Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Pasutri Terjerat Kasus Penipuan Umrah di Gowa, Berprofesi ASN dan Pensiunan TNI

Pasutri Terjerat Kasus Penipuan Umrah di Gowa, Berprofesi ASN dan Pensiunan TNI

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 374
  • print Cetak

HAMRANEWS – Aparat kepolisian Resort Gowa dibantu Tim Opsnal Satreskrim Polresta Malang membekuk pasangan suami istri pelaku penggelapan dana umrah dan haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, di Kota Malang, Jawa Timur.

Keduanya ditangkap di Kecamatan Sukun, Malang, ditahan di Polres Gowa dan ditetapkan tersangka.

Kepala Unit (Kanit) III Tipidter Polres Gowa Ipda Nova Tanjung Suryadinata di Gowa, menyebut, dua pelaku tersebut merupakan pasangan suami istri (pasutri) yakni inisial AS (50) istri, berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PU (62) suami, belakangan diketahui merupakan purnawirawan TNI.

“Korbannya puluhan orang calon jemaah,” jelas Nova Tanjung kepada wartawan, Jumat 20 Februari 2026.

Kasus ini awalnya dilaporkan korban karena merasa ada keanehan, belakang mereka kena tipu daya pelaku.

Selanjutnya mereka melaporkan kejadian itu dengan laporan polisi nomor: LP.B/1105/X/2025/SPKT/RES GOWA/POLDA SULSEL tanggal 8 Oktober 2025.

Kejadian penipuan tersebut berlangsung pada Juni 2025 di Jalan Mangka Daeng Bombong, BTN Dean Florinda, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Saat itu, korban ditawari kerja sama oleh pelaku.

Korban diminta membuka unit perjalanan umrah dan haji cabang Travel Tour Bimantara Jaya Gemilang Cabang Makassar di Gowa. Mereka akhirnya sepakat dan korban percaya kepada para pelakunya.

Selang beberapa waktu, korban berhasil mengumpulkan dan mendaftarkan sebanyak 46 orang jamaah umrah dan satu orang jamaah calon haji.

Uang para jamaah tersebut dikumpulkan lalu disetorkan ke pihak travel pelaku ini dengan janji segera diberangkatkan.

Namun, waktu keberangkatan yang dijanjikan tidak kunjung ditepati, padahal seluruh dana telah diserahkan kepada tersangka sepekan sebelum keberangkatan.

Belakangan, informasi diperoleh, mereka menggunakan dana itu untuk keperluan pribadinya.

Atas perbuatannya, korban harus menanggung kerugian ratusan juta untuk menanggung keberangkatan pada jemaah yang sudah menyetorkan dananya.

Karena merasa dirugikan, kedua pelaku ini dilaporkan ke kantor polisi untuk diproses hukum.

Usai dilaporkan, keduanya tak mengindahkan dua kali surat pemanggilan polisi tanpa alasan yang jelas dan sah menurut hukum.

Tindakan selanjutnya dengan menjemput paksa para pelakunya karena dianggap tidak kooperatif, maka tim menangkap mereka. Terkait jumlah kerugian, masih dalam penyelidikan polisi.

“Ada barang bukti diamankan berupa dokumen transaksi keuangan maupun rekening koran aliran dana jamaah yang masuk. Keduanya dijerat pasal 492 KUHP dan atau pasal 486 Undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP. Motifnya untuk keuntungan pribadi,” papar Nova menekankan.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Gowa HM Alim Bachrie kaget setelah dikonfirmasi perihal ada dua pelaku travel haji dan umrah ditangkap di Kota Malang.

Ia mengingatkan masyarakat hati-hati dan teliti memilih travel.

