Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jemaah Haji Sulsel Diingatkan Tetap Kenakan Batik dan Tutup Aurat Saat Tiba di Kampung Halaman

Jemaah Haji Sulsel Diingatkan Tetap Kenakan Batik dan Tutup Aurat Saat Tiba di Kampung Halaman

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 174
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengingatkan seluruh jemaah haji Embarkasi Makassar untuk tetap mengenakan pakaian batik saat tiba kembali di Indonesia.

Menurut Ikbal, penggunaan batik merupakan ketentuan resmi yang harus dipatuhi jemaah ketika tiba di bandara hingga memasuki Asrama Haji. Karena itu, seluruh jemaah diminta tetap menggunakan seragam batik yang telah ditentukan selama proses kedatangan berlangsung.

“Busana jemaah kami mewajibkan pakaian batik pada saat tiba di bandara dan masuk ke asrama haji,” ujar Ikbal, Minggu (7/6/2026).

Meski demikian, pihaknya memahami bahwa sebagian jemaah, terutama perempuan, telah menyiapkan pakaian khusus untuk dikenakan saat kembali ke kampung halaman. Dalam tradisi masyarakat Sulawesi Selatan, tidak sedikit jemaah yang memilih mengenakan busana yang lebih mencolok atau dikenal dengan istilah “bling-bling” saat pulang dari Tanah Suci.

Ikbal menjelaskan, jemaah yang berasal dari daerah di luar Kota Makassar tetap dapat berganti pakaian setelah meninggalkan Makassar dalam perjalanan menuju daerah asal masing-masing. Sebagai contoh, jemaah asal Kabupaten Sidrap dapat mengganti pakaian saat perjalanan darat setelah melewati wilayah tertentu menuju kampung halaman.

“Mereka gunakan di pesawat. Apabila jemaah-jemaah yang dekat Makassar, seperti Sidrap, nanti di Barru diberikan kesempatan untuk ganti pakaian,” jelasnya.

Namun demikian, Ikbal menegaskan bahwa penggunaan pakaian bling-bling tidak boleh mengabaikan ketentuan berpakaian dalam Islam. Ia mengingatkan khususnya jemaah perempuan agar tetap menjaga aurat dengan mengenakan pakaian yang sopan dan menutupi bagian tubuh yang wajib ditutup, termasuk area leher.

“Kami tidak melarang untuk menggunakan pakaian bling-bling tersebut, tetapi ibu-ibu pulang haji kami harapkan tetap menutup auratnya, terutama lehernya,” tegasnya.

Imbauan tersebut disampaikan untuk memastikan prosesi kepulangan jemaah haji berjalan tertib sesuai ketentuan sekaligus tetap mencerminkan nilai-nilai syariat Islam yang menjadi bagian penting dari ibadah haji.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arab Saudi Turunkan Batas Wajib Lapor Uang Tunai-Emas Jadi Rp173 Juta untuk Jemaah Haji-Umrah

    Arab Saudi Turunkan Batas Wajib Lapor Uang Tunai-Emas Jadi Rp173 Juta untuk Jemaah Haji-Umrah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 146
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Arab Saudi memperketat aturan kepabeanan dengan menurunkan batas nilai harta yang wajib dilaporkan saat masuk atau keluar negara tersebut. Jika sebelumnya orang yang datang Arab Saudi hanya diwajibkan melapor ketika membawa uang tunai, emas, atau barang berharga senilai SAR 60.000, kini ambang batasnya diturunkan menjadi SAR 40.000 atau sekitar Rp173 juta (kurs […]

    Bagikan Berita:
  • Separuh PPIU Tak Aktif, Kemenhaj Benahi Total Tata Kelola Umrah

    Separuh PPIU Tak Aktif, Kemenhaj Benahi Total Tata Kelola Umrah

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 42
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia tengah menjadi sorotan. Di tengah tingginya minat masyarakat beribadah ke Tanah Suci, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menemukan masih banyak penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang tidak aktif serta praktik pemberangkatan jemaah yang tidak sepenuhnya mengikuti prosedur resmi. Kondisi tersebut mendorong Kemenhaj melakukan pembenahan menyeluruh, […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Proses Pemvisaan Calon Jemaah Haji 2026 Berlanjut ke Maret, Masih Ada 40.000 Tersisa

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 340
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Proses pemvisaan jemaah haji Indonesia 2026 berlanjut ke Bulan Maret setelah masih ada sebanyak 40.000 jemaah yang belum rampung pada akhir Februari ini. Ditargetkan, pemvisaan akan rampung pada bulan Maret. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj dan Umrah) RI mencatat sebagian besar dokumen jemaah telah diproses. Sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian agar sesuai […]

    Bagikan Berita:
  • 170 Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Siap Berangkat

    170 Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Siap Berangkat

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 628
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Sisa menghitung jam menuju keberangkatan. Tazkiyah Tour akan melakukan pelepasan 170 jemaah dari tiga embarkasi; Makassar, Surabaya, dan Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025. Para jemaah sudah siap dan telah melalui serangkaian manasik dan pemeriksaan kesehatan. Termasuk calon jemaah haji termuda kali ini adalah Nabil Nahriawan Irfan, remaja berusia 18 tahun. Presiden Direktur Tazkiyah Group, […]

    Bagikan Berita:
  • Luas Tempat Tidur Jemaah di Maktab Dinilai Sempit, Timwas DPR RI: Syarikah Tidak Manusiawi

    Luas Tempat Tidur Jemaah di Maktab Dinilai Sempit, Timwas DPR RI: Syarikah Tidak Manusiawi

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 512
    • 0Komentar

    SAUDI – Masalah tempat tidur jemaah haji saat tiba di Armuzna menjadi sorotan Tim Pengawas (Timwas) DPR RI. Syarikah atau perusahaan yang mengatur perjalanan jemaah haji, dinilai memaksakan jumlah kasur di Maktab Armuzna sehingga melebihi kapasitas. Ketua Timwas Haji DPR sekaligus Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan, masalah kasur pada Maktab di Armuzna sangat […]

    Bagikan Berita:
  • Usulan HIMPUH Terkait Opsi Pembatalan Dalam Skenario Haji 2026

    Usulan HIMPUH Terkait Opsi Pembatalan Dalam Skenario Haji 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 348
    • 0Komentar

    HANRANEWS – Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sangat bergantung pada perkembangan eskalasi konflik antara Iran vs Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Situasi geopolitik tersebut berpotensi memengaruhi mobilitas penerbangan internasional dan keamanan perjalanan jemaah. Dalam pernyataan tertulisnya pada Senin 16 Maret 2026, Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) menilai setidaknya ada tiga kemungkinan […]

    Bagikan Berita:
expand_less