Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 128
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Pemerintah tengah menyiapkan skema baru penyelenggaraan ibadah haji dengan memangkas masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi dari sekitar 40 hari menjadi hanya 30 hari. Langkah ini menjadi salah satu strategi Kementerian Haji dan Umrah untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus menekan biaya haji yang terus menghadapi tekanan akibat berbagai faktor ekonomi.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Muhammad Irfan Yusuf mengatakan, pemendekan masa tinggal jemaah di Tanah Suci menjadi target jangka menengah pemerintah agar pelaksanaan haji lebih efektif tanpa mengurangi kualitas ibadah.

“Target kita ke depan, jemaah tidak perlu lagi berada di Arab Saudi selama 40 hari. Kalau bisa dipersingkat menjadi 30 hari, itu sudah cukup,” kata Irfan dalam program On Point Kompas TV, Jumat (10/7/2026).

Menurut Irfan, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan menghemat biaya penyelenggaraan haji yang terdampak pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga barang maupun jasa di Arab Saudi. Masa tinggal yang lebih singkat juga dinilai dapat meningkatkan kenyamanan jemaah.

Ia menilai banyak jemaah mengalami kejenuhan karena harus berada cukup lama di luar negeri sebelum seluruh rangkaian ibadah selesai. Karena itu, pengurangan durasi tinggal diharapkan mampu membuat pelaksanaan haji lebih nyaman dan efisien.

“Selain memangkas biaya, juga mengurangi kejenuhan karena terlalu lama berada di sana,” ujarnya.

Kendati demikian, Irfan memastikan skema baru tersebut belum akan diterapkan pada penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M. Menurutnya, perubahan durasi tinggal membutuhkan kesiapan teknis dan operasional yang matang, termasuk penyesuaian jadwal penerbangan, akomodasi, serta layanan bagi jemaah.

Selain itu, realisasi rencana tersebut juga bergantung pada hasil komunikasi dan kesepakatan dengan Pemerintah Arab Saudi selaku penyedia layanan haji.

“Ini tergantung komunikasi kita dan kesediaan tuan rumah untuk menyetujui skema tersebut,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi Maut di Madinah, 45 Jemaah Umrah dari India Meninggal karena Kebakaran Bus

    Tragedi Maut di Madinah, 45 Jemaah Umrah dari India Meninggal karena Kebakaran Bus

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 470
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ibadah umrah di Tanah Suci berujung maut. Sedikitnya 45 orang jemaah umrah asal India, mengalami tragedi kecelakaan bus yang berujung kendaraan yang mereka tumpangi terbakar, Senin 17 November 2025. Bus tersebut terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, setelah menabrak sebuah truk tangki diesel. Merespons kejadian tersebut, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Siap Buka Akses Laut untuk Haji dan Umrah, Indonesia Harus Siap-siap

    Arab Saudi Siap Buka Akses Laut untuk Haji dan Umrah, Indonesia Harus Siap-siap

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 537
    • 0Komentar

    JAKARTA – Peluang perjalanan haji dan umrah melalui jalur laut kembali terbuka. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa pemerintah Arab Saudi tengah mempertimbangkan opsi ini secara serius, sebagai bagian dari pendekatan baru yang lebih terbuka dan berbasis bisnis. Pemerintah Indonesia menyambut inisiatif tersebut dengan penuh antusias. Lewat event peluncuran State of the Global Islamic […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Gelar Manasik Haji Khusus Batch 2, Berlangsung di Asrama Haji Sudiang

    Tazkiyah Tour Gelar Manasik Haji Khusus Batch 2, Berlangsung di Asrama Haji Sudiang

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 293
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tazkiyah Tour kembali menggelar manasik jemaah haji musim 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Setelah sebelumnya di Hotel Myko, terbaru untuk Batch 2 di Asrama Haji Sudiang, 2-5 April 2026. Selama tiga hari, para calon jemaah mengikuti berbagai kegiatan di dalam maupun luar kelas. Termasuk senam bersama untuk menambah kebugaran. Tahun ini, kata Direktur […]

    Bagikan Berita:
  • Pemprov Sulsel Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Kantor Kemenhaj, Dorong Masjid Ekonomi

    Pemprov Sulsel Siapkan Lahan 3.000 Meter Persegi untuk Kantor Kemenhaj, Dorong Masjid Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 21
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID, GOWA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menyiapkan lahan seluas 3.000 meter persegi untuk pembangunan kantor wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel. Selain itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan Rp10 miliar untuk pembangunan masjid di Asrama Haji. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem haji dan umrah, tidak hanya melalui […]

    Bagikan Berita:
  • Managing Director PT Tazkiyah Global Mandiri, H. Adnan Syahruddin

    Pendaftaran Haji Khusus Bisa Dilakukan di Mana Saja, Tazkiyah Tour Gencar Sosialisasi Haji Resmi

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 471
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perusahaan biro perjalanan umrah di Makassar, menggencarkan sosialisasi ke sejumlah daerah terkait pentingnya melakukan pendaftaran haji di travel-travel berizin resmi. Tazkiyah juga secara aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat terkait rencana berhaji tahun depan. Hal ini disampaikan langsung oleh Managing Director PT Tazkiyah Global Mandiri, H. Adnan Syahruddin, dalam program Info Haji 1447 H yang […]

    Bagikan Berita:
  • Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

    Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 739
    • 0Komentar

    MAKKAH – Masih jarang yang tahu, menjadi imam di Masjidil Haram sebenarnya punya upah yang lumayan besar dari negara. Mereka bahkan biasa mendapat cek kosong, yang dipersilahkan untuk diisi sendiri. Tapi mereka menolak mengisi, dan memilih mengambil gaji dari pekerjaan lain di luar imam. Dikenal sebagai pribadi-pribadi yang bersahaja dan memiliki keteguhan hati, imam di […]

    Bagikan Berita:
expand_less