“Kejadian seperti ini sering kali berulang. Kalau izin operasi travel haji dan umrah itu dikeluarkan pusat. Kami di sini hanya mendata serta melakukan pembinaan. Kasihan juga korbannya sudah banting tulang kumpul uang agar bisa ke tanah suci, tapi akhirnya ditipu,” kata alumnus IAIN Sunan Kalijaga Yogjakarta ini.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Jemaah Haji Mulai Melaksanakan Umrah Wajib, Ini Ketentuan Yang Harus Dipatuhi Menurut Kemenhaj

    Calon Jemaah Haji Mulai Melaksanakan Umrah Wajib, Ini Ketentuan Yang Harus Dipatuhi Menurut Kemenhaj

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 238
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Calon jemaah haji Indonesia mulai memasuki tahapan pelaksanaan umrah wajib setelah tiba di Makkah, khususnya bagi jemaah gelombang pertama yang sebelumnya berada di Madinah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menerbitkan sejumlah ketentuan untuk memastikan ibadah berjalan tertib, aman, dan nyaman. Melalui informasi resmi yang disampaikan Kemenhaj RI, pelaksanaan umrah wajib diatur berdasarkan […]

    Bagikan Berita:
  • Giliran Travel Gema Suara Talbia Diblokir Kementerian Haji dan Umrah

    Giliran Travel Gema Suara Talbia Diblokir Kementerian Haji dan Umrah

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 110
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Setelah sebelumnya Travel Annisa Ahmada Travelindo yang bermasalah, kini Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI kembali mengambil langkah tegas terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU). Terbaru, PT Gema Suara Talbia menjadi travel yang mendapat tindakan berupa pemblokiran penuh akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH). Pemblokiran tersebut mulai berlaku sejak […]

    Bagikan Berita:
  • Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    Tutup Rapat-rapat Harapan Naik Haji lewat Jalur Furoda

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 654
    • 0Komentar

    SAUDI – Umat muslim yang ingin berangkat haji lewat jalur Furoda harus menutup harapannya tahun ini. Hampir pasti tidak ada kuota haji furoda, perusahaan pelaksana haji pun diminta tidak memberi janji atau iming-iming kepada jemaahnya untuk berangkat haji furoda tahun ini. Hingga mendekati puncak pelaksanaan Wukuf di Arafah, haji non-kuota yang kerap kali keluar jelang […]

    Bagikan Berita:
  • Warganya Lebih Pilih Haji Reguler, Pakistan Kekurangan 16 Ribu Jemaah untuk Kuota Haji Khusus

    Warganya Lebih Pilih Haji Reguler, Pakistan Kekurangan 16 Ribu Jemaah untuk Kuota Haji Khusus

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 471
    • 0Komentar

    PAKISTAN – Berbeda dengan Pemerintah Indonesia yang antrean haji khususnya bahkan sudah mencapai 5 hingga 7 tahun, Pakistan malah kekurangan jemaah untuk memenuhi kuota haji khusus. Menurut berita yang ditulis media Pakistan, negara itu masih mencatat kekosongan sekitar 16.000 kuota menjelang tenggat waktu pendaftaran pada 17 Oktober 2025. Pemerintah Pakistan pun mendesak calon jamaah haji […]

    Bagikan Berita:
  • Lebaran Haji 2026, Ini Jadwal dan Rencana Perjalanan Jemaah dari Asrama hingga Pulang ke Tanah Air Tahun Depan

    Lebaran Haji 2026, Ini Jadwal dan Rencana Perjalanan Jemaah dari Asrama hingga Pulang ke Tanah Air Tahun Depan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia merilis jadwal perjalanan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Melalui unggahan di akun Instagram resmi @kemenhaj.ri, pemerintah mengumumkan bahwa gelombang pertama jemaah haji akan berangkat pada 22 April 2026, sementara pemulangan terakhir dijadwalkan 1 Juli 2026. Gelombang pertama jemaah akan diberangkatkan dari Tanah Air menuju […]

    Bagikan Berita:
  • 6 Jemaah Umrah Asal Indonesia Meninggal dalam Kecelakaan Bus di Jalur Jeddah-Madinah

    6 Jemaah Umrah Asal Indonesia Meninggal dalam Kecelakaan Bus di Jalur Jeddah-Madinah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 311
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Rombongan jemaah umrah asal Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kecelakaan, hingga kebakaran hebat. Akibatnya, 14 orang cedera dan enam orang meninggal dunia. Ada anak-anak di antara korban tewas dan cedera. Dalam pernyataan pada Jumat (21/3/2025), Kementerian Luar Negeri RI membenarkan kecelakaan itu. Insiden terjadi pada Kamis siang waktu setempat. Kecelakaan terjadi di jalan yang […]

    Bagikan Berita:
expand_less