Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jemaah Haji Sulsel Diingatkan Tetap Kenakan Batik dan Tutup Aurat Saat Tiba di Kampung Halaman

Jemaah Haji Sulsel Diingatkan Tetap Kenakan Batik dan Tutup Aurat Saat Tiba di Kampung Halaman

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 189
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengingatkan seluruh jemaah haji Embarkasi Makassar untuk tetap mengenakan pakaian batik saat tiba kembali di Indonesia.

Menurut Ikbal, penggunaan batik merupakan ketentuan resmi yang harus dipatuhi jemaah ketika tiba di bandara hingga memasuki Asrama Haji. Karena itu, seluruh jemaah diminta tetap menggunakan seragam batik yang telah ditentukan selama proses kedatangan berlangsung.

“Busana jemaah kami mewajibkan pakaian batik pada saat tiba di bandara dan masuk ke asrama haji,” ujar Ikbal, Minggu (7/6/2026).

Meski demikian, pihaknya memahami bahwa sebagian jemaah, terutama perempuan, telah menyiapkan pakaian khusus untuk dikenakan saat kembali ke kampung halaman. Dalam tradisi masyarakat Sulawesi Selatan, tidak sedikit jemaah yang memilih mengenakan busana yang lebih mencolok atau dikenal dengan istilah “bling-bling” saat pulang dari Tanah Suci.

Ikbal menjelaskan, jemaah yang berasal dari daerah di luar Kota Makassar tetap dapat berganti pakaian setelah meninggalkan Makassar dalam perjalanan menuju daerah asal masing-masing. Sebagai contoh, jemaah asal Kabupaten Sidrap dapat mengganti pakaian saat perjalanan darat setelah melewati wilayah tertentu menuju kampung halaman.

“Mereka gunakan di pesawat. Apabila jemaah-jemaah yang dekat Makassar, seperti Sidrap, nanti di Barru diberikan kesempatan untuk ganti pakaian,” jelasnya.

Namun demikian, Ikbal menegaskan bahwa penggunaan pakaian bling-bling tidak boleh mengabaikan ketentuan berpakaian dalam Islam. Ia mengingatkan khususnya jemaah perempuan agar tetap menjaga aurat dengan mengenakan pakaian yang sopan dan menutupi bagian tubuh yang wajib ditutup, termasuk area leher.

“Kami tidak melarang untuk menggunakan pakaian bling-bling tersebut, tetapi ibu-ibu pulang haji kami harapkan tetap menutup auratnya, terutama lehernya,” tegasnya.

Imbauan tersebut disampaikan untuk memastikan prosesi kepulangan jemaah haji berjalan tertib sesuai ketentuan sekaligus tetap mencerminkan nilai-nilai syariat Islam yang menjadi bagian penting dari ibadah haji.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Meminta Maaf Atas Kekacauan Pelayanan Jemaah Haji di Armuzna

    Kemenag Meminta Maaf Atas Kekacauan Pelayanan Jemaah Haji di Armuzna

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 482
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah diwarnai berbagai masalah pelayanan, Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menyampaikan permohonan maaf terkait itu. Sebelumnya, sejumlah kendala terjadi selama puncak ibadah haji 2025 di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina). Beberapa kendala itu antara lain keterlambatan evakuasi jemaah dari Muzdalifah ke Mina, hingga penempatan jemaah di tenda Arafah yang tidak sesuai dengan rencana. Dirjen Penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Wahai Calon Jemaah yang Masih Coba-coba Haji Jalur Ilegal, Anda Bisa Dicekal 10 Tahun!

    Wahai Calon Jemaah yang Masih Coba-coba Haji Jalur Ilegal, Anda Bisa Dicekal 10 Tahun!

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 300
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Keinginan untuk segera menunaikan ibadah haji memang sangat kuat bagi banyak umat Muslim khususnya di Indonesia. Namun, bagi Anda yang masih tergoda mencoba ‘jalan pintas’ lewat jalur ilegal, ada satu hal yang perlu dipahami dengan serius, dan sudah berkali-kali diwanti-wanti oleh pemerintah: Anda akan dicekal masuk Arab Saudi hingga 10 tahun. Peringatan keras […]

    Bagikan Berita:
  • Sheikh Saleh Al-Maghamsi, Ulama Madinah yang Diangkat Jadi Imam Masjid Nabawi yang Baru

    Sheikh Saleh Al-Maghamsi, Ulama Madinah yang Diangkat Jadi Imam Masjid Nabawi yang Baru

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 384
    • 0Komentar

    HIMPUHNEWS – Saleh bin Awad Al-Maghamsi ditunjuk sebagai imam di Masjid Nabawi melalui perintah kerajaan. Penunjukan Saleh tidak mengherankan, mengingat perjalanan panjangnya sebagai seorang ulama Madinah yang dikenal luas karena kedalaman ilmu dan keteduhan penyampaiannya. Lahir di Madinah pada 1963, Al-Maghamsi tumbuh di lingkungan yang lekat dengan tradisi keilmuan. Sejak muda ia telah menunjukkan minat […]

    Bagikan Berita:
  • Akuisisi Sejumlah Aset Hotel di Makkah, Danantara Bakal Kelola 5.000 Kamar untuk Layanan Umrah

    Akuisisi Sejumlah Aset Hotel di Makkah, Danantara Bakal Kelola 5.000 Kamar untuk Layanan Umrah

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 458
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Melalui Danantara Investment Management (DIM), lembaga pengelola investasi negara, yakni Danantara Indonesia resmi mengakuisisi sejumlah aset perhotelan dan properti strategis di Makkah, Arab Saudi. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian strategis multi-aset bersama Thakher Development Company. Aset yang diakuisisi berada di kawasan Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, salah satu area […]

    Bagikan Berita:
  • Khalid Basalamah

    Khalid Basalamah Terima Sekitar Rp8 Miliar Uang Hasil Penjualan Kuota Haji 2024 yang Bermasalah

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 568
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pendakwah Khalid Basalamah diketahui ikut memperjualbelikan tambahan kuota haji tahun 2024 yang bermasalah dan diduga terkait korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun telah melakukan pemeriksaan terhadap Khalid. Khalid Basalamah mengakui telah membeli kuota tersebut, lalu menjualnya kepada jemaah. Uang hasil penjualan, yang nilainya diperkirakan sekitar Rp8 miliar, telah dikembalikan ke KPK untuk dijadikan […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Proses Pemvisaan Calon Jemaah Haji 2026 Berlanjut ke Maret, Masih Ada 40.000 Tersisa

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 350
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Proses pemvisaan jemaah haji Indonesia 2026 berlanjut ke Bulan Maret setelah masih ada sebanyak 40.000 jemaah yang belum rampung pada akhir Februari ini. Ditargetkan, pemvisaan akan rampung pada bulan Maret. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj dan Umrah) RI mencatat sebagian besar dokumen jemaah telah diproses. Sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian agar sesuai […]

    Bagikan Berita:
expand_less