Biaya Haji Turun Hingga Rp7 Juta Selama Prabowo Menjabat Presiden
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 6

HAMRANEWS – Pemerintah mengklaim berhasil menurunkan biaya penyelenggaraan ibadah haji hingga Rp7 juta per jemaah dalam dua tahun terakhir, sejak masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan, tren penurunan biaya haji terjadi secara bertahap sejak 2024. Saat itu, biaya haji tercatat sebesar Rp94 juta per jemaah, kemudian turun menjadi Rp89 juta pada 2025.
Penurunan kembali berlanjut pada 2026, di mana biaya haji ditetapkan sebesar Rp87 juta per jemaah atau berkurang sekitar Rp2 juta dibandingkan tahun sebelumnya.
“Selama dua tahun ini, pemerintah sudah menurunkan biaya haji sebesar Rp7 juta,” ujar Irfan dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Rabu (15/4/2026).
Meski mencatat penurunan, pemerintah mengakui penyelenggaraan ibadah haji masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama akibat tekanan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing seperti riyal Arab Saudi dan dolar Amerika Serikat.
Irfan mengungkapkan, total anggaran penyelenggaraan haji mencapai sekitar Rp18 triliun, dengan komposisi pembayaran yang mayoritas menggunakan mata uang asing. Sekitar 55 persen dibayarkan dalam riyal, 30 persen dalam dolar AS, dan sisanya dalam rupiah.
Kondisi tersebut membuat stabilitas nilai tukar menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan penurunan biaya haji di masa mendatang.
“Artinya, kita juga harus memastikan depresiasi rupiah tidak sampai mengganggu proses perjalanan jemaah haji kita,” tambahnya.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



