160 Jemaah Haji Kurang Mampu Indonesia Terima Hibah Rp 3,3 Miliar dari UEA
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 9

HAMRANEWS.ID – Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyalurkan bantuan dana hibah kemanusiaan senilai total USD 190.000 atau setara dengan Rp 3,3 miliar untuk jemaah haji Indonesia.
Program bantuan sosial hasil kerja sama dengan Zayed Foundation ini dialokasikan secara khusus bagi 160 jemaah haji di seluruh Indonesia yang dinilai paling membutuhkan intervensi ekonomi.
Penyaluran bantuan diserahkan secara resmi melalui kolaborasi yayasan mitra dengan pengawasan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.
Seleksi Ketat Jemaah Prasejahtera
Meskipun ibadah haji diwajibkan bagi mereka yang mampu secara finansial, di lapangan masih terdapat kelompok jemaah mandiri yang memiliki pendapatan harian relatif kecil.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), menegaskan bahwa seluruh penerima manfaat telah melalui proses penilaian yang ketat agar bantuan tersebut tepat sasaran dan berkeadilan.
“Bantuan ini diberikan sesuai dengan siapa yang memerlukannya,” tegas Gus Irfan saat menghadiri prosesi pemulangan jemaah.
“Mereka yang beruntung adalah jemaah haji yang membutuhkan. Dari Jombang, tadi saya lihat ada pedagang kerupuk, pedagang asongan, pedagang es di pinggir jalan.”
Selain itu, Gus Irfan juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan material serta moral dari pemerintah donor.
“Atas nama seluruh jemaah haji Indonesia, kami mengucapkan penghargaan dan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan rakyat Uni Emirat Arab.
Semoga Allah memberikan kebaikan, keberkahan, dan kemajuan yang terus-menerus untuk UEA,” ungkap Menhaj dalam pernyataan resminya di Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH).
Penyerahan Simbolis dan Sinergi Regional
Dari total 160 penerima manfaat nasional, sebanyak 17 jemaah berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur, di mana masing-masing jemaah menerima uang tunai sebesar Rp 20 juta. Penyerahan dana hibah dilakukan saat prosesi penyambutan kedatangan Kloter 62 dan 63 di Pendopo Kabupaten Jombang.
Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri, mengutarakan bahwa stimulasi dana ini didasari oleh ikatan persaudaraan yang kuat.
Pihak kedutaan berharap bantuan ini mampu mendukung kelancaran seluruh rangkaian ibadah serta meringankan beban ekonomi para jemaah setelah kembali ke daerah masing-masing.
Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengonfirmasi data kepulangan operasional jemaah di wilayahnya. Beliau melaporkan kembalinya para jemaah secara bertahap ke tanah air sekaligus mendampingi pembagian stimulan bagi 17 jemaah lokal prasejahtera tersebut.
Melalui program kemanusiaan bilateral ini, pemerintah berharap para jemaah prasejahtera dapat membawa pulang semangat kemabruran sejati sekaligus mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga di daerah asal.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



