Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Pasangan Lansia Tertipu Rp81 Juta untuk Percepatan Naik Haji, Pelaku Ngaku dari Kemenhaj

Pasangan Lansia Tertipu Rp81 Juta untuk Percepatan Naik Haji, Pelaku Ngaku dari Kemenhaj

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • visibility 76

HAMRANEWS – Harapan berangkat lebih cepat ke Tanah Suci justru berujung pahit bagi pasangan lansia asal Lumajang. Janji manis percepatan haji yang diklaim ‘jalur resmi’ malah berubah menjadi penipuan dengan kerugian puluhan juta rupiah.

Korban adalah Suminten (72) dan Suhari (74), pasangan suami istri warga Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Keduanya diketahui telah terdaftar sebagai calon jemaah haji dan seharusnya baru dijadwalkan berangkat pada tahun 2038.

Modus penipuan bermula saat seorang pelaku berinisial MS, yang juga merupakan warga setempat, datang menawarkan “jalan pintas” agar pasangan lansia itu bisa berangkat lebih cepat. Pelaku mengaku sebagai petugas dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dan meyakinkan korban bahwa keberangkatan bisa dipercepat hingga 2027.

Dengan dalih program resmi percepatan haji, pelaku meminta sejumlah uang sebagai syarat administrasi. Tanpa curiga, korban kemudian menyerahkan uang secara bertahap hingga total mencapai Rp81 juta.

“Saya dijanjikan bisa berangkat haji lebih awal, sehingga saya membayar hingga Rp81 juta kepada pelaku,” ujar Suminten, Sabtu (25/4/2026).

Kecurigaan muncul setelah waktu berjalan tanpa kejelasan. Korban akhirnya mendatangi kantor Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia di Lumajang sambil membawa bukti pembayaran. Dari situlah fakta terungkap: tidak pernah ada program percepatan keberangkatan haji berbayar seperti yang dijanjikan pelaku.

Merasa tertipu, pasangan lansia tersebut kemudian meminta bantuan kepala desa untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Kepala Desa Pasrujambe, Sugianto, membenarkan laporan tersebut dan menyebut total kerugian korban mencapai Rp81 juta yang diserahkan dalam beberapa kali transaksi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Lumajang, Umar Hasan, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memungut biaya untuk percepatan keberangkatan haji.

“Kami tegaskan tidak ada penarikan biaya apa pun untuk percepatan keberangkatan haji, termasuk untuk tahun 2026,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa tingginya animo masyarakat untuk berhaji kerap dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab. Masyarakat diminta lebih waspada terhadap tawaran yang menjanjikan kemudahan di luar prosedur resmi, terutama yang mengatasnamakan instansi pemerintah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Jemaah Haji Jalur Furodah Bayar Rp945 Juta Nginap di Dormi yang Sesak dan Tenda yang Panas

    Cerita Jemaah Haji Jalur Furodah Bayar Rp945 Juta Nginap di Dormi yang Sesak dan Tenda yang Panas

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 407
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Bukannya mendapat fasilitas yang memuaskan, seorang jamaah haji yang pernah berangkat dengan jalur furodah pada tahun lalu menceritakan pengalamannya yang penuh cobaan. Warga Indonesia, pemilik akun Catur Gunandi tersebut, menceritakan, dia awalnya memilih haji Furodah dan membayar mahal karena tidak mau berdesak-desakan dan ingin nyaman. Namun, hasilnya jauh dari ekspektasi. Dia mengalami berbagai […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Banten Dapat Hotel 13,5 Kilometer dari Masjidilharam, Anggota DPR RI Protes

    Jemaah Haji Banten Dapat Hotel 13,5 Kilometer dari Masjidilharam, Anggota DPR RI Protes

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 101
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jelang keberangkatan jemaah haji 2026, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Banten III (Tangerang Raya), Wahidin Halim, memprotes penempatan jemaah haji asal Banten yang dinilai terlalu jauh dari pusat aktivitas ibadah di Makkah, Arab Saudi. “Kenapa Banten diperlakukan tidak adil? Kenapa Banten justru ditempatkan pada posisi yang terlalu jauh?” tegas Wahidin dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Sudah Lebih dari 6.333 Jemaah Haji Indonesia Bertolak ke Tanah Air

    Sudah Lebih dari 6.333 Jemaah Haji Indonesia Bertolak ke Tanah Air

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 26
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Fase kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama telah dimulai secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan berdasarkan data 1 Juni 2026 pukul 24.00 WIB, sebanyak 16 kloter telah diberangkatkan ke Tanah Air. Jumlah tersebut terdiri atas 6.333 jemaah dan 64 petugas, sehingga total kepulangan hari […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 282
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementeian Haji dan Umrah RI, memastikan tidak bakal mengubah sistem antrean haji 2026 yang berbasis masa tunggu, meskipun diwarnai protes di berbagai daerah. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan aturan ersebut wajib dijalankan karena merupakan amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Penegasan itu disampaikan Gus Irfan saat menghadiri Munas XI MUI […]

    Bagikan Berita:
  • Skema Umrah Putri Dakka Haram karena Mengandung Gharar dan Terindikasi Ponzi

    Skema Umrah Putri Dakka Haram karena Mengandung Gharar dan Terindikasi Ponzi

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 233
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Program umrah subsidi yang menyeret nama Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka kini terus berproses di kepolisian. Otoritas keagamaan dan asosiasi penyelenggara haji dan umrah menegaskan, skema yang digunakan mengandung unsur gharar dan skema ponzi, sehingga haram secara syariat dan terlarang menurut hukum negara. Kasus ini tengah bergulir di Polda Sulawesi Selatan, dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Haji RI Sebut Umrah Jalur Mandiri Lebih Rentan Saat Situasi Krisis

    Menteri Haji RI Sebut Umrah Jalur Mandiri Lebih Rentan Saat Situasi Krisis

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 140
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Di tengah eskalasi konflik Timur Tengah, aktivitas umrah khususnya penerbangan ke Saudi ikut mengalami gangguan. Kondisi ini paling rentan dialami oleh jemaah umrah lewat jalur mandiri. Di media sosial, pelaku umrah mandiri mengeluhkan mahalnya penerbangan langsung dari Arab Saudi ke ke Tanah Air dan sebeliknya. Sementara, penerbangan jalur transit ke negara kawasan Timur […]

    Bagikan Berita:
expand_less