Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Segera Dibentuk

DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Segera Dibentuk

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 487
  • print Cetak

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya secara resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Salah satu perubahan paling signifikan dalam revisi ini adalah pengalihan status Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna keempat masa persidangan 2025–2026 yang digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa. Sebelum pengambilan keputusan, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang membacakan laporan Panitia Kerja (Panja) terkait hasil pembahasan revisi UU tersebut.

Marwan menjelaskan, revisi UU diperlukan untuk memperkuat kualitas pelayanan terhadap jemaah haji, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga layanan kesehatan, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.

“Peningkatan pelayanan juga mencakup Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang merupakan titik krusial dalam pelaksanaan ibadah haji,” kata Marwan.

Ia menegaskan, Panja bersama pemerintah telah sepakat bahwa kelembagaan penyelenggara haji ke depan berbentuk kementerian.

“Panja Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah sepakat bahwa kelembagaan penyelenggara akan berbentuk Kementerian Haji dan Umrah,” ujarnya.

Setelah laporan dibacakan, pimpinan rapat Cucun Ahmad Syamsurijal meminta persetujuan seluruh anggota dewan. Dengan jawaban serentak “setuju”, palu sidang diketuk sebagai tanda pengesahan RUU tersebut menjadi undang-undang.

Dalam rapat paripurna itu, hadir pula perwakilan pemerintah, termasuk Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Supratman menyampaikan pandangan akhir pemerintah dan menyambut baik pengesahan UU hasil revisi tersebut.

Menurut Supratman, pembentukan Kementerian Haji dan Umrah secara resmi tinggal menunggu Keputusan Presiden (Keppres). “Undang-undangnya sudah disetujui. Tinggal menunggu pengundangan, dan selanjutnya menunggu keputusan Bapak Presiden,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan kementerian baru ini tidak memerlukan revisi atas Undang-Undang Kementerian Negara. “Nggak perlu dong, kan Undang-Undang Kementerian Negara tidak membatasi jumlah kementerian,” kata Supratman.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, setelah pengesahan, kewenangan sepenuhnya berada di tangan pemerintah. “Kita serahkan kepada pemerintah nanti, bagaimana mengaturnya, apakah jumlah kementerian ditambah, dikurangi, atau digabung. Itu menjadi ranah pemerintah,” kata Dasco.

Dengan pengesahan revisi UU Haji dan Umrah ini, urusan haji dan umrah yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Agama akan dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah. Kehadiran kementerian baru ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih optimal, profesional, dan terintegrasi bagi jemaah haji maupun umrah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Pastikan Nilai Manfaat Area Komersial Hotel Haji Dipakai untuk Kurangi BPIH 2027

    Kemenhaj Pastikan Nilai Manfaat Area Komersial Hotel Haji Dipakai untuk Kurangi BPIH 2027

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 157
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Upaya pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi haji mulai menunjukkan hasil. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memastikan nilai manfaat yang diperoleh dari optimalisasi area komersial hotel jemaah haji di Arab Saudi akan dimanfaatkan untuk membantu menekan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada musim haji 1448 H/2027 M. Nilai manfaat tersebut berasal dari kerja […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Bangladesh Turunkan Biaya Haji Gegara Kuota 2025 Cuma Bisa Terpenuhi 68 Persen

    Pemerintah Bangladesh Turunkan Biaya Haji Gegara Kuota 2025 Cuma Bisa Terpenuhi 68 Persen

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 447
    • 0Komentar

    BANGLADESH – Pada 2025, Pemerintah Bangladesh mendapatkan kuota 127.198 jemaah haji. Namun, hanya 87.000 orang yang akhirnya menunaikan ibadah Haji. Fenomena yang berbanding terbalik dengan Indonesa itu, membuat pemerintah negeri tersebut mengumumkan penurunan biaya paket Haji 2026 sebesar USD 100. Mengutip dari Arab News (7/10/2025), tiga tahun berturut-turut negara itu gagal memenuhi kuota jemaah yang […]

    Bagikan Berita:
  • Cuaca Buruk Bikin Emirates Batalkan Sejumlah Penerbangan dari Dubai

    Cuaca Buruk Bikin Emirates Batalkan Sejumlah Penerbangan dari Dubai

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 435
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Maskapai penerbangan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan dari Dubai sedalah kawasan di Uni Emirat Arab itu dilanda cuaca buruk. Maskapai Emirates membatalkan sejumlah penerbangan yang dijadwalkan beroperasi pada Jumat, 19 Desember, menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Mengutip laporan Gulf News, dalam pembaruan resmi yang dirilis pada 18 Desember malam waktu setempat, Emirates […]

    Bagikan Berita:
  • Saudi Luncurkan Layanan Mobilitas Terpadu di Masjidilharam dan Nabawi, Bisa Diakses lewat Satu Platform

    Saudi Luncurkan Layanan Mobilitas Terpadu di Masjidilharam dan Nabawi, Bisa Diakses lewat Satu Platform

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 669
    • 0Komentar

    SAUDI – Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi meluncurkan Layanan Mobilitas Terpadu untuk membantu jemaah dan peziarah dalam beribadah. Dilansir dari media lokal Saudi sabq.com, peluncuran program ini berlangsung di Universitas Taibah, bertepatan dengan Hari Digital Saudi. Adapun Layanan mobilitas terpadu, merupakan sistem transportasi berbasis digital yang menggabungkan berbagai fasilitas mobilitas di […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj RI Sebut Asrama Haji Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji Indonesia Timur

    Menhaj RI Sebut Asrama Haji Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji Indonesia Timur

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 172
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan pentingnya penguatan kualitas layanan haji dari hulu hingga hilir dalam evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Hal tersebut diungkapkan Gus Irfan, sapaan Moch Irfan Yusuf saat menghadiri Evaluasi Layanan Embarkasi dan Debarkasi Ujung Pandang (UPG) serta Pembinaan ASN Kementerian Haji dan Umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Kampung Indonesia di Makkah Berjarak 400 Meter dari Masjidilharam, DPR RI Beri Apresiasi ke Presiden

    Kampung Indonesia di Makkah Berjarak 400 Meter dari Masjidilharam, DPR RI Beri Apresiasi ke Presiden

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 636
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota DPR RI meminta berharap, munculnya Kampung Indonesia di Makkah, Arab Saudi, benar-benar dimanfaatkan untuk menjadi pusat layanan terpadu bagi jamaah dan membuat layanan haji dan umrah jamaah Indonesia semakin terintegrasi. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mengharapkan, area khusus tersebut akan memiliki potensi untuk mengelola dan menyediakan layanan haji dan […]

    Bagikan Berita:
expand_less