Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

Daftar Negara dengan Jumlah Jemaah Haji Tertinggi di Dunia Tahun 2025

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 675
  • print Cetak

HAMRANEWS – Setiap tahun, jutaan umat Islam bercita-cita untuk menunaikan perjalanan suci menuju Tanah Suci. Namun, mengingat besarnya jumlah calon jemaah dari seluruh dunia, pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem kuota haji internasional untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelaksanaan ibadah.

Sistem ini mengalokasikan jumlah jemaah berdasarkan populasi muslim di setiap negara serta mempertimbangkan faktor-faktor diplomatik dan logistik.

10 Negara dengan Kuota Haji Terbesar

Dilansir dari World Population Review, berikut daftar 10 negara dengan kuota haji terbesar di dunia pada tahun 2025:

1. Indonesia – 221.000 Kuota Jemaah

Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan kuota haji terbesar di dunia, yakni 221.000 jemaah pada tahun 2025. Hal ini sangat wajar karena Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar dengan lebih dari 230 juta pemeluk Islam, atau sekitar 87% dari total populasi.

Meskipun kuota haji Indonesia terbesar di dunia, daftar tunggu jemaah juga masih sangat panjang, mencapai 15 hingga 20 tahun di beberapa daerah. Hal ini mencerminkan besarnya minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji setiap tahunnya.

2. Pakistan – 180.000 Kuota Jemaah

Posisi kedua ditempati oleh Pakistan dengan 180.000 jemaah. Negara ini memiliki lebih dari 220 juta muslim, menjadikannya salah satu populasi muslim terbesar di dunia setelah Indonesia.

Pengelolaan haji di Pakistan dilakukan oleh Kementerian Urusan Agama dan Harmoni Antaragama, yang mengatur semua aspek pelaksanaan, mulai dari penerbangan, akomodasi, hingga layanan medis di Mekah dan Madinah.

Jemaah Pakistan biasanya berangkat secara berkelompok, menciptakan suasana kebersamaan dan saling membantu dalam melaksanakan ritual haji. Pemerintah juga menempatkan staf khusus di Arab Saudi untuk memberikan pendampingan selama masa ibadah.

3. India – 175.025 Kuota Jemaah

India, dengan populasi sekitar 200 juta muslim, memperoleh 175.025 kuota haji. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Hindu, India memiliki komunitas muslim terbesar ketiga di dunia.

Pelaksanaan haji di India dikelola oleh Komite Haji India (Haj Committee of India) yang beroperasi di bawah pengawasan pemerintah pusat. Pemerintah bahkan menyediakan subsidi haji bagi warga kurang mampu agar tetap dapat menunaikan rukun Islam kelima ini.

Meski birokrasi haji di India cukup kompleks, berbagai lembaga sosial dan organisasi Islam turut membantu calon jemaah agar proses pendaftaran dan perjalanan berjalan lancar.

4. Bangladesh – 127.198 Kuota Jemaah

Bangladesh menempati posisi keempat dengan 127.198 kuota jemaah. Negara ini memiliki sekitar 150 juta muslim, atau sekitar 90% dari total penduduk.

Tingginya minat beribadah membuat permintaan haji di Bangladesh selalu melampaui kuota yang tersedia. Pemerintah setempat telah mengembangkan program pelatihan pra-keberangkatan, pemeriksaan kesehatan, dan bimbingan keuangan bagi para calon jemaah.

Karena faktor ekonomi, banyak warga Bangladesh menabung selama bertahun-tahun untuk biaya haji. Pemerintah juga menjalin kerja sama erat dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan fasilitas dan keamanan bagi jemaah yang sebagian besar baru pertama kali bepergian ke luar negeri.

5. Nigeria – 95.000 Kuota Jemaah

Sebagai negara dengan populasi terbesar di Afrika, Nigeria memperoleh 95.000 kuota haji pada 2025. Dari sekitar 220 juta penduduk, diperkirakan lebih dari 95 juta di antaranya beragama Islam.

Operasional haji Nigeria diatur oleh Komisi Haji Nasional Nigeria (NAHCON), bekerja sama dengan pemerintah daerah dan otoritas Saudi. Negara ini menghadapi tantangan logistik karena keberagaman etnis dan tingkat ekonomi masyarakat yang berbeda-beda.

Untuk itu, Nigeria mengembangkan program orientasi pra-keberangkatan yang mencakup pelatihan manasik, penukaran mata uang, hingga panduan kesehatan agar jemaah siap menghadapi kondisi di Tanah Suci.

6. Iran – 87.550 Kuota Jemaah

Iran mendapat jatah 87.550 kuota haji. Negara ini didominasi oleh Muslim Syiah dan memiliki hubungan diplomatik yang fluktuatif dengan Arab Saudi. Meski demikian, kedua negara tetap menjaga kerja sama dalam penyelenggaraan haji.

7. Aljazair – 41.300 Kuota Jemaah

Aljazair, dengan populasi sekitar 41 juta Muslim, memperoleh 41.300 kuota. Pemerintah Aljazair dikenal memiliki manajemen haji yang efisien, memanfaatkan kedekatan bahasa dan budaya Arab yang mempermudah komunikasi dengan otoritas Saudi.

Letak geografis yang relatif dekat dengan Arab Saudi juga menjadikan biaya perjalanan haji dari Aljazair lebih terjangkau dibandingkan negara-negara di Asia.

8. Turki – 37.770 Kuota Jemaah

Turki mendapat 37.770 kuota haji, melayani populasi Muslim yang mencapai hampir seluruh penduduknya, sekitar 84 juta orang. Sebagai negara yang pernah menjadi pusat Kekhalifahan Utsmaniyah, Turki memiliki tradisi panjang dalam penyelenggaraan haji.

