Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Harga Tiket Umrah Melonjak, Garuda dan Asosiasi Haji-Umrah Cari Jalan Keluar

Harga Tiket Umrah Melonjak, Garuda dan Asosiasi Haji-Umrah Cari Jalan Keluar

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 112
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kenaikan harga tiket umrah kini menjadi perhatian serius dunia penerbangan dan industri perjalanan haji dan umrah.

Melonjaknya biaya penerbangan tidak hanya berdampak pada maskapai, tetapi juga berimbas langsung kepada calon jemaah yang harus menanggung biaya perjalanan lebih tinggi.

Persoalan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Garuda Indonesia dan 13 asosiasi haji-umrah yang berlangsung di Graha HIMPUH pada 19 Mei 2026. Dalam pertemuan itu, berbagai pihak membahas langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk menekan kenaikan biaya tiket umrah yang terus terjadi.

Berdasarkan notulensi rapat, Garuda mengusulkan pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Komisi VIII DPR RI, Kementerian Haji dan Umrah RI, Kementerian Perhubungan, operator bandara, hingga penyedia bahan bakar penerbangan.

Tujuannya adalah mencari kemungkinan relaksasi terhadap sejumlah komponen biaya yang dinilai menjadi penyebab utama mahalnya tiket umrah saat ini.

Dalam forum tersebut, Garuda menjelaskan bahwa lonjakan harga tiket terutama dipicu oleh naiknya harga avtur dan tingginya biaya operasional penerbangan. Kondisi semakin rumit karena tidak adanya kontrak harga bahan bakar jangka panjang yang dapat menjamin kestabilan biaya. Harga avtur dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar, sehingga maskapai kerap harus melakukan penyesuaian tarif demi menjaga keberlangsungan operasional.

Maskapai juga menegaskan bahwa mereka tidak leluasa mengubah rute atau menambah transit di negara tertentu hanya untuk mendapatkan harga bahan bakar yang lebih murah. Jalur penerbangan dan izin operasional telah diatur melalui regulasi yang harus dipatuhi.

Dalam pembahasan tersebut, Garuda menggambarkan kondisi industri penerbangan umrah yang tengah menghadapi tekanan berat. Maskapai dituntut tetap melayani kebutuhan jemaah, namun di saat yang sama harus menghadapi biaya operasional yang terus meningkat.

Menurut pihak maskapai, pilihan yang tersedia sama-sama sulit: tetap terbang dengan risiko merugi atau menghentikan layanan seperti yang telah dilakukan sejumlah maskapai asing.

Karena itu, Garuda berharap seluruh pemangku kepentingan dapat duduk bersama mencari solusi jangka panjang. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan layanan penerbangan umrah Indonesia sekaligus melindungi kepentingan jemaah dan pelaku usaha travel yang selama ini bergantung pada stabilitas harga tiket.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepadatan di Masjidilharam

    Haji dengan Uang Haram, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Fikih yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 68
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan cita-cita besar setiap muslim. Tak sedikit yang rela menabung bertahun-tahun dan menunggu antrean panjang demi bisa menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Akan tetapi, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: apakah biaya yang digunakan berasal dari harta yang halal? Pertanyaan ini kerap muncul, terutama terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Penerbangan Umrah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemenhaj Imbau Jemaah Tetap Tenang

    Penerbangan Umrah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemenhaj Imbau Jemaah Tetap Tenang

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 10
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Aktivitas vulkanik Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sejak Minggu, 6 September 2026. Kondisi tersebut turut memengaruhi perjalanan sejumlah jemaah umrah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI langsung mengambil langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan sekaligus pelayanan dan perlindungan bagi jemaah yang terdampak. Kemenhaj meminta seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Aturan Memberi Makan Merpati di Makkah, Melangga Bisa Kena Denda Jutaan Rupiah

    Ada Aturan Memberi Makan Merpati di Makkah, Melangga Bisa Kena Denda Jutaan Rupiah

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 722
    • 0Komentar

    SAUDI – Burung merpati bisa dibilang sudah menjadi salah satu penghuni Kota Makkah. Namun, pemberian makan burung-burung merpati oleh para jemaah bukan pada tempatnya bisa mengganggu kenyamanan umum. Kotoran merpati, misalnya bisa bertebaran di mana-mana. Pemerintah kota setempat menegaskan, aksi yang kerap dianggap sepele, yakni memberi makan merpati di Trotoar, dan di fasilitas umum lainnya, […]

    Bagikan Berita:
  • Begini Aturan Denda untuk Travel, Jika Ada Jemaah Umrah yang Kabur dari Rombongan

    Begini Aturan Denda untuk Travel, Jika Ada Jemaah Umrah yang Kabur dari Rombongan

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 587
    • 0Komentar

    SAUDI – Kasus kaburnya seorang jemaah umrah salah satu travel karena menikah dengan seorang warga Pakistan, menjadi perbincangan di media sosial. Travel penyelenggara umrah menjadi pihak yang dirugikan, karena jemaah itu menyalahgunakan visa umrah dan tinggal dalam waktu lama secara ilegal di Arab Saudi. Travel pun bakal dikenakan denda oleh pemerintah Arab Saudi, jika jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • DPR RI Kebut Pembahasan Revisi UU Haji, Target Disahkan Agustus 2025

    DPR RI Kebut Pembahasan Revisi UU Haji, Target Disahkan Agustus 2025

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 407
    • 0Komentar

    JAKARTA — DPR RI sedang menyelesaikan revisi Undang-Undang (UU) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, dengan target pengesahan pada Agustus 2025. Revisi UU Haji dilakukan demi memperbaiki sistem pelayanan haji nasional, termasuk membuka peluang pembentukan Kementerian Haji guna memperkuat tata kelola dan efisiensi penyelenggaraan ibadah haji. Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    200-an Pegawai Kemenag dan 50 Orang Pegawai Kemenkes Gabung di Kementerian Haji-Umrah

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 403
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan langkah besar dalam pembentukan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibentuk. Salah satunya dengan menarik ratusan pegawai lintas kementerian. Menurut Dahnil, ada sekitar 200 pegawai dari Kementerian Agama (Kemenag) dan 50 pegawai dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan […]

    Bagikan Berita:
expand_less