Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Menteri Haji RI Sebut Umrah Jalur Mandiri Lebih Rentan Saat Situasi Krisis

Menteri Haji RI Sebut Umrah Jalur Mandiri Lebih Rentan Saat Situasi Krisis

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 190
  • print Cetak

HAMRANEWS – Di tengah eskalasi konflik Timur Tengah, aktivitas umrah khususnya penerbangan ke Saudi ikut mengalami gangguan. Kondisi ini paling rentan dialami oleh jemaah umrah lewat jalur mandiri.

Di media sosial, pelaku umrah mandiri mengeluhkan mahalnya penerbangan langsung dari Arab Saudi ke ke Tanah Air dan sebeliknya. Sementara, penerbangan jalur transit ke negara kawasan Timur Tengah, seperti Uni Emirat Arab (UEA) selalu mengalami pembatalan atau penundaan.

Gangguan penerbangan ini pun diungkapkan Kementerian Haji dan Umrah RI.

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan jemaah umrah yang berangkat melalui travel resmi dipastikan berada dalam posisi yang lebih aman dan terlindungi.

Dia mengungkapkan telah \memanggil seluruh penyelenggara travel untuk memastikan jemaah yang terdampak keterlambatan ditangani secara baik.

Situasi ini tentu membutuhkan penanganan ekstra, mulai dari akomodasi hingga pengaturan ulang tiket.

“Ya memang beberapa travel-travel besar relatif masih bisa. Tapi berapa travel kecil itu sudah teriak-teriak ini. Bagaimana mereka mengelola jemaah yang tertahan 3-4 hari. Belum lagi harus mencari tiket baru,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Meski begitu, pemerintah menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap jemaah tetap menjadi kewajiban penyelenggara.

Berbeda dengan jemaah yang berangkat melalui travel, jemaah umrah mandiri dinilai menghadapi risiko lebih besar.

Tanpa perlindungan penyelenggara, mereka harus mengurus sendiri seluruh kebutuhan saat terjadi kendala, termasuk biaya tambahan yang tidak terduga.

“Kalau umrah mandiri, hampir tidak ada yang menjamin. Kalau harus menambah biaya, mereka tanggung sendiri,” jelasnya.

Meski tidak terlibat dalam aspek bisnis, pemerintah tetap berupaya melakukan pendataan terhadap jemaah, termasuk yang berangkat secara mandiri.

Langkah ini penting untuk memastikan pemerintah mengetahui posisi jemaah—mulai dari keberangkatan hingga lokasi transit—sehingga dapat melakukan pemantauan dan langkah antisipatif jika terjadi situasi darurat.

“Kita ingin tahu siapa berangkat, kapan, dan sekarang ada di mana. Ini untuk mengantisipasi kondisi seperti sekarang,” kata Irfan.

Dengan kondisi yang terjadi, Kemenhaj mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih skema perjalanan ibadah.

Jemaah yang berangkat melalui travel resmi tidak hanya mendapatkan kemudahan layanan, tetapi juga jaminan perlindungan ketika terjadi situasi tak terduga.

Di tengah ketidakpastian global, faktor keamanan dan kenyamanan menjadi hal utama—dan di sinilah peran travel resmi menjadi semakin penting bagi jemaah Indonesia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar 40 Hotel Berlisensi Nusuk di Makkah-Madinah, Calon Jemaah Umrah Cek di Sini

    Daftar 40 Hotel Berlisensi Nusuk di Makkah-Madinah, Calon Jemaah Umrah Cek di Sini

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 1.741
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi memperketat regulasi penyelenggaraan Umrah pada musim 1447 Hijriah tahun ini. Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan, semua pemohon visa Umrah wajib mengunggah pemesanan hotel melalui platform resmi Nusuk Masar. Ketentuan ini berlaku tanpa pengecualian. akun resmi Kementerian Haji dan Umrah Saudi di platform X menyampaikan kebijakan ini diambil guna meningkatkan standar […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Membadalkan Haji Dua Jemaah yang Hilang di Tanah Suci Hingga Saat Ini

    Pemerintah Membadalkan Haji Dua Jemaah yang Hilang di Tanah Suci Hingga Saat Ini

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 505
    • 0Komentar

    MAKKAH — Pemerintah Indonesia menyatakan, dua jemaah lanjut usia yang hingga kini masih dinyatakan hilang di Arab Saudi belum ditemukan. Sebagai bentuk tanggung jawab tersebut, pemerintah telah membadalkan ibadah haji keduanya. “Seluruh jemaah haji sudah menunaikan ibadah haji. Tidak ada satu orang pun yang tidak melaksanakan ibadah haji. Ada dua yang hilang, sampai sekarang ini […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Perketat Pengawasan Paspor Haji 2026, Tapi Tetap Dipercepat

    Pemerintah Perketat Pengawasan Paspor Haji 2026, Tapi Tetap Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 269
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah mempercepat layanan dokumen keimigrasian bagi calon jemaah haji 2026. Akan tetapi pada saat yang sama pemerintah juga memperketat pengawasan untuk mencegah potensi penyalahgunaan kuota paspor haji. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap praktik manipulasi dokumen dan penyalahgunaan paspor menjelang musim haji. Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi telah […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Jemaah Haji RI Meninggal Akibat Serangan Jantung di Madinah

    Satu Jemaah Haji RI Meninggal Akibat Serangan Jantung di Madinah

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 136
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kabar duka sudah datang dari Tanah Suci, saat proses pemberangkatan Jemaah Haji 2026 baru saja dimulai. Seorang jemaah haji asal Indonesia dilaporkan wafat setelah tiba di Arab Saudi. Jemaah tersebut adalah Rodiyah (68), yang tergabung dalam kelompok terbang SOC-3. Ia meninggal dunia akibat serangan jantung. Pemerintah memastikan seluruh hak jemaah tetap dipenuhi, termasuk […]

    Bagikan Berita:
  • Mayoritas Jemaah Haji Wafat karena Penyakit Jantung, Total Sudah  175 Orang Meninggal

    Mayoritas Jemaah Haji Wafat karena Penyakit Jantung, Total Sudah 175 Orang Meninggal

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 355
    • 0Komentar

    SAUDI – Hingga hari ini, Minggu 8 Juni 2025, tercatat 175 jemaah haji Indonesia telah wafat di Tanah Suci, dengan mayoritas disebabkan oleh penyakit jantung. “Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, sampai hari ini ada 175 jemaah haji Indonesia yang wafat,” ujar Kabid Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dr. Imran, […]

    Bagikan Berita:
  • Antrean Haji Tembus 26 Tahun, Pedagang Kelapa Tua Boyong 35 Anggota Keluarganya Daftar ke Tanah Suci

    Antrean Haji Tembus 26 Tahun, Pedagang Kelapa Tua Boyong 35 Anggota Keluarganya Daftar ke Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 291
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Panjangnya masa tunggu haji yang kini mencapai sekitar 26 tahun mendorong kesadaran baru di tengah masyarakat untuk mendaftar sejak usia dini. Kesadaran ini mendorong seorang pedagang kelapa tua di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Haji M Ali, yang mendaftarkan puluhan anggota keluarganya sebagai calon jemaah haji. Suasana Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten […]

    Bagikan Berita:
expand_less