Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Isak Tangis Sambut Kepulangan Jemaah yang Gagal Umrah di Jambi, Sempat Terkatung-katung di Bandara

Isak Tangis Sambut Kepulangan Jemaah yang Gagal Umrah di Jambi, Sempat Terkatung-katung di Bandara

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 59
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID– Isak tangis keluarga pecah saat menyambut kepulangan puluhan calon jemaah umrah asal Jambi yang gagal berangkat ke Tanah Suci.

Para jemaah sebelumnya sempat tertahan di Medan setelah rencana keberangkatan pada 18 Agustus 2026 tidak terlaksana. Setelah beberapa hari menunggu kepastian, mereka akhirnya dipulangkan ke Mandailing Natal.

Setibanya di daerah asal, para jemaah langsung menuju Polres Mandailing Natal (Madina) untuk menempuh jalur hukum terkait dugaan penipuan yang mereka alami.

Tangis keluarga pecah ketika melihat para jemaah pulang tanpa bisa melanjutkan perjalanan umrah. Sebagian keluarga mengaku kecewa dan terpukul karena perjalanan ke Tanah Suci telah dipersiapkan dengan penuh harapan, namun berakhir dengan kegagalan.

Kasus ini diduga berkaitan dengan penawaran paket umrah murah yang ditawarkan PT Gema Talbia.

Pendamping jemaah, Ahmad Abdul Malik, mengungkap sejumlah kejanggalan yang dialaminya bersama puluhan calon jemaah sejak proses keberangkatan.

Tergiur Promo Umrah Rp20 Juta

Kasus tersebut bermula dari penawaran paket umrah seharga Rp20 juta per orang.

Menurut Malik, pemilik travel berinisial O menawarkan paket tersebut sebagai promo khusus dengan alasan mendapat subsidi dari paket reguler.

“Dia bilang ini promo milad Rp20 juta, berasal dari subsidi harga reguler. Karena kebodohan dan keawaman saya soal ini, saya melihatnya masuk akal,” ujar Malik, dikutip dari program Saksi Kata Tribun Jambi di YouTube, Rabu (19/8/2026).

Namun, persoalan mulai muncul ketika proses pengurusan dokumen perjalanan dilakukan.

Visa para jemaah tak kunjung terbit meski uang pelunasan telah ditransfer. Kondisi tersebut membuat calon jemaah mulai mempertanyakan kepastian keberangkatan mereka.

Malik bahkan mengungkap adanya dugaan penggunaan nomor visa milik orang lain.

“Jadi tanggal 2 pagi saya pulang dari kantor karena visa itu enggak keluar juga. Ternyata Sisco Patuh ini juga bisa keluar pakai nomor visa orang lain. Banyak kebohongan-kebohongan yang dilakukan oleh pihak owner,” katanya.

Boarding Pass Sempat Ditahan

Kejanggalan kembali terjadi ketika rombongan berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Boarding pass jemaah disebut sempat ditahan oleh pihak vendor karena travel belum menyelesaikan pembayaran tiket.

Tak hanya itu, para jemaah juga disebut berangkat tanpa mengantongi tiket kepulangan yang semestinya sudah tersedia sebelum perjalanan dimulai.

“Tiket PP itu harusnya sudah ada di tangan. Ini belum dipegang, tiket kepulangan itu enggak ada. Agar bisa kami tembus ke Saudi saja ada tiketnya,” ungkap Malik.

Kondisi tersebut membuat perjalanan para jemaah semakin tidak pasti.

Harapan untuk menjalankan ibadah umrah pun akhirnya pupus setelah rangkaian persoalan yang mereka hadapi berujung pada gagalnya keberangkatan.

Pulang dengan Kekecewaan

Setelah sempat terkatung-katung dan menunggu kepastian, para jemaah akhirnya dipulangkan.

Kepulangan mereka disambut keluarga dengan tangis. Bukan karena bahagia menyambut kepulangan, melainkan karena perjalanan yang seharusnya menjadi momen ibadah justru berakhir dengan kekecewaan.

Para jemaah kemudian memilih menempuh jalur hukum dengan mendatangi Polres Mandailing Natal.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian karena menyangkut dugaan penipuan berkedok promo perjalanan umrah murah.

