai faktor ekonomi.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Muhammad Irfan Yusuf mengatakan, pemendekan masa tinggal jemaah di Tanah Suci menjadi target jangka menengah pemerintah agar pelaksanaan haji lebih efektif tanpa mengurangi kualitas ibadah.

“Target kita ke depan, jemaah tidak perlu lagi berada di Arab Saudi selama 40 hari. Kalau bisa dipersingkat menjadi 30 hari, itu sudah cukup,” kata Irfan dalam program On Point Kompas TV, Jumat (10/7/2026).

Menurut Irfan, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan menghemat biaya penyelenggaraan haji yang terdampak pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga barang maupun jasa di Arab Saudi. Masa tinggal yang lebih singkat juga dinilai dapat meningkatkan kenyamanan jemaah.

Ia menilai banyak jemaah mengalami kejenuhan karena harus berada cukup lama di luar negeri sebelum seluruh rangkaian ibadah selesai. Karena itu, pengurangan durasi tinggal diharapkan mampu membuat pelaksanaan haji lebih nyaman dan efisien.

“Selain memangkas biaya, juga mengurangi kejenuhan karena terlalu lama berada di sana,” ujarnya.

Kendati demikian, Irfan memastikan skema baru tersebut belum akan diterapkan pada penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M. Menurutnya, perubahan durasi tinggal membutuhkan kesiapan teknis dan operasional yang matang, termasuk penyesuaian jadwal penerbangan, akomodasi, serta layanan bagi jemaah.

Selain itu, realisasi rencana tersebut juga bergantung pada hasil komunikasi dan kesepakatan dengan Pemerintah Arab Saudi selaku penyedia layanan haji.

“Ini tergantung komunikasi kita dan kesediaan tuan rumah untuk menyetujui skema tersebut,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bisa Berkali-kali Masuk Arab Saudi, Ini Syarat dan Biaya Visa Umrah Multiple Entry Berlaku Setahun

    Bisa Berkali-kali Masuk Arab Saudi, Ini Syarat dan Biaya Visa Umrah Multiple Entry Berlaku Setahun

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Arab Saudi resmi meluncurkan visa umrah multiple entry yang berlaku selama satu tahun. Melalui kebijakan ini, jemaah bisa masuk ke Arab Saudi berkali-kali tanpa perlu mengajukan visa baru setiap kali hendak menunaikan ibadah umrah. Program yang diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi tersebut bertujuan memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi umat Islam […]

    Bagikan Berita:
  • Hari Pertama di Makkah, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Larut Dalam Khusyu’nya Beribadah di Depan Kakbah

    Hari Pertama di Makkah, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Larut Dalam Khusyu’nya Beribadah di Depan Kakbah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 149
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebanyak 217 jemaah haji khusus Tazkiyah Tour tiba dengan selamat di Kota Makkah setelah menempuh perjalanan darat dari Madinah pada 14 Mei 2026. Kedatangan para jemaah disambut rasa syukur karena seluruh rangkaian perjalanan berlangsung lancar dan para jemaah berada dalam kondisi sehat. Setibanya di Kota Suci, jemaah terlebih dahulu beristirahat di Hotel Safwah, […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Jemaah Haji Soppeng Gagal Berangkat Usai Diketahui Hamil 10 Minggu

    Calon Jemaah Haji Soppeng Gagal Berangkat Usai Diketahui Hamil 10 Minggu

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 182
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Harapan seorang calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Soppeng untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, harus pupus. Jemaah tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan setelah diketahui tengah mengandung 10 minggu saat pemeriksaan akhir. Kepastian itu diperoleh usai pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, sebagai […]

    Bagikan Berita:
  • Usulan HIMPUH Terkait Opsi Pembatalan Dalam Skenario Haji 2026

    Usulan HIMPUH Terkait Opsi Pembatalan Dalam Skenario Haji 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 276
    • 0Komentar

    HANRANEWS – Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sangat bergantung pada perkembangan eskalasi konflik antara Iran vs Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Situasi geopolitik tersebut berpotensi memengaruhi mobilitas penerbangan internasional dan keamanan perjalanan jemaah. Dalam pernyataan tertulisnya pada Senin 16 Maret 2026, Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) menilai setidaknya ada tiga kemungkinan […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Ingatkan Risiko Jemaah 2026 Gagal Berangkat karena Perbedaan Jadwal Pemberangkatan

    HIMPUH Ingatkan Risiko Jemaah 2026 Gagal Berangkat karena Perbedaan Jadwal Pemberangkatan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 327
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) mengingatkan risiko banyaknya jemaah haji 2026 yang bisa gagal berangkat karena persoalan timeline pemberangkatan. Sekretaris Jenderal HIMPUH, Hilman Farikhi, menilai timeline haji yang diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia tidak selaras dengan timeline yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Menurutnya, ketidaksinkronan ini dapat […]

    Bagikan Berita:
  • Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar

    Ketua Timwas Haji DPR Kritik Minimnya Petugas di Area Jamarat, Jemaah Indonesia Kesasar

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 407
    • 0Komentar

    MINA – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Syamsul Rijal, menyoroti minimnya kehadiran petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di titik-titik krusial, khususnya di area Jamarat –lokasi pelaksanaan lempar jumrah. Kondisi tersebut dinilai membuat banyak jemaah haji Indonesia tersasar dan kebingungan dan tak tahu jalur perjalanan. “Banyak jemaah yang tidak tahu arah jalur. […]

    Bagikan Berita:
expand_less