Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Ratusan Calon Jemaah Umrah di Jombang Gagal Berangkat, Dua Perwakilan Travel Diamankan Polisi

Ratusan Calon Jemaah Umrah di Jombang Gagal Berangkat, Dua Perwakilan Travel Diamankan Polisi

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 35
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Sekitar 200 calon jemaah umrah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diduga gagal berangkat ke Tanah Suci pada Minggu 30 Agustus 2026. Para jemaah sebelumnya telah berkumpul sejak dini hari, namun hingga waktu keberangkatan tidak mendapatkan kepastian mengenai penerbangan maupun visa.

Situasi ini memicu keributan akibat kekecewaan jemaah yang sudah berkumpul lama di kawasan Alun-Alun Jombang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para calon jemaah diduga merupakan jemaah yang menggunakan jasa PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Group).

Salah seorang pengantar jemaah, Udin, mengatakan para calon jemaah telah menunggu selama lebih dari tiga jam sebelum akhirnya dua orang perwakilan travel datang menemui mereka.

Dalam pertemuan tersebut, menurut Udin, perwakilan travel menyampaikan bahwa uang pembayaran jemaah telah habis. Namun, pihak travel disebut belum dapat memberikan penjelasan mengenai penggunaan maupun penyebab habisnya dana tersebut.

Padahal, sebelumnya para jemaah telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk perjalanan umrah. Perlengkapan dan kebutuhan logistik disebut telah disiapkan dan jemaah tinggal menunggu waktu keberangkatan.

Situasi mulai menimbulkan kecurigaan sejak dini hari.

Seorang saksi yang mengantar keluarganya mengatakan para jemaah awalnya diminta berkumpul di Masjid Jami’ Jombang sekitar pukul 01.00 WIB.

“Katanya ada sekitar 200 jamaah, tetapi tidak ada pengamanan dari Banser ataupun aparat,” ujar saksi tersebut.

Para jemaah kemudian berkumpul hingga hampir pukul 03.00 WIB. Padahal, informasi yang diterima, mereka harus sudah berada di Bandara Juanda, Surabaya, sekitar pukul 05.00 WIB.

Kecurigaan lainnya muncul ketika proses pengarahan kepada jemaah dilakukan tanpa menggunakan pengeras suara, meski jumlah jemaah mencapai sekitar 200 orang.

Tak lama kemudian, jemaah mendapat informasi bahwa hanya sekitar 40 orang yang dapat diberangkatkan pada hari itu, sementara sekitar 20 orang lainnya disebut baru dapat berangkat keesokan harinya.

Informasi mengenai visa juga disebut belum jelas. Saksi mengaku mendapat informasi bahwa visa baru akan dibagikan ketika jemaah tiba di bandara.

Jadwal keberangkatan pun disebut beberapa kali berubah sehingga menambah keresahan para jemaah.

Dua Perwakilan Travel Dibawa ke Polres Jombang

Situasi kemudian berlanjut ke proses penanganan oleh kepolisian. Dua orang perwakilan travel yang sempat menemui para jemaah telah diamankan dan dibawa ke Polres Jombang.

Kasi Humas Polres Jombang, IPDA Mujazin, masih menjadi pihak yang dikonfirmasi terkait penanganan kasus tersebut.

Sementara itu, pihak travel disebut mengaku pasrah dan siap menghadapi konsekuensi hukum atas persoalan yang terjadi.

Hingga berita ini ditulis, Direktur Utama PT Annisa Ahmada Travelindo, Ning Nissa, belum menyampaikan klarifikasi resmi mengenai persoalan yang menyebabkan sekitar 200 calon jemaah tersebut diduga gagal berangkat.

Jemaah Kecewa, Ada yang Sudah Berpamitan kepada Keluarga

Kekecewaan juga disampaikan sejumlah jemaah dan keluarga melalui media sosial.

Salah seorang keluarga jemaah berharap pihak travel segera memberikan kepastian, termasuk mengenai kemungkinan pengembalian dana bagi jemaah yang batal berangkat.

“Bude saya seorang janda yang semangat menabung dari lama untuk berangkat umrah. Semalam sudah bahagia sekali raut wajahnya. Berpamitan mau berangkat ibadah umrah. Tiba-tiba tadi ba’da Subuh pulang lagi. Batal berangkat,” tulis salah seorang keluarga jemaah.

Keluarga jemaah lainnya juga mempertanyakan pertanggungjawaban travel lantaran sejumlah kebutuhan keberangkatan disebut telah ditagihkan kepada jemaah, namun belum mendapatkan kepastian.

“Astagfirullah, tega sekali 200 sekian jamaah batal diberangkatkan di hari H. Visa belum jelas,” tulis seorang pengguna media sosial.

