Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Menhaj Ingatkan PIHK: Jangan Jual Kepastian Haji Sebelum Visa Terbit

Menhaj Ingatkan PIHK: Jangan Jual Kepastian Haji Sebelum Visa Terbit

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf meminta Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) memperketat tata kelola penyelenggaraan dan tidak menjadikan keberangkatan jemaah sebagai sekadar target perekrutan.

Pesan itu disampaikan Irfan dalam Mukernas III Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (SAPUHI) di Malang, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).

Menhaj secara khusus menyoroti praktik penyelenggaraan haji nonkuota yang menjanjikan keberangkatan kepada jemaah sebelum visa benar-benar terbit dan dapat diverifikasi.

Menurutnya, PIHK tidak boleh memberikan kepastian keberangkatan sebelum status visa terkonfirmasi melalui sistem resmi Arab Saudi.

Istilah seperti haji furoda, mujamalah, maupun visa undangan juga diminta tidak digunakan untuk membangun kesan seolah-olah keberangkatan sudah pasti.

“Jangan ada lagi jemaah haji nonkuota yang membayar tanpa kepastian visa. Jangan menerima dana besar dari masyarakat untuk sesuatu yang kepastian keberangkatannya belum ada,” tegas Irfan.

Pemerintah, kata dia, akan memperkuat registrasi jemaah nonkuota. Data yang dihimpun nantinya mencakup identitas jemaah, penyelenggara, jenis visa, paket layanan hingga pihak yang bertanggung jawab selama jemaah berada di Arab Saudi.

Irfan juga menekankan pentingnya keamanan dana jemaah, transparansi harga, kepastian layanan dan pemenuhan seluruh hak jemaah sesuai kontrak.

Menurutnya, persiapan Haji 1448 H/2027 M bahkan harus dimulai sejak sekarang. Evaluasi penyelenggaraan Haji 1447 H, validasi dokumen, kesiapan pembimbing serta layanan di Arab Saudi harus dilakukan lebih awal.

Manasik juga diminta tidak sekadar menjadi kegiatan formal. Jemaah harus dibekali kemampuan menghadapi kondisi riil di lapangan, mulai dari Armuzna, kepadatan, cuaca ekstrem, sistem digital Saudi hingga kebutuhan lansia dan penyandang disabilitas.

“Persiapan Haji 1448 H harus dimulai sekarang. Ukuran keberhasilan penyelenggara bukan jumlah jemaah yang direkrut, tetapi terpenuhinya seluruh hak jemaah sesuai kontrak,” ujar Irfan.

Dengan penegasan tersebut, pemerintah ingin mengubah ukuran keberhasilan penyelenggara haji khusus: bukan seberapa banyak jemaah yang berhasil dikumpulkan, tetapi seberapa pasti dan lengkap hak mereka dipenuhi.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah ‘Pagandeng’ Ikan Asal Gowa Naik Haji 2026 Setelah Sisihkan Rp100 Ribu Per Hari

    Kisah ‘Pagandeng’ Ikan Asal Gowa Naik Haji 2026 Setelah Sisihkan Rp100 Ribu Per Hari

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 170
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan langkah Asis Deng Lipung untuk menunaikan ibadah haji. Penjual ikan keliling alias ‘pagendang ikan’ asal Kabupaten Gowa ini akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah puluhan tahun menabung dari penghasilan hariannya. Mengutip dari IDNTimes, Asis menjalani keseharian dengan berjualan ikan menggunakan sepeda. Penghasilannya sekitar Rp100 ribu per hari harus ia […]

    Bagikan Berita:
  • 360 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Makassar, Garuda Ungkap Kendala Visa

    360 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Makassar, Garuda Ungkap Kendala Visa

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 76
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebanyak 360 calon jemaah umrah asal Makassar gagal berangkat ke Madinah menggunakan penerbangan charter Garuda Indonesia pada Sabtu (27/6/2026) malam. Insiden ini memicu protes dari jemaah dan pihak penyelenggara perjalanan karena masing-masing pihak memiliki penjelasan berbeda terkait penyebab gagalnya keberangkatan. Pihak travel menyebut persoalan bermula dari perubahan jadwal penerbangan yang dilakukan secara mendadak. […]

    Bagikan Berita:
  • Buntut Kasus Hanania Travel, Kemenhaj Akan Akreditasi Seluruh Travel Umrah dan Haji

    Buntut Kasus Hanania Travel, Kemenhaj Akan Akreditasi Seluruh Travel Umrah dan Haji

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 93
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kasus dugaan penipuan yang menyeret Hanania Travel mendorong Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memperketat pengawasan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penerapan sistem akreditasi bagi seluruh travel haji dan umrah di Indonesia. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan akreditasi diperlukan untuk memastikan setiap biro […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Asal Polman Wafat 30 Menit Sebelum Pesawat Mendarat di Makassar

    Jemaah Haji Asal Polman Wafat 30 Menit Sebelum Pesawat Mendarat di Makassar

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 421
    • 0Komentar

    POLMAN – Duka menyelimuti kepulangan jemaah haji Kloter 11 Embarkasi Makassar. Salah seorang jemaah, Kanjama Supa (77), asal Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, meninggal dunia di atas pesawat, hanya sekitar 30 menit sebelum mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis 19 Juni 2025 dini hari. Kanjama sempat mengalami gangguan kesehatan jelang […]

    Bagikan Berita:
  • Dua Maskapai Resmi Layani Transportasi Udara Haji 2026: Garuda Indonesia dan Saudi Airlines

    Dua Maskapai Resmi Layani Transportasi Udara Haji 2026: Garuda Indonesia dan Saudi Airlines

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 455
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI menetapkan dua maskapai resmi yang bakal melayani penerbangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 atau 1447 H. Dua maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines. Pengumuman disampaikan melalui akun resmi Instagram @kemenhaj.ri, yang juga memuat rincian pembagian embarkasi keberangkatan dan kepulangan jemaah di seluruh Indonesia. Garuda […]

    Bagikan Berita:
  • Dubes Saudi untuk RI Pastikan Tanah Suci Tetap Aman, Haji 2026 Berjalan Sesuai Jadwal

    Dubes Saudi untuk RI Pastikan Tanah Suci Tetap Aman, Haji 2026 Berjalan Sesuai Jadwal

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 189
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memastikan kondisi keamanan nasional tetap stabil di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Kepastian ini menjadi kabar menenangkan bagi jutaan calon jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa […]

    Bagikan Berita:
expand_less