Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenag Meminta Maaf Atas Kekacauan Pelayanan Jemaah Haji di Armuzna

Kemenag Meminta Maaf Atas Kekacauan Pelayanan Jemaah Haji di Armuzna

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
  • visibility 492
  • print Cetak

JAKARTA – Setelah diwarnai berbagai masalah pelayanan, Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait itu. Sebelumnya, sejumlah kendala terjadi selama puncak ibadah haji 2025 di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Beberapa kendala itu antara lain keterlambatan evakuasi jemaah dari Muzdalifah ke Mina, hingga penempatan jemaah di tenda Arafah yang tidak sesuai dengan rencana.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menjelaskan sejumlah kendala dalam proses evakuasi jemaah haji dari Muzdalifah ke Mina. Ia menyebutkan tiga faktor utama yang menjadi penyebab terhambatnya proses tersebut.

Pertama, jadwal keberangkatan bus yang tidak konsisten akibat tingginya jumlah armada yang dioperasikan dan panjangnya antrean di jalur transportasi. Hal ini menyebabkan keterlambatan dalam pergerakan bus.

Kedua, kemacetan lalu lintas menyebabkan rotasi bus dari Mina ke Muzdalifah terhambat selama beberapa jam pada waktu-waktu tertentu. Akibatnya, banyak jemaah memilih keluar dari kawasan Muzdalifah dengan berjalan kaki karena khawatir tidak segera dijemput.

Ketiga, lonjakan jemaah yang memilih berjalan kaki secara masif. Pada Jumat, 6 Mei 2025, sejumlah jemaah dari berbagai maktab memutuskan untuk berjalan ke Mina karena kekhawatiran tidak akan terangkut hingga siang hari. Dalam situasi tersebut, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akhirnya memutuskan untuk melepas sebagian jemaah berjalan kaki, namun tetap mengimbau jemaah lansia dan berisiko tinggi untuk menunggu jemputan bus di Muzdalifah.

“Atas nama penyelenggara ibadah haji, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Hilman dalam keterangan pers di Makkah, Minggu, 8 Juni 2025.

Di sisi lain, PPIH Arab Saudi juga menghadapi tantangan dalam penempatan jemaah di tenda-tenda Arafah. Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, mengungkapkan bahwa permasalahan tersebut dipicu oleh kombinasi faktor teknis, sosial, dan kultural yang berdampak pada kepadatan tenda dan kendala distribusi logistik.

Prosesi wukuf di Arafah sebagai puncak ibadah haji berlangsung pada 9 Zulhijjah 1446 H, bertepatan dengan 5 Juni 2025. Jemaah Indonesia mulai diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Arafah sejak 4 Juni 2025. Namun, dalam pelaksanaannya, ada sebagian jemaah yang tidak langsung mendapatkan tempat di tenda karena keterbatasan ruang dan pengelolaan.

Muchlis menjelaskan bahwa beberapa faktor yang menyebabkan permasalahan tersebut antara lain:

Pertama, masih terdapat tenda yang sebenarnya memiliki ruang kosong namun tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena berbagai alasan teknis dan keterbatasan pengaturan di lapangan.

Kedua, skema pemberangkatan berdasarkan hotel menyulitkan pengelolaan penempatan jemaah. Meski sistem didasarkan pada markaz dan syarikah, dalam praktiknya banyak jemaah yang berpindah hotel, bahkan antar markaz dan syarikah, yang kadang tidak berkaitan dengan alasan resmi seperti penggabungan keluarga.

Ketiga, keterbatasan jumlah petugas dibandingkan dengan jumlah jemaah. PPIH telah membagi layanan menjadi tiga wilayah kerja, yakni Daker Bandara yang menangani Arafah, Daker Makkah di Muzdalifah, dan Daker Madinah di Mina. Namun jumlah petugas yang ada belum mencukupi untuk mengatur mobilitas jemaah secara efektif.

Keempat, mobilitas jemaah yang tidak terkendali juga memperburuk situasi. Banyak jemaah berpindah tenda untuk bergabung dengan keluarga atau rombongan dari daerah asal, tanpa koordinasi dengan petugas.

