Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Menhaj Ingatkan PIHK: Jangan Jual Kepastian Haji Sebelum Visa Terbit

Menhaj Ingatkan PIHK: Jangan Jual Kepastian Haji Sebelum Visa Terbit

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 47
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf meminta Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) memperketat tata kelola penyelenggaraan dan tidak menjadikan keberangkatan jemaah sebagai sekadar target perekrutan.

Pesan itu disampaikan Irfan dalam Mukernas III Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (SAPUHI) di Malang, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).

Menhaj secara khusus menyoroti praktik penyelenggaraan haji nonkuota yang menjanjikan keberangkatan kepada jemaah sebelum visa benar-benar terbit dan dapat diverifikasi.

Menurutnya, PIHK tidak boleh memberikan kepastian keberangkatan sebelum status visa terkonfirmasi melalui sistem resmi Arab Saudi.

Istilah seperti haji furoda, mujamalah, maupun visa undangan juga diminta tidak digunakan untuk membangun kesan seolah-olah keberangkatan sudah pasti.

“Jangan ada lagi jemaah haji nonkuota yang membayar tanpa kepastian visa. Jangan menerima dana besar dari masyarakat untuk sesuatu yang kepastian keberangkatannya belum ada,” tegas Irfan.

Pemerintah, kata dia, akan memperkuat registrasi jemaah nonkuota. Data yang dihimpun nantinya mencakup identitas jemaah, penyelenggara, jenis visa, paket layanan hingga pihak yang bertanggung jawab selama jemaah berada di Arab Saudi.

Irfan juga menekankan pentingnya keamanan dana jemaah, transparansi harga, kepastian layanan dan pemenuhan seluruh hak jemaah sesuai kontrak.

Menurutnya, persiapan Haji 1448 H/2027 M bahkan harus dimulai sejak sekarang. Evaluasi penyelenggaraan Haji 1447 H, validasi dokumen, kesiapan pembimbing serta layanan di Arab Saudi harus dilakukan lebih awal.

Manasik juga diminta tidak sekadar menjadi kegiatan formal. Jemaah harus dibekali kemampuan menghadapi kondisi riil di lapangan, mulai dari Armuzna, kepadatan, cuaca ekstrem, sistem digital Saudi hingga kebutuhan lansia dan penyandang disabilitas.

“Persiapan Haji 1448 H harus dimulai sekarang. Ukuran keberhasilan penyelenggara bukan jumlah jemaah yang direkrut, tetapi terpenuhinya seluruh hak jemaah sesuai kontrak,” ujar Irfan.

Dengan penegasan tersebut, pemerintah ingin mengubah ukuran keberhasilan penyelenggara haji khusus: bukan seberapa banyak jemaah yang berhasil dikumpulkan, tetapi seberapa pasti dan lengkap hak mereka dipenuhi.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tazkiyah Tour Mulai Persiapan Haji 2026, Tanggal Berangkat Sudah Ada

    Tazkiyah Tour Mulai Persiapan Haji 2026, Tanggal Berangkat Sudah Ada

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 740
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour baru saja tiba di tanah air, dari tiga debarkasi; Makassar, Surabaya, dan Jakarta. Namun, travel tersebut sudah memulai persiapan untuk musim haji 2026. Pihak Tazkiyah Tour bahkan mulai mengurus dokumen haji 2026 pada 8 Juni 2025, saat jemaah haji musim 2025 masih berada di Mina. CEO Tazkiyah Tour, […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Proses Pemvisaan Calon Jemaah Haji 2026 Berlanjut ke Maret, Masih Ada 40.000 Tersisa

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 287
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Proses pemvisaan jemaah haji Indonesia 2026 berlanjut ke Bulan Maret setelah masih ada sebanyak 40.000 jemaah yang belum rampung pada akhir Februari ini. Ditargetkan, pemvisaan akan rampung pada bulan Maret. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj dan Umrah) RI mencatat sebagian besar dokumen jemaah telah diproses. Sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian agar sesuai […]

    Bagikan Berita:
  • Lewat Gate Elektronik, Antren Imigrasi ke Arab Saudi Bisa Kini Cepat

    Lewat Gate Elektronik, Antren Imigrasi ke Arab Saudi Bisa Kini Cepat

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 60
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Ini adalah kabar yang baik bagi jutaan calon jemaah umrah, khususnya dari Indonesia. Pemerintah Arab Saudi mulai menerapkan sistem pelayanan kedatangan berbasis digital di seluruh pintu masuk Kerajaan, baik melalui jalur udara, darat, maupun laut. Kebijakan ini diharapkan mampu memangkas antrean panjang di imigrasi sekaligus membuat perjalanan ibadah menjadi lebih nyaman. Transformasi tersebut […]

    Bagikan Berita:
  • Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 194
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan jemaah, serta pencegahan haji non-prosedural dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan operasional haji hingga Selasa, 5 Mei 2026 atau hari kelima belas berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Berdasarkan data hingga Senin, 4 Mei 2026, […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Siapkan Tim Mobile Crisis Rescue di Kawasan Jamarat, Evakuasi Jemaah yang Kelelahan dan Sakit

    Kemenhaj Siapkan Tim Mobile Crisis Rescue di Kawasan Jamarat, Evakuasi Jemaah yang Kelelahan dan Sakit

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 144
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiagakan Mobile Crisis Rescue (MCR) di kawasan Jamarat, Mina, selama puncak pelaksanaan ibadah haji. Tim khusus ini disiapkan untuk membantu evakuasi jemaah yang mengalami kelelahan, sakit, tersesat, hingga kondisi darurat saat prosesi lontar jumrah berlangsung. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan keberadaan MCR menjadi bagian penting dari […]

    Bagikan Berita:
  • Usulan HIMPUH Terkait Opsi Pembatalan Dalam Skenario Haji 2026

    Usulan HIMPUH Terkait Opsi Pembatalan Dalam Skenario Haji 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 295
    • 0Komentar

    HANRANEWS – Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sangat bergantung pada perkembangan eskalasi konflik antara Iran vs Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Situasi geopolitik tersebut berpotensi memengaruhi mobilitas penerbangan internasional dan keamanan perjalanan jemaah. Dalam pernyataan tertulisnya pada Senin 16 Maret 2026, Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) menilai setidaknya ada tiga kemungkinan […]

    Bagikan Berita:
expand_less