Peristiwa tersebut kini masih dalam proses penanganan dan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Tim masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak PT Annisa Ahmada Travelindo maupun pihak terkait lainnya untuk mengetahui penyebab sebenarnya calon jemaah tersebut gagal berangkat.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Setelah Telantar 2 Hari

    Jemaah Umrah Asal Makassar Meninggal di Bandara Jeddah Setelah Telantar 2 Hari

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 296
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang jemaah umrah asal Kota Makassar, dikabarkan meninggal dunia setelah diketahui telantar selama dua hari di Bandara Jeddah. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi rombongan jemaah umrah tersebut telah berangkat atau belum. Salah satu jemaah, Dwitha, menyampaikan rombongannya sudah 2 hari telantar di Bandara Jeddah, dan belum ada kejelasan dari pihak Maskapai […]

    Bagikan Berita:
  • Luas Tempat Tidur Jemaah di Maktab Dinilai Sempit, Timwas DPR RI: Syarikah Tidak Manusiawi

    Luas Tempat Tidur Jemaah di Maktab Dinilai Sempit, Timwas DPR RI: Syarikah Tidak Manusiawi

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 472
    • 0Komentar

    SAUDI – Masalah tempat tidur jemaah haji saat tiba di Armuzna menjadi sorotan Tim Pengawas (Timwas) DPR RI. Syarikah atau perusahaan yang mengatur perjalanan jemaah haji, dinilai memaksakan jumlah kasur di Maktab Armuzna sehingga melebihi kapasitas. Ketua Timwas Haji DPR sekaligus Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan, masalah kasur pada Maktab di Armuzna sangat […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tancap Gas Siapkan Haji 2027, Fokus Atasi Kepadatan Mina dan Layanan Lansia

    Kemenhaj Tancap Gas Siapkan Haji 2027, Fokus Atasi Kepadatan Mina dan Layanan Lansia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 74
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M dengan merumuskan empat strategi prioritas hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Haji 2026. Perbaikan difokuskan pada persoalan yang menjadi sorotan selama musim haji, mulai dari kepadatan di Mina, peningkatan layanan bagi jemaah lansia, hingga transformasi pengawasan berbasis digital. Sekretaris Jenderal […]

    Bagikan Berita:
  • Rekrutmen Petugas Haji 2026 Dibuka Mulai November, Peserta Akan Dibina di Barak

    Rekrutmen Petugas Haji 2026 Dibuka Mulai November, Peserta Akan Dibina di Barak

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Terkini, Makassar – Persiapan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M segera berjalan. Pemerintah memastikan proses rekrutmen resmi petugas haji akan dimulai pada November 2025. Setelah dinyatakan lolos, para petugas tak langsung berangkat, melainkan wajib mengikuti pelatihan intensif selama sebulan penuh di barak. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menekankan seleksi dilakukan ketat agar hanya […]

    Bagikan Berita:
  • Ada Layanan Telepon Bebas Pulsa di Masjid Nabawi, Pertanyaan Jemaah Makin Mudah Dilayani

    Ada Layanan Telepon Bebas Pulsa di Masjid Nabawi, Pertanyaan Jemaah Makin Mudah Dilayani

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 597
    • 0Komentar

    SAUDI – Masjid Nabawi meluncurkan layanan telepon helpline bebas pulsa 8001111935 yang beroperasi 24 jam setiap hari untuk melayani pertanyaan jamaah terkait tata cara ibadah dan ritual. Layanan ini diresmikan oleh Sheikh Prof. Dr. Abdulrahman Al‑Sudais, Presiden Urusan Dua Masjid Suci, melalui sistem Unified Cloud Contact Center. “Pusat ini merupakan lompatan kualitatif dalam komunikasi kelembagaan,” […]

    Bagikan Berita:
  • DP Haji Indonesia Rp66,6 Miliar Diblokir Pemerintah Saudi Gegara Masih Ada Jemaah Sakit yang Lolos

    DP Haji Indonesia Rp66,6 Miliar Diblokir Pemerintah Saudi Gegara Masih Ada Jemaah Sakit yang Lolos

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 36
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Pemerintah Arab Saudi memblokir uang muka atau down payment (DP) penyelenggaraan haji 2027 milik Indonesia sebesar 14 juta riyal, atau sekitar Rp66,6 miliar. Pemblokiran itu berkaitan dengan persoalan asuransi pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. Pemerintah Arab Saudi menilai terdapat jemaah Indonesia yang masuk ke Tanah Suci meski memiliki kondisi kesehatan yang masuk dalam […]

    Bagikan Berita:
expand_less