Travel Buka Suara soal Kericuhan Calon Jemaah Umrah di Jombang, Bantah Telantarkan dan Habiskan Dana
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 0
- print Cetak

Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Terkini, Makassar – Manajemen PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Group) memberikan klarifikasi terkait kericuhan yang terjadi setelah ratusan calon jemaah umrah di Jombang gagal berangkat sesuai rencana pada Minggu (30/8/2026) lalu.
Direktur/CEO PT Annisa Ahmada, Erni Khairunnisa, membantah anggapan bahwa perusahaan melarikan atau menghabiskan uang milik calon jemaah.
Menurut Erni, keberangkatan jemaah sejak awal memang disusun berdasarkan kelompok atau kloter. Karena itu, tiket penerbangan, manifest, hingga pendampingan di bandara telah dipersiapkan mengikuti pembagian grup tersebut.
“Tidak pernah ada kami menyampaikan bahwa uang jemaah habis. Keberangkatan sudah kami siapkan, termasuk tiketnya,” kata Erni dalam video klarifikasi yang diunggah melalui akun media sosial pribadinya.
Ia menilai persoalan yang muncul lebih berkaitan dengan teknis pembagian kelompok keberangkatan. Sebagian jemaah, kata dia, menginginkan seluruh rombongan diberangkatkan dalam waktu yang sama, sementara tiket dari maskapai telah diterbitkan berdasarkan kloter.
Erni menjelaskan, mekanisme tersebut bukan keputusan yang dibuat secara mendadak. Sejak awal, pengaturan penerbitan tiket dan pemesanan akomodasi memang mengikuti alokasi masing-masing grup.
“Kami menggunakan sistem per grup dan tiket juga diterbitkan per grup. Ada keinginan dari jemaah agar bisa berangkat bersama grup lainnya. Kami sudah berupaya menjelaskan mekanismenya, tetapi di lapangan terjadi perbedaan pemahaman,” ujarnya.
Karena itu, Erni meminta persoalan tersebut tidak langsung disimpulkan sebagai bentuk penelantaran jemaah.
Ia menegaskan tim operasional PT Annisa Ahmada Travelindo tetap berada dalam posisi siap memberikan pendampingan kepada calon jemaah di bandara sesuai jadwal dan urutan kelompok yang telah ditentukan.
Menurutnya, dokumen perjalanan dan tiket untuk keberangkatan pada dasarnya telah dipersiapkan. Kendala yang terjadi disebut berkaitan dengan teknis pelaksanaan pemberangkatan dan pembagian manifest antarkelompok.
Sekitar 200 Jemaah Berkumpul
Sebelumnya, suasana sempat memanas ketika sekitar 200 calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat melalui PT Annisa Ahmada Travelindo berkumpul di Masjid Agung Baitul Mukminin, Jombang, pada Minggu dini hari.
Para calon jemaah kemudian mendapat informasi bahwa hanya sekitar 40 orang yang dapat diberangkatkan pada hari tersebut.
Situasi tersebut memicu kekecewaan. Sejumlah calon jemaah terlibat adu mulut hingga terjadi kericuhan di lokasi.
Perselisihan tersebut kemudian berlanjut pada proses mediasi. Beberapa perwakilan dari pihak jemaah disebut sempat dibawa ke Polres Jombang untuk mencari penyelesaian atas persoalan yang terjadi.
Di tengah situasi tersebut, pihak travel menegaskan bahwa persoalan pemberangkatan tidak berkaitan dengan kaburnya pengelola ataupun habisnya dana jemaah.
Manajemen meminta calon jemaah dan masyarakat menunggu penjelasan serta penyelesaian dari pihak terkait, terutama mengenai jadwal keberangkatan masing-masing kelompok.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
