Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Calon Jemaah Wajib Tahu, Ini 4 Jenis Vaksinasi yang Wajib Dipenuhi Sebelum Terbang

Calon Jemaah Wajib Tahu, Ini 4 Jenis Vaksinasi yang Wajib Dipenuhi Sebelum Terbang

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 525
  • print Cetak

JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan aturan kesehatan terbaru bagi calon jemaah haji 2026. Dalam kebijakan ini, otoritas kesehatan Kerajaan menerapkan standar vaksinasi dan kelayakan medis yang jauh lebih ketat demi menjaga keamanan jutaan peserta yang akan berkumpul di Tanah Suci.

Aturan ini berlaku bagi seluruh jemaah dan petugas haji yang akan memasuki Arab Saudi untuk musim haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

3 Vaksin Ini Wajib

Dalam panduan resmi seperti dikutip dari theislamicinformation, setiap calon jemaah diwajibkan menunjukkan sertifikat vaksinasi yang sah untuk empat jenis penyakit: COVID-19, meningitis meningokokus (ACWY), polio, dan demam kuning (yellow fever).

Untuk vaksin COVID-19, hanya vaksin dari produsen yang disetujui pemerintah Saudi yang diterima. Dosis terakhir harus diberikan antara tahun 2021 hingga 2025, minimal dua minggu sebelum keberangkatan.

Sementara vaksin meningitis masih berlaku hingga lima tahun sejak penyuntikan, tetapi harus diberikan setidaknya 10 hari sebelum tiba di Arab Saudi.

Bagi jemaah dari negara-negara yang masih masuk dalam pengawasan polio, vaksin polio (IPV atau OPV) wajib diberikan paling lambat empat minggu sebelum keberangkatan dan tercantum dalam International Certificate of Vaccination.

Selain itu, vaksin yellow fever diwajibkan bagi seluruh pelancong berusia sembilan bulan ke atas, tanpa memandang asal negara.

Jemaah dengan Penyakit Kronis Bisa Tak Boleh Ikut Haji

Aturan baru ini juga menegaskan pembatasan ketat terhadap calon jemaah dengan kondisi kesehatan berat atau kronis.

Mereka yang mengalami gagal organ, penyakit kronis lanjut, gangguan mental atau saraf, kehamilan berisiko tinggi, penyakit menular aktif, hingga pasien kanker yang masih menjalani terapi dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menjalankan ibadah haji tahun depan.

Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya keadaan darurat medis selama prosesi ibadah haji yang dikenal padat dan membutuhkan stamina tinggi.

Seluruh jemaah yang tiba di Arab Saudi akan menjalani skrining kesehatan di pintu-pintu masuk utama, termasuk bandara dan pelabuhan. Mereka yang tidak memenuhi ketentuan bisa ditolak masuk, diisolasi, atau menjalani evaluasi medis tambahan.

Otoritas Saudi menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil evaluasi dari penyelenggaraan haji beberapa tahun terakhir, termasuk pengalaman menghadapi pandemi global. Tujuannya, agar pelaksanaan haji tetap aman, sehat, dan terkendali di tengah jumlah peserta yang sangat besar.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Umrah Putar Balik dari India Gegara Penerbangan ke Jeddah Di-cancel

    Jemaah Umrah Putar Balik dari India Gegara Penerbangan ke Jeddah Di-cancel

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 32
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Perjalanan 27 jemaah umrah asal Indonesia menuju Tanah Suci terganggu setelah penerbangan Air India dari New Delhi menuju Jeddah dibatalkan secara mendadak. Akibatnya, seluruh jemaah terpaksa kembali ke Singapura setelah telanjur menempuh perjalanan udara dari Singapura ke India. Pengalaman tersebut dibagikan Salzha Aulia melalui akun media sosialnya, Jumat 16 Oktober 2026. Ia mengungkapkan, […]

    Bagikan Berita:
  • Atensi Presiden, Keselamatan Jemaah Haji 2026 Harus Jadi Prioritas Utama

    Atensi Presiden, Keselamatan Jemaah Haji 2026 Harus Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 365
    • 0Komentar

    HANRANEWS – Pemerintah menekankan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia merupakan prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan ibadah haji, khususnya di tengah dinamika situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus berkembang. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sudah memberikan arahan yang sangat jelas kepada seluruh jajaran pemerintah […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Mengklaim Haji 2025 Lebih Baik, Tapi Ramai Kritikan

    Pemerintah Mengklaim Haji 2025 Lebih Baik, Tapi Ramai Kritikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 595
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah mendapat kritikan atas kacaunya pelaksanaan haji 2025. Ironisnya, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengklaim pelaksanaan haji tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Penggiat Media Sosial, Nadhief Shidqi mengungkapkan kekacauan pelaksanaan haji berlansung sejak di Bandara Jeddah. Menurut dia, Menteri Agama tidak bisa kerja, dan meminta agar DPR jangan tutup mata, media […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Kritik Penggunaan Istilah ‘Kartel Haji’: Jangan Sampai Industri Haji-Umrah Diberi Stigma Negatif

    HIMPUH Kritik Penggunaan Istilah ‘Kartel Haji’: Jangan Sampai Industri Haji-Umrah Diberi Stigma Negatif

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 192
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) mengingatkan agar penggunaan istilah ‘kartel haji’ tidak dilakukan secara sembarangan karena berpotensi menimbulkan stigma negatif terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Kritik tersebut muncul setelah Menteri Haji dan Umrah RI serta Wakil Menteri Haji dan Umrah beberapa kali menggunakan frasa “kartel haji” saat menyinggung praktik-praktik ilegal yang merugikan jemaah. […]

    Bagikan Berita:
  • Testimoni Calon Jemaah Haji Khusus yang Memilih Tazkiyah Tour demi Kesehatan dan Kenyamanan

    Testimoni Calon Jemaah Haji Khusus yang Memilih Tazkiyah Tour demi Kesehatan dan Kenyamanan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 287
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sejumlah calon jemaah haji khusus asal Sulawesi Selatan membagikan alasan mereka memilih Tazkiyah Tour sebagai mitra perjalanan menuju Tanah Suci. Faktor kesehatan, kenyamanan, serta pengalaman panjang penyelenggara menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan penting ini. Bu Yenni Amir, asal Makassar, misalnya, memantapkan diri mendaftar haji khusus bersama saudaranya setelah beberapa kali menunaikan umrah. […]

    Bagikan Berita:
  • Asosiasi Travel Siap-siap Ajukan Uji Materil UU Terkait Umrah Mandiri

    Asosiasi Travel Siap-siap Ajukan Uji Materil UU Terkait Umrah Mandiri

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 439
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Asosiasi penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah menilai adanya anomali dan celah hukum dalam UU terbaru yang membolehkan umrah mandiri. Tim 13 Asosiasi Haji dan Umrah menilai beberapa pasal dalam UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang baru disahkan oleh Pemerintah […]

    Bagikan Berita:
expand_less