Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Gaji Petugas Haji 2026 Bisa Tembus Rp70 Juta, Masuk Akal Ada yang Sampai Palsukan Keterangan Sehat

Gaji Petugas Haji 2026 Bisa Tembus Rp70 Juta, Masuk Akal Ada yang Sampai Palsukan Keterangan Sehat

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 406
  • print Cetak

HAMRANEWS — Besaran gaji petugas haji 2026 fantastis jika dibandingkan dengan rata-rata penghasilan warga biasa di Indonesia. Jika mengacu pada penjelasan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, maka total honor petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bisa mencapai hingga Rp70 juta, jika optimal bertugas.

Dalam penutupan Diklat PPIH pada Jumat 30 Januari 2026, Dahnil menegaskan bahwa petugas haji bukan relawan, melainkan aparatur yang menjalankan tugas negara dengan sistem penggajian yang jelas. Tingginya honor inilah yang turut memicu membludaknya jumlah pendaftar setiap tahun.

“Petugas haji itu digaji, dibayar. Ketika kuota dibuka 1.000 orang, pendaftarnya bisa mencapai 50 ribu. Kenapa? Karena satu hari petugas bisa menerima sekitar Rp900 ribu sampai Rp1 juta, dengan masa tugas hampir 70 hari,” ujar Dahnil di Lapangan Galaxy Makoops Udara I, Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Dengan hitungan tersebut, total honor yang diterima petugas haji selama satu musim penyelenggaraan bisa tembus angka Rp60–70 juta, tergantung durasi dan posisi penugasan.

Namun demikian, Dahnil menekankan bahwa besarnya gaji tersebut sebanding dengan beratnya tanggung jawab yang diemban. Petugas haji dituntut memiliki fisik yang prima, disiplin tinggi, serta dedikasi penuh dalam melayani jemaah.

“Kalian memikul tiga amanah sekaligus: amanah dari Allah SWT, dari jemaah haji, dan dari negara. Ini bukan pekerjaan ringan, tapi pengabdian serius,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen menjaga profesionalisme, Kementerian Haji dan Umrah menerapkan disiplin ketat selama pendidikan dan pelatihan. Hasilnya, 13 calon petugas haji 2026 dipulangkan karena melanggar aturan.

“Laporan yang saya terima tadi malam, ada 13 orang yang dicopot dari proses diklat. Ini konsekuensi dari penegakan disiplin,” kata Dahnil.

Pemulangan tersebut disebabkan oleh berbagai pelanggaran, mulai dari ketidakdisiplinan hingga masalah kesehatan yang berisiko. Salah satu kasus yang disorot adalah pemalsuan absensi.

“Ada yang dari hari pertama sampai hari kesepuluh tidak hadir, tapi absensinya dipalsukan. Itu langsung kami copot,” ungkapnya.

Selain itu, ditemukan pula calon petugas yang menyembunyikan penyakit kronis seperti TBC dan gangguan jantung, yang dinilai dapat membahayakan diri sendiri, rekan kerja, maupun jemaah.

“Ada juga yang ingin diperlakukan khusus. Di PPIH tidak ada keistimewaan. Semua setara, siapa melanggar, langsung dicopot,” tegas Dahnil.

Ia pun mengingatkan agar tidak ada petugas yang berniat berangkat ke Tanah Suci semata-mata untuk “nebeng haji”.

“Niat utama harus melayani. Kalau kemudian ada bonus bisa berhaji, itu bonus. Karena itu, dalam diklat kami tekankan juga fikih petugas haji,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fatwa Dewan Ulama Senior Arab Saudi: Berhaji dengan Visa Resmi Bagian dari Ketakwaan dan Membantu Maqasid Syariah

    Fatwa Dewan Ulama Senior Arab Saudi: Berhaji dengan Visa Resmi Bagian dari Ketakwaan dan Membantu Maqasid Syariah

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 472
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan kewajiban memiliki visa resmi haji bagi umat Islam yang ingin berangkat haji. Melalui keterangan resminya, Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi bahkan menyampaikan fatwa Dewan Ulama Senior terkait kewajiban berhaji dengan visa resmi. Selain itu, Dewan Ulama Senior Arab Saudi juga menyampaikan, berangkat haji dengan mendapatkan visa […]

    Bagikan Berita:
  • Resmi, Cuma Dua Syarikah yang Bakal Melayani Jemaah Haji 2026

    Resmi, Cuma Dua Syarikah yang Bakal Melayani Jemaah Haji 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 550
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persiapan ibadah haji tahun 2026 terus dimatangkan. Pemerintah Indonesia melalui Kantor Urusan Haji (KUH) RI di Jeddah, memastikan cuma ada dua syarikah asal Arab Saudi yang dipercaya melayani 203 ribu jemaah haji reguler Tanah Air pada musim haji 1447 H/2026 M. Kabar tersebut diumumkan Kantor Urusan Haji (KUH) RI di Jeddah lewat unggahan […]

    Bagikan Berita:
  • Gara-gara Haji Ilegal, Indonesia Dapat Peringatan dari Arab Saudi Hingga Bikin Malu

    Gara-gara Haji Ilegal, Indonesia Dapat Peringatan dari Arab Saudi Hingga Bikin Malu

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 441
    • 0Komentar

    JAKARTA – Imbas banyaknya haji ilegal, termasuk aktivitas berhaji ke Arab Saudi tapi menggunakan visa non-haji, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bahkan memperingati pemerintah Indonesia. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief mengaku mendapat peringatan tersebut. Ia diperingatkan dalam rapat gara-gara temuan temuan calon jemaah haji yang mencoba masuk Arab Saudi […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 513
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah jemaah umrah Indonesia yang mencapai hampir 2 juta orang per tahun menjadi salah satu alasan utama pemerintah mendorong transformasi Badan Pengelola (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, tingginya mobilitas umat Islam Indonesia ke Tanah Suci, baik untuk haji maupun umrah, menuntut kelembagaan yang lebih kuat. […]

    Bagikan Berita:
  • Jadwal Penerbangan Flyadeal Makassar-Jeddah, Setelah Melakukan Penerbangan Perdana

    Jadwal Penerbangan Flyadeal Makassar-Jeddah, Setelah Melakukan Penerbangan Perdana

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 977
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Maskapai berbiaya rendah atau LCC asal Arab Saudi, Flyadeal, resmi membuka rute penerbangan langsung Makassar-Jeddah mulai 12 November 2025. Penerbangan dijadwalkan dua kali seminggu melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah. Pada penerbangan perdananya, Flyadeal mengoperasikan pesawat berbadan lebar Boeing 777-300, yang mampu mengangkut lebih banyak penumpang untuk kebutuhan perjalanan […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Haji Indonesia di Tangan Pemerintah Saudi, Akan Diumumkan Resmi pada 10 Juli

    Kuota Haji Indonesia di Tangan Pemerintah Saudi, Akan Diumumkan Resmi pada 10 Juli

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 419
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah ramainya isu terkait kuota haji Indonesia yang akan dikurangi, keputusan terkait kuota tersebut tetap ditentukan oleh Pemerintah Arab Saudi. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait jumlah kuota haji untuk tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, mengungkapkan, kuota resmi baru […]

    Bagikan Berita:
expand_less