Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jemaah Haji RI Melahirkan di Makkah, Diumumkan Bulan Sabit Merah Saudi

Jemaah Haji RI Melahirkan di Makkah, Diumumkan Bulan Sabit Merah Saudi

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 519
  • print Cetak

SAUDI – Peristiwa tidak biasa terjadi di halaman luar Masjidil Haram di Makkah pada Jumat pagi, 21 Juni 2025. Seorang jemaah haji Indonesia dilaporkan telah melahirkan di pelataran Masjidil Haram.

Menurut Media Gulf News, Rabu 25 Juni 2025, otoritas Bulan Sabit Merah Saudi di Makkah mengumumkan salah satu tim ambulansnya berhasil membantu seorang ibu dari Indonesia melahirkan.

Ibu itu bersalin di lokasi setelah menerima panggilan darurat pada pukul 09.21 WAS, dari halaman selatan masjid. Dalam panggilan, seseorang melaporkan bahwa wanita itu menderita sakit perut parah.

Tim medis segera mengidentifikasi laporan itu sebagai tanda-tanda persalinan. Mengikuti protokol medis yang ditetapkan, tim segera melakukan persalinan di tempat kejadian.

Baik ibu maupun bayi baru lahir kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk evaluasi dan perawatan lebih lanjut.

Pihak berwenang mengatakan keduanya dalam kondisi stabil. Namun, tidak diterangkan identitas jelas jemaah haji dimaksud.

Otoritas itu hanya menyampaikan pentingnya komunikasi segera dalam keadaan darurat medis dan mendesak masyarakat untuk menggunakan nomor darurat 997, aplikasi seluler ‘Asefne’, atau fungsi panggilan darurat pada aplikasi Tawakkalna selama di Arab Saudi untuk memastikan pelacakan lokasi yang cepat dan akurat.

Aturan Berhaji saat Sedang Hamil

Diketahui, menurutvaturan ibu hamil boleh saja berangkat haji asalkan usia kandungan 14 hingga 26 minggu. Pemeriksaan calon jamaah haji hamil lebih tertib lagi.

“Ibu hamil itu boleh berangkat kalau usia kehamilan 14 – 26 minggu,” kata Kabid Kesehatan Panitia Penyelenggara ibadah Haji (PPIH), dr Fidiansjah.

Untuk itu, dia mengimbau jemaah yang berangkat jelang melahirkan, agar tidak menyembunyikan usia kehamilannya.

“Itu standar-nya kalau untuk haji. Tapi sekali lagi, dokter ‘berpikir positif’ bahwa setiap data yang disampaikan oleh jamaah, sehingga akhirnya memperpendek segala rangkaian tadi sesuai dengan keluhan. Nah ini, kalau ada orang yang berniat untuk menyembunyikan, maka akan ketemu kasus seperti ini,” papar dia.

Menurut Fidiansjah, tim medis sebaiknya tidak mudah percaya dari data dari calon jamaah haji.

“Walaupun ini ibadah, jangan mudah percaya 100 persen pada setiap data yang disampaikan, harus saling crosscheck, tidak sekedar data yang disampaikan secara lisan, lalu kita percaya begitu saja. Ini yang di embarkasi,” ungkap dia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Penipuan Haji Khusus Rp 2,5 Miliar di Gorontalo, Anggota DPRD Tersangka

    Kasus Penipuan Haji Khusus Rp 2,5 Miliar di Gorontalo, Anggota DPRD Tersangka

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 325
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kepolisian Daerah Gorontalo melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dalam penyelenggaraan ibadah haji khusus (furoda). Dalam konferensi pers pada Selasa 11 November 2025, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., didampingi Dirreskrimum Kombes Pol. Ade Permana, S.I.K., M.H., telah menetapkan MY (41), seorang anggota DPRD […]

    Bagikan Berita:
  • Jelang Armuzna, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Jaga Fisik dan Perbanyak Zikir

    Jelang Armuzna, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Jaga Fisik dan Perbanyak Zikir

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 136
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menjelang fase puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), jemaah haji khusus Tazkiyah Tour terus diingatkan untuk menjaga kondisi fisik sekaligus memperkuat kesiapan spiritual. Tim kesehatan dan pembimbing ibadah bahu-membahu memastikan jemaah berada dalam kondisi prima saat memasuki masa wukuf yang semakin dekat. Ketua Tim Dokter Tazkiyah Tour, dr. H.M. Rusli, […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Haji Indonesia di Tangan Pemerintah Saudi, Akan Diumumkan Resmi pada 10 Juli

    Kuota Haji Indonesia di Tangan Pemerintah Saudi, Akan Diumumkan Resmi pada 10 Juli

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 392
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah ramainya isu terkait kuota haji Indonesia yang akan dikurangi, keputusan terkait kuota tersebut tetap ditentukan oleh Pemerintah Arab Saudi. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait jumlah kuota haji untuk tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, mengungkapkan, kuota resmi baru […]

    Bagikan Berita:
  • Taksi Terbang Bakal Beroperasi di Arab Saudi Mulai 2030

    Taksi Terbang Bakal Beroperasi di Arab Saudi Mulai 2030

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 584
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi menjadi pasar pertama bagi layanan helikopter listrik FlyNow Arabia. Perusahaan rintisan tersebut menargetkan bisa mengangkut barang dalam dua tahun ke depan, sementara layanan penumpang dijadwalkan mulai 2030. “Untuk tahap awal, kami akan mulai dengan kargo, lalu layanan taksi udara untuk penumpang akan dimulai pada 2030,” ujar CEO FlyNow Arabia, Yvonne Winter, […]

    Bagikan Berita:
  • Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

    Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 49
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah tengah menyiapkan skema baru penyelenggaraan ibadah haji dengan memangkas masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi dari sekitar 40 hari menjadi hanya 30 hari. Langkah ini menjadi salah satu strategi Kementerian Haji dan Umrah untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus menekan biaya haji yang terus menghadapi tekanan akibat berbagai faktor ekonomi. Menteri Haji […]

    Bagikan Berita:
  • Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    Risiko Telat Bayar ke Saudi, Anggota DPR Usul Bentuk Tim Khusus Verifikasi Data

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 325
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Risiko keterlambatan pembayaran layanan haji ke Arab Saudi kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua MPR sekaligus anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengusulkan pembentukan tim khusus verifikasi demi mencegah terhambatnya proses Pengembalian Keuangan (PK) jemaah haji khusus yang berpotensi berdampak pada pembayaran kontrak layanan di Tanah Suci. HNW […]

    Bagikan Berita:
expand_less