Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 339
  • print Cetak

HAMRANEWS – Jemaah umrah selalu membludak saat memasuki Bulan Ramadan. Jumlahnya bahkan mencapai rekor tertinggi, terutama pada 10 hari terakhir, ketika umat Muslim dari seluruh dunia berlomba-lomba mengejar keutamaan ibadah di bulan suci.
Kondisi ini membuat Masjidil Haram tak pernah lowong. Bahkan saf salat kerap meluas hingga ke jalan-jalan dan pelataran pertokoan di sekitarnya.

Dalam talkshow Tazkiyah Tour yang dipandu Erick Alamsyah, Presiden Direktur PT Tazkiyah Global Mandiri, Ahmad Yani Fachruddin, mengungkapkan tantangan besar penyelenggaraan umrah Ramadan, khususnya terkait lonjakan biaya akomodasi dan transportasi yang sangat signifikan.

Menurut Ahmad Yani, umrah di bulan Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan bulan-bulan lainnya. Selain dilaksanakan di Tanah Suci, ibadah ini dilakukan pada waktu yang sangat dimuliakan Allah SWT.

“Umrah Ramadan itu ibadah di tempat yang suci dan di waktu yang suci. Allah melipatgandakan pahala seluruh amal ibadah di bulan ini. Karena itu, umrah Ramadan sering disetarakan dengan haji bersama Rasulullah SAW,” ujarnya.

Tak hanya umrah, jemaah juga menjalani rangkaian ibadah lain seperti salat tarawih, tahajud, iktikaf, hingga khataman Al-Qur’an. Seluruh aktivitas tersebut, menurut dia, memiliki nilai spiritual yang jauh lebih kuat ketika dilakukan di Mekkah dan Madinah.

Tingginya minat umrah Ramadan berdampak langsung pada biaya. Ahmad Yani menyebutkan, harga hotel dan tiket pesawat bisa melonjak 200 hingga 300 persen dibandingkan bulan biasa.

“Permintaan datang dari seluruh dunia, sementara waktunya sangat terbatas, hanya satu bulan dalam setahun. Apalagi di 10 hari terakhir Ramadan, itu puncaknya,” jelasnya.

Ia mencontohkan, pada Ramadan tahun lalu, kepadatan jemaah membuat saf salat di Masjidil Haram mencapai jarak hingga tiga kilometer dari area masjid. Kondisi ini turut memicu lonjakan harga hotel, terutama yang berada di radius dekat masjid.

Hotel Dekat Masjid Jadi Prioritas Utama

Di tengah lonjakan biaya tersebut, Tazkiyah Tour memilih untuk tetap mengutamakan hotel yang jaraknya dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Keputusan ini diambil demi efektivitas dan kenyamanan ibadah jemaah.

“Kalau hotel jauh dan harus naik shuttle bus, justru tidak efektif. Dari hotel ke masjid bisa 15 menit, tapi dari masjid kembali ke hotel bisa sampai 3-5 jam karena macet dan padatnya jemaah,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, waktu jemaah akan banyak terbuang di perjalanan jika hotel terlalu jauh. Padahal, selama Ramadan –terutama 10 malam terakhir, waktu hampir 24 jam dimanfaatkan untuk ibadah, mulai dari sahur, salat Subuh, tarawih, tahajud, hingga iktikaf.

“Kalau hotel dekat, jemaah bisa cepat istirahat, fisik terjaga, dan ibadah lebih maksimal,” tambahnya.

Disiapkan Jauh Hari, Bukan Program Dadakan

Ahmad Yani menegaskan, seluruh program umrah Ramadan Tazkiyah Tour dipersiapkan sejak 10 hingga 11 bulan sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi overkapasitas hotel, keterbatasan penerbangan, hingga potensi kendala visa.

“Kami tidak pernah membuat program dadakan. Semua sudah dikontrak jauh hari, termasuk hotel dan maskapai, agar jemaah mendapat kepastian,” tegasnya.

Untuk Ramadan mendatang, Tazkiyah Tour telah menyiapkan beberapa pilihan program, mulai dari Sambut Ramadan, Awal Ramadan, hingga Akhir Ramadan yang memungkinkan jemaah fokus beribadah di 10 hari terakhir, bahkan sebagian melanjutkan puasa Syawal di Tanah Suci.

Musim Dingin, Ibadah Lebih Khusyuk

Menariknya, Ramadan dalam beberapa tahun ke depan bertepatan dengan musim dingin di Arab Saudi. Kondisi ini dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi jemaah.

“Cuaca lebih sejuk, waktu puasa lebih pendek, dan malam lebih panjang. Ini sangat mendukung ibadah malam seperti tahajud, tarawih, dan khataman Al-Qur’an,” jelas Ahmad Yani.

Konsistensi Hotel dan Pembimbing Berstandar

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Tazkiyah Tour juga menjaga konsistensi kerja sama dengan hotel-hotel yang sama selama bertahun-tahun. Langkah ini diambil untuk menjamin kualitas dan kepastian layanan bagi jemaah.

