Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Breaking: Antrean Haji Indonesia Turun Drastis Jadi Jadi 14 Tahun Setelah Bersih-bersih 400-Ribuan Data Invalid

Breaking: Antrean Haji Indonesia Turun Drastis Jadi Jadi 14 Tahun Setelah Bersih-bersih 400-Ribuan Data Invalid

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 48
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Masa tunggu jemaah haji Indonesia yang selama ini dikenal sangat panjang mengalami perubahan drastis setelah pemerintah membenahi basis data jemaah.

Dari antrean terlama yang sebelumnya mencapai 49 tahun, kemudian dihitung rata-rata sekitar 26 tahun, pemerintah kini menyebut masa tunggu faktual jemaah yang berangkat pada 2026 berada di angka 14 tahun.

Perubahan itu terungkap setelah Kementerian Haji dan Umrah melakukan validasi terhadap 5,7 juta data jemaah haji.

Dari proses tersebut, pemerintah menemukan sekitar 400 ribu data yang dinyatakan tidak valid.

Temuan tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memperbaiki perhitungan antrean haji nasional.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak setelah mendampingi Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah melaporkan perkembangan penyelenggaraan haji kepada Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/9/2026).

Menurut Dahnil, Presiden memberikan perhatian khusus terhadap panjangnya masa tunggu jemaah haji Indonesia.

Prabowo, kata dia, meminta Kementerian Haji dan Umrah terus mencari formula agar masa tunggu dapat dipangkas.

“Sejak Kementerian Haji ada, antrean yang paling lama itu 49 tahun. Kemudian Presiden memerintahkan supaya cari formula bisa lebih pendek,” ujar Dahnil.

Pemerintah kemudian mengubah formula penghitungan antrean. Hasil awalnya, rata-rata masa tunggu secara nasional berada di sekitar 26 tahun.

Namun, angka tersebut masih dianggap terlalu panjang oleh Presiden.

“Alhamdulillah kemudian tahun lalu kami ubah formulasinya, dan kita temukan rata-rata antrean di seluruh Indonesia 26 tahun. Tapi tahun lalu Presiden juga menyatakan itu masih lama,” kata Dahnil.

Pembenahan kemudian dilanjutkan dengan membersihkan dan memvalidasi jutaan data jemaah.

Dari situlah ditemukan sekitar 400 ribu data invalid yang sebelumnya masuk dalam basis perhitungan.

Setelah data dibersihkan dan penghitungan dilakukan berdasarkan kondisi faktual, pemerintah menyebut masa tunggu jemaah yang berangkat tahun ini rata-rata berada di angka 14 tahun.

“Jadi dari 49 kemudian jadi 26 tahun, sekarang antrean faktual haji itu 14 tahun,” ujar Dahnil.

Pemerintah selanjutnya akan melanjutkan pembenahan data dan tata kelola haji. Langkah tersebut diarahkan agar calon jemaah memperoleh informasi masa tunggu yang lebih akurat sekaligus meningkatkan kepastian keberangkatan.

Dengan demikian, persoalan antrean haji kini tidak hanya berkaitan dengan jumlah kuota, tetapi juga seberapa akurat data yang digunakan untuk menentukan siapa yang benar-benar berada dalam antrean.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Beberapa Inovasi Kemenag yang Perlu Diteruskan oleh BP Haji Pada 2026

    Ini Beberapa Inovasi Kemenag yang Perlu Diteruskan oleh BP Haji Pada 2026

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 637
    • 0Komentar

    BEKASI — Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama telah melakukan evaluasi terhadap seluruh layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi pada operasional haji tahun 1446 H/2025 M. Dalam kegiatan evaluasi yang mengusung tema ‘Beyond Routine’: Membangun Layanan Haji Luar Negeri yang Adaptif, Inovatif, dan Berkelanjutan, Direktur […]

    Bagikan Berita:
  • Jelang Armuzna, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Jaga Fisik dan Perbanyak Zikir

    Jelang Armuzna, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Jaga Fisik dan Perbanyak Zikir

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 211
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menjelang fase puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), jemaah haji khusus Tazkiyah Tour terus diingatkan untuk menjaga kondisi fisik sekaligus memperkuat kesiapan spiritual. Tim kesehatan dan pembimbing ibadah bahu-membahu memastikan jemaah berada dalam kondisi prima saat memasuki masa wukuf yang semakin dekat. Ketua Tim Dokter Tazkiyah Tour, dr. H.M. Rusli, […]

    Bagikan Berita:
  • Sejumlah Situs Bersejarah di Makkah Dihidupkan Kembali, Perbanyak Pengalaman Berziarah

    Sejumlah Situs Bersejarah di Makkah Dihidupkan Kembali, Perbanyak Pengalaman Berziarah

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 589
    • 0Komentar

    MAKKAH – Kota Makkah semakin serius menjaga bahkan menghidupkan situs-situs bersejarah di wilayahnya. Bukan hanya sekadar melestarikan, kota bergelar ‘Al-Mukarramah’ itu kini menghadirkan pengalaman baru yang memadukan nilai religius, kultural, dan sentuhan teknologi modern. Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Prosedur Pelunasan Haji 2026 dan Batas Waktu Setoran

    Prosedur Pelunasan Haji 2026 dan Batas Waktu Setoran

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 717
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Inilah Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) untuk keberangkatan tahun 2026, serta prosesur pelunasannya. Bagi jemaah yang sudah memenuhi syarat kesehatan atau istithaah, ini menjadi tahap krusial untuk dapat memastikan keberangkatan mereka ke Tanah Suci tepat waktu. Berdasarkan pengumuman resmi dari Kementerian Haji Republik Indonesia, pelunasan tahap pertama sebelum batas akhir pada 23 Desember […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Asal Wajo Wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz karena Paru-paru dan Jantung

    Jemaah Haji Asal Wajo Wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz karena Paru-paru dan Jantung

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 210
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Salah seorang jemaah haji Kloter 18 UPG KBIHU Darmawan, Mahani Binti Pangewa, meninggal dunia di Arab Saudi pada Selasa, 19 Mei 2026, sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Almarhumah mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz akibat […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Gelar Doa Bersama untuk Kelancaran Pemberangkatan Haji Khusus 2026

    Tazkiyah Tour Gelar Doa Bersama untuk Kelancaran Pemberangkatan Haji Khusus 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 235
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Para karyawan Tazkiyah Tour, Travel Umrah di Makassar, menggelar doa bersama untuk kelancaran perjalanan haji jemaah haji khusus yang akan diberangkatkan pada 5 Mei 2026. Doa bersama digelar pada Malam Jumat, atau Kamis malam 30 April 2026 lalu. “Malam ini kami kembali berkumpul di atas karpet kantor. Melangitkan doa-doa jelang keberangkatan jemaah haji […]

    Bagikan Berita:
expand_less