Para jemaah berharap laporan mereka dapat ditindaklanjuti dan pihak yang bertanggung jawab atas gagalnya keberangkatan serta dana yang telah mereka setorkan dapat dimintai pertanggungjawaban.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menerima tawaran paket umrah dengan harga jauh di bawah harga normal, termasuk memastikan legalitas travel, kejelasan visa, tiket pergi-pulang, serta seluruh dokumen perjalanan sebelum melakukan pelunasan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia Menurun, Menteri Haji Takziah ke Keluarga Jemaah Asal Maros

    Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia Menurun, Menteri Haji Takziah ke Keluarga Jemaah Asal Maros

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 139
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, mengungkapkan bahwa angka kematian jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. “Terakhir kemarin masih di bawah 300. Kita belum tahu angka persisnya karena masih menunggu laporan terbaru, tetapi angkanya lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” kata Gus Irfan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah Asal Kuningan Batal Berangkat Gegara Visa Baru Terbit Saat Pesawat Lepas Landas

    Jemaah Umrah Asal Kuningan Batal Berangkat Gegara Visa Baru Terbit Saat Pesawat Lepas Landas

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 92
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Puluhan calon jemaah umrah asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, harus menunda keberangkatan ke Arab Saudi setelah visa mereka baru diterbitkan beberapa menit usai pesawat yang seharusnya mereka tumpangi lepas landas. Sebanyak 95 jemaah yang dijadwalkan berangkat menggunakan Saudia Airlines pada Jumat (31/7/2026) pukul 21.40 WIB gagal terbang karena visa umrah mereka belum terbit […]

    Bagikan Berita:
  • Konflik Israel-Iran Memanas, Pemerintah Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman: Belum Ada yang Terdampak Penutupan Bandara Saudi

    Konflik Israel-Iran Memanas, Pemerintah Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman: Belum Ada yang Terdampak Penutupan Bandara Saudi

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 135
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah mengungkap, hingga saat ini belum ada warga negara Indonesia (WNI), khususnya jemaah umrah, yang terdampak penutupan salah satu bandara di Arab Saudi akibat meningkatnya eskalasi konflik Israel dan Iran. Meski situasi keamanan di kawasan Timur Tengah terus dipantau, pemerintah menegaskan jalur utama yang digunakan jemaah umrah Indonesia masih beroperasi normal karena bandara […]

    Bagikan Berita:
  • Bukan Cuma ‘Haji Mabrur’, Ternyata Ada Juga Istilah ‘Umrah Mabrurah’ Menurut Hadis

    Bukan Cuma ‘Haji Mabrur’, Ternyata Ada Juga Istilah ‘Umrah Mabrurah’ Menurut Hadis

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 481
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kalimat ‘Semoga hajinya mabrur’ barangkali sudah cukup akrab di telinga banyak masyarakat Indonesia. Doa ini diucapkan dengan maksud mendoakan agar segala aktivitas mereka yang berangkat ke Tanah Suci untuk berhaji, benar-benar diridhai oleh Allah Swt. Akan tetapi, bagaimana dengan orang yang berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibarah umrah? Meski jarang dipakai, ternyata […]

    Bagikan Berita:
  • Gaji Petugas Haji 2026 Bisa Tembus Rp70 Juta, Masuk Akal Ada yang Sampai Palsukan Keterangan Sehat

    Gaji Petugas Haji 2026 Bisa Tembus Rp70 Juta, Masuk Akal Ada yang Sampai Palsukan Keterangan Sehat

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 450
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Besaran gaji petugas haji 2026 fantastis jika dibandingkan dengan rata-rata penghasilan warga biasa di Indonesia. Jika mengacu pada penjelasan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, maka total honor petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bisa mencapai hingga Rp70 juta, jika optimal bertugas. Dalam penutupan Diklat PPIH pada Jumat 30 […]

    Bagikan Berita:
  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Saudi Pastikan Format Taraweh 10 Rakaat dan 3 Rakaat Witir Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 380
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi melalui Otoritas Masjid Haramain memastikan bahwa shalat Taraweeh selama Ramadan 1447 H (2026 M) di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah akan dilaksanakan dalam format 10 rakaat. Keputusan ini menguatkan praktik tradisional yang selama ini dipraktikkan di dua masjid suci tersebut. Setiap malam sepanjang Ramadan, jamaah di Masjidil Haram […]

    Bagikan Berita:
expand_less