“Kami tidak pindah-pindah hotel. Standarnya sudah kami anggap baik dari sisi kualitas, jarak, dan kenyamanan. Yang terpenting, jemaah merasa tenang,” ujarnya.

Selain itu, pembimbing dan tour leader Tazkiyah Tour juga terus di-upgrade baik dari sisi kompetensi maupun kedekatan emosional dengan jemaah.

Fokus Ibadah, Bukan Sekadar Perjalanan

Ahmad Yani menutup dengan menegaskan bahwa umrah Ramadan bukan sekadar perjalanan religi, melainkan momentum total untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Di bulan Ramadan, orang tidak lagi memikirkan belanja. Fokusnya hanya ibadah, doa, dan spiritualitas. Karena itu, semua aspek perjalanan harus mendukung ketenangan dan kekhusyukan ibadah,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Besar Hukum Nilai Yaqut Tak Melanggar Saat Membuat Keputusan Pembagian Kuota Haji

    Guru Besar Hukum Nilai Yaqut Tak Melanggar Saat Membuat Keputusan Pembagian Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 370
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Lampung (Unila) Rudy, menilai, keputusan Yaqut Cholil Qoumas dalam membagi peruntukan kuota tambahan dari Arab Saudi saat menjadi Menteri Agama RI, tidak melawan hukum. Hal ini disampaikan Rudy, asat menanggapi perdebatan seputar kewenangan Menteri Agama (Menag) RI dalam pembagian kuota haji, yang kini sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi […]

    Bagikan Berita:
  • Perusahaan Jasa Pengiriman RI Ini Dipuji Menteri Arab Saudi karena Hadiah Umrah yang Tak Biasa

    Perusahaan Jasa Pengiriman RI Ini Dipuji Menteri Arab Saudi karena Hadiah Umrah yang Tak Biasa

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 273
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Perusahaan jasa pengiriman barang di Indonesia, JNE baru-baru ini memberi hadiah untuk ribuan karyawannya berupa paket berangkat umrah ke Tanah Suci. Ini adalah hal yang tak biasa menurut Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F. Alrabiah. Pejabat Arab Saudi itu pun menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah JNE yang memberangkatkan 1.643 karyawan ke […]

    Bagikan Berita:
  • Sayur-sayuran dari RI Siap Jadi Pasokan Kebutuhan Pangan Jemaah Haji dan Umrah

    Sayur-sayuran dari RI Siap Jadi Pasokan Kebutuhan Pangan Jemaah Haji dan Umrah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 346
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berupaya memperluas manfaat ekonomi dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Salah satunya dengan mendorong produk-produk pertanian dan peternakan nasional menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan jamaah haji dan umrah di Tanah Suci. Langkah ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, usai menerima kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar […]

    Bagikan Berita:
  • PT Pos Indonesia Sudah Kirimkan 150 Ton Barang Jemaah Haji 2025 ke Tanah Air

    PT Pos Indonesia Sudah Kirimkan 150 Ton Barang Jemaah Haji 2025 ke Tanah Air

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 391
    • 0Komentar

    BANDUNG – Perusahaan BUMN, PT Pos Indonesia (PosIND) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menjalin kerja sama strategis guna memperkuat layanan logistik haji dan umrah. Menurut Plt Direktur Utama PosIND Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman, kolaborasi jadi tonggak penting demi menghadirkan sistem pelayanan logistik ibadah haji yang modern, efisien dan terintegrasi, guna mendukung kelancaran penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Empat Poin Penting dari Arab Saudi untuk Perbaikan Haji Indonesia 2025

    Empat Poin Penting dari Arab Saudi untuk Perbaikan Haji Indonesia 2025

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 645
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi menyampaikan sejumlah catatan penting kepada Indonesia terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M. Dalam forum evaluasi resmi yang digelar di Jeddah, Arab Saudi menyoroti beberapa aspek teknis dan manajerial, serta menyampaikan kemungkinan penyesuaian kuota haji Indonesia pada musim haji berikutnya. Pertemuan tersebut mempertemukan Deputi Menteri Haji Arab Saudi dengan Kepala […]

    Bagikan Berita:
  • Kematian Yang Membuat Iri, Dosen di Makassar Wafat di Pesawat Saat Pulang Umrah

    Kematian Yang Membuat Iri, Dosen di Makassar Wafat di Pesawat Saat Pulang Umrah

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 340
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Dosen Politeknik ATI Makassar, Merla Majid SS, MHum, wafat dalam perjalanan pulang dari Tanah Suci. Almarhumah meninggal dunia di dalam pesawat Garuda Indonesia yang membawa rombongan jamaah umrah, tiga jam sebelum pesawat mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Selasa 4 November 2025. Kepergian dosen Program Studi Teknik Manufaktur Industri Agro itu meninggalkan duka […]

    Bagikan Berita:
expand_less