Pemerintah Turki menyediakan sistem pendukung modern, seperti penerbangan carter khusus, layanan asuransi haji, serta akomodasi dengan standar tinggi. Dengan dukungan ekonomi yang kuat, jemaah Turki dikenal mendapatkan pengalaman haji yang sangat nyaman.

9. Mesir – 35.375 Kuota Jemaah

Mesir menerima 35.375 kuota haji. Negara ini merupakan pusat pembelajaran Islam dunia melalui Universitas Al-Azhar yang sangat berpengaruh. Dengan populasi Muslim mencapai 95 juta jiwa, Mesir memegang peran penting dalam diplomasi Islam global.

Pemerintah Mesir menjaga hubungan erat dengan Arab Saudi untuk memastikan pelaksanaan haji berjalan lancar. Banyak jemaah Mesir juga berperan sebagai pemandu atau penerjemah bagi jamaah dari negara lain berbahasa Arab.

10. Sudan – 32.000 Kuota Jemaah

Sudan melengkapi daftar ini dengan 32.000 kuota haji, meskipun negara ini tengah menghadapi tantangan politik dan ekonomi yang berat. Sekitar 97% dari 40 juta penduduknya adalah muslim.

Kendati menghadapi keterbatasan ekonomi, semangat warga Sudan untuk berhaji sangat tinggi. Banyak di antara mereka yang menabung selama bertahun-tahun atau bergantung pada dukungan komunitas untuk mewujudkan perjalanan spiritual ini.

Pemerintah Sudan bekerja sama dengan berbagai organisasi Islam untuk memastikan keberangkatan jemaah tetap berjalan, meskipun dalam kondisi negara yang penuh tantangan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Pemenang Undian Umrah Berangkat Bersama Sint Travel

    Guru Pemenang Undian Umrah Berangkat Bersama Sint Travel

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 489
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Senyum terus terpancar dari wajah Muliaty. Di lobi Hotel Dalton, Rabu, 9 Juli 2025, dia yang mengenakan kemeja biru menyapa dengan ramah banyak orang. Di hotel itulah Muliaty akan menginap malam ini. Bagian dari fasilitas yang dinikmatinya sebagai pemenang undian umrah Sint Travel, anak usaha Tazkiyah Group. Kamis, 10 Juli 2025, Muliaty akan terbang […]

    Bagikan Berita:
  • Ustadz Firanda Andirja Ingatkan Travel Umrah Nakal, Jangan Tipu Tamu Allah

    Ustadz Firanda Andirja Ingatkan Travel Umrah Nakal, Jangan Tipu Tamu Allah

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 482
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ustadz Firanda Andirja mengingatkan para pemilik biro perjalanan haji dan umrah agar berhati-hati dalam menjalankan usaha mereka. Dalam video kajian yang beredar di media sosial, Ustadz Firanda lebih khusus menyoroti perilaku travel umrah nakal yang kerap kali melimpahkan kerugiannya ke jemaah, lalu membangun narasi bahwa kerugian itu adalah qadarullah, ‘jemaah harus ikhlas’, ‘sabar’ […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Kalender Resmi Penerbangan Haji 2026 dari Otoritas Arab Saudi

    Ini Kalender Resmi Penerbangan Haji 2026 dari Otoritas Arab Saudi

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 714
    • 0Komentar

    SAUDI — Haji 202 Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA) merilis kalender operasional penerbangan Haji 2026 (1447 H). Jadwal dibuat presisi untuk mengatur arus jutaan jamaah yang masuk-keluar Kerajaan lewat bandara-bandara utama, dengan ketentuan tanggal Masehi dijadikan rujukan utama bila ada selisih dengan kalender Hijriah. Dua Fase: Kedatangan dan Kepulangan Fase […]

    Bagikan Berita:
  • Sejumlah CJH Asal Maros Menunda Keberangkatan Haji Tahun 2026

    Sejumlah CJH Asal Maros Menunda Keberangkatan Haji Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 426
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sedikitnya 19 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Maros menunda dan membatalkan keberangkatan haji pada musim haji tahun ini. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, mengatakan, ada yang batal karena wafat dan tidak memiliki ahli waris. “Ada yang batal karena sakit, serta ada juga yang menunda karena menunggu mahram,” […]

    Bagikan Berita:
  • Undang-Undang Haji, Jemaah yang Pernah Berhaji Harus Menunggu 18 Tahun

    Undang-Undang Haji, Jemaah yang Pernah Berhaji Harus Menunggu 18 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 424
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Banyak perubahan signifikan dalam pengaturan keberangkatan jemaah haji. Perubahan itu misalnya terkait dengan masa tunggu bagi jemaah yang sudah menunaikan ibadah haji. Menurut Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 14 tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji yang terbaru, jarak waktu antara keberangkatan haji terakhir dengan keberangkatan berikutnya […]

    Bagikan Berita:
  • Pelunasan Haji Sulsel Tembus 116 Persen, Capaian Tertinggi secara Nasional

    Pelunasan Haji Sulsel Tembus 116 Persen, Capaian Tertinggi secara Nasional

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 458
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan capaian tertinggi secara nasional dalam proses pelunasan biaya haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hingga pelunasan tahap pertama dan kedua berakhir, tingkat pelunasan jemaah haji di Sulsel menembus 116 persen, melampaui target kuota yang ditetapkan pemerintah pusat. Capaian tersebut diungkapkan Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, […]

    Bagikan Berita:
expand_less