“Perpindahan ini menyebabkan ketidakseimbangan dalam distribusi jemaah di tenda dan menyulitkan pengelolaan layanan secara menyeluruh,” jelas Muchlis.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Langka, Salju Turun di Arab Saudi, Desertai Kabut Pekat dan Angin Kencang

    Fenomena Langka, Salju Turun di Arab Saudi, Desertai Kabut Pekat dan Angin Kencang

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 464
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Fenomena langka kembali terjadi di Arab Saudi. Salju terlihat turun di Jabal Al-Lawz, kawasan pegunungan di wilayah Tabuk, pada Rabu. Kawasan itu pun menjadi sorotan pemandangan unik karena diselimuti salju tebal, disertai kabut pekat dan angin kencang. Dilansir dari Saudigazette, suhu udara tercatat turun drastis hingga mencapai minus 4 derajat Celsius. Kabut menutup […]

    Bagikan Berita:
  • Travel Umrah di Sidoarjo Diserbu Calon Jemaah yang Gagal Berangkat, Owner Ngaku Rugi Rp 2 Miliar

    Travel Umrah di Sidoarjo Diserbu Calon Jemaah yang Gagal Berangkat, Owner Ngaku Rugi Rp 2 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 66
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID, SIDOARJO – Puluhan calon jemaah umrah mendatangi kantor sekaligus rumah pemilik Kiswah Haramain Travelindo di Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu 5 September 2026. Kedatangan calon jemaah tersebut dipicu kekecewaan setelah keberangkatan mereka ke Tanah Suci berulang kali ditunda tanpa kepastian. Para calon jemaah mengaku sudah membayar paket umrah dengan nilai […]

    Bagikan Berita:
  • KBRI Riyadh Imbau WNI Waspada Usai Serangan Bandara, Pemerintah Diminta Pantau Jemaah Umrah

    KBRI Riyadh Imbau WNI Waspada Usai Serangan Bandara, Pemerintah Diminta Pantau Jemaah Umrah

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 61
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi, mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) meningkatkan kewaspadaan menyusul perkembangan situasi keamanan di negara tersebut. Imbauan itu disampaikan melalui akun resmi KBRI Riyadh pada 9 Oktober 2026, sehari setelah laporan serangan kelompok Houthi di Bandara Riyadh pada Kamis 8 Oktober 2026. Dalam imbauannya, KBRI […]

    Bagikan Berita:
  • Muhammad Yusuf S., Senior Representative Manager Funding & Haji Bank Muamalat Cabang Makassar

    Program Cicil Biaya Haji ‘Prohajj Plus’ di Tazkiyah Tour, Lebih Cepat dan Sesuai Syariah

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 522
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Dalan rangka mewujudkan mimpi umat muslim untuk beribadah, perusahaan haji dan umrah di Makassar, Tazkiyah Tour menggandeng Bank Muamalat terkait pembiayaan jenis multiguna untuk haji khusus. Untuk produk pembiayaan ini, Bank Muamalat menawarkan layanan pembiayaan haji khusus, yang bisa dicicil jika mendaftar lewat perusahaan umrah Tazkiyah Tour yang berlokasi di Jalan AP Pettarani […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Akan Pengadaan 1.200 Petugas Penyelenggara Haji pada 2026

    Pemerintah Akan Pengadaan 1.200 Petugas Penyelenggara Haji pada 2026

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 489
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah memasang target pengadaan 1.200 petugas haji profesional dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Angka ini masuk dalam alokasi Fungsi Agama yang menjadi salah satu fokus belanja negara tahun depan. Badan Penyelenggara Haji dan Umrah akan memperketat seleksi sekaligus meningkatkan kualitas pelatihan petugas haji. Kepala BP Haji dan Umrah, Mochamad […]

    Bagikan Berita:
  • Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 2.480
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lebaran haji 2026 atau Idul Adha pada tahun depan akan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Artinya, dengan menghitung dari sejak artikel ini diterbitkan, berarti lebaran haji 2026 tersisa 7 bulan 17 hari lagi. Adapun pemberangkatan jemaah haji, bisa berlangsung mulai sekitar 35 hari sebelum hari tersebut. Jika melihat timeline Ibadah Haji tahun […]

    Bagikan Berita:
expand_less