Lowongan Petugas Haji 2026 Khusus Tenaga Medis Juga Dibuka, Pendaftaran Akhir November
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Sen, 24 Nov 2025
- visibility 89

petugas haji embarkasi makassar
HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah RI bakal membuka proses rekrutmen lowongan Petugas Kesehatan Haji 1447 H/2026 M. Tenaga yang dibutuhkan adalah yang selama ini bekerja atau berprofesi sebagai tenaga medis, dan akan bertugas mendampingi jamaah Indonesia selama penyelenggaraan haji di Arab Saudi.
Formasi Tenaga Kesehatan yang Dibutuhkan
Mengutip dari akun instagram Kementerian Haji dan Umrah @kemenhaj_ri, seleksi tahun ini mencakup beragam formasi dari berbagai disiplin ilmu kesehatan, mulai dari dokter umum hingga tenaga teknis medis lainnya. Adapun formasinya sebagai berikut:
1. Dokter & Dokter Gigi
Dokter Umum (dr.)
Dokter Gigi (drg.)
2. Dokter Spesialis
Anestesiologi & Terapi Intensif (Sp.An)
Bedah Umum (Sp.B)
Emergency Medicine (Sp.EM)
Jantung & Pembuluh Darah (Sp.JP)
Penyakit Dalam (Sp.PD)
Paru (Sp.P)
Neurologi / Syaraf (Sp.N)
Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp.KFR)
Kedokteran Jiwa (Sp.KJ)
Orthopaedi & Traumatologi (Sp.OT)
Kedokteran Penerbangan (Sp.KP)
3. Tenaga Kesehatan Lainnya
Perawat
Apoteker
Elektromedis
Ahli Teknologi Laboratorium Medik
Radiografer
Nutrisionis/Gizi
Sanitasi
Promosi Kesehatan
Rekam Medis
Epidemiologi Kesehatan
Tahapan dan Jadwal Seleksi
Kementerian akan mengumumkan pembukaan pendaftaran dalam waktu dekat. Tahapan seleksi direncanakan sebagai berikut:
Pengumuman hingga hasil seleksi
Akhir November 2025 – Pengumuman pembukaan seleksi
Pekan ke-III Desember 2025 – Pengumuman hasil seleksi
Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) – Januari 2026
Peserta yang lolos akan menjalani pelatihan untuk mempersiapkan pelayanan di Arab Saudi, termasuk manajemen kesehatan haji, penanganan jamaah risiko tinggi (risti), hingga simulasi situasi lapangan.
Seluruh informasi mengenai pendaftaran hanya akan dipublikasikan melalui kanal resmi Kementerian Haji dan Umrah RI. Para calon peserta diimbau untuk berhati-hati terhadap informasi tidak resmi, tautan palsu, atau oknum yang mengatasnamakan panitia seleksi.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



