Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • visibility 754
  • print Cetak

MAKKAH – Masih jarang yang tahu, menjadi imam di Masjidil Haram sebenarnya punya upah yang lumayan besar dari negara. Mereka bahkan biasa mendapat cek kosong, yang dipersilahkan untuk diisi sendiri.

Tapi mereka menolak mengisi, dan memilih mengambil gaji dari pekerjaan lain di luar imam.

Dikenal sebagai pribadi-pribadi yang bersahaja dan memiliki keteguhan hati, imam di masjid paling suci umat Muslim itu justru lebih memilih tidak bergantung pada gaji atau penghargaan materi dari pemerintah Arab Saudi.

Mereka justru banyak yang menjalani pekerjaan lain di luar tugas keimaman. Itu demi upaya upaya menjaga kemurnian niat dan menghindari pencampuran antara amanah ibadah dengan kepentingan duniawi.

Pemerintah Arab Saudi bahkan sebetulnya memberikan keleluasaan kepada para imam Masjidil Haram dalam bentuk kehormatan finansial yang istimewa. Setiap imam bahkan diberikan ‘cek kosong’ yang boleh diisi sesuai kebutuhannya. Namun, kebanyakan dari mereka menolak untuk menggunakannya.

Bagi para imam, tugas memimpin shalat dan membimbing umat adalah bentuk pengabdian kepada Allah, bukan profesi yang layak diganjar dengan nominal tertentu. Mereka lebih memandangnya sebagai ladang amal dan jalan menuju ridha Ilahi.

Mengutip dari kanal @islamitumenakjubkan, para Imam disebutkan sudah puas dengan penghasilan dari jalan lain, dan tidak mau menjadikan tugas suci itu sebagai sumber penghidupan utama.

Memilih Berwirausaha dan Bekerja di Luar Jam Ibadah
Sebagai gantinya, banyak dari para imam Masjidil Haram yang memilih untuk menjalankan usaha pribadi atau pekerjaan profesional lainnya di luar jam ibadah.

Beberapa di antaranya adalah akademisi, penulis, hingga pebisnis dengan bidang yang luas, namun tetap menjunjung tinggi prinsip halal dan keberkahan.

Salah satu tokoh ternama, Sheikh Abdur-Rahman Al-Sudais yang juga menjabat sebagai Kepala Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, dikenal memiliki aktivitas keilmuan dan administrasi yang padat di luar tugasnya sebagai imam.

Begitu pula imam lainnya yang terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan dakwah tanpa menggantungkan hidup dari jabatan keagamaan semata.

Langkah ini diambil demi menjaga kesucian peran sebagai pemimpin ibadah, agar tidak ternodai oleh motif duniawi. Mereka ingin memastikan bahwa setiap ayat yang dibaca dan setiap doa yang dipanjatkan benar-benar keluar dari hati yang ikhlas.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus 35 Orang di Makassar Gagal Umrah, Perhatikan Ini Setelah Melakukan Pembayaran ke Travel

    Kasus 35 Orang di Makassar Gagal Umrah, Perhatikan Ini Setelah Melakukan Pembayaran ke Travel

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 567
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Kasus 35 calon jemaah umrah asal Makassar yang gagal berangkat umrah, baru-baru ini menjadi contoh kasus yang bisa jadi pelajaran untuk para calon jemaah lain. Dalam kasus yang dialami puluhan calon jemaah umrah tersebut, diketahui mereka sudah membayar sejumlah uang untuk berangkat umrah. Tapi visanya tidak terbit-terbit, sementara pesawatnya sudah terbang ke Tanah […]

    Bagikan Berita:
  • Belajar dari Kemenag, Kementerian Haji-Umrah Tegaskan Zero Tolerance atas Praktik Korupsi dan Pungli Sekecil Apapun

    Belajar dari Kemenag, Kementerian Haji-Umrah Tegaskan Zero Tolerance atas Praktik Korupsi dan Pungli Sekecil Apapun

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 604
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan, mengingatkan bahwa keberadaan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tidak sekadar simbol politik alias seremonial saja. Menurutnya, lembaga baru ini harus tampil sebagai institusi yang benar-benar memberi manfaat konkret bagi jamaah. “Kalau sekadar sama saja, tentu tidak ada gunanya, apalagi kalau […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj RI Ultimatum Syarikah Arab Saudi: Pelayanan Buruk di Mina Bisa Berujung Putus Kontrak 2027

    Menhaj RI Ultimatum Syarikah Arab Saudi: Pelayanan Buruk di Mina Bisa Berujung Putus Kontrak 2027

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 148
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah Indonesia melayangkan peringatan keras kepada para penyedia layanan (Syarikah) di Arab Saudi menyusul berbagai catatan pelayanan selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Buruknya layanan di Mina menjadi sorotan utama dan akan menjadi penentu apakah Syarikah tersebut tetap dipakai pada musim haji berikutnya. Menteri Haji dan Umrah RI, Muhammad Irfan Yusuf, menegaskan […]

    Bagikan Berita:
  • Cara Cek Nama Calon Jemaah Haji 2026 yang Berhak Melunasi Bipih

    Cara Cek Nama Calon Jemaah Haji 2026 yang Berhak Melunasi Bipih

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 488
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kabar baik untuk calon jemaah haji 2026, Pemerintah telah merilis daftar nama yang berhak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH). Selain itu, biaya haji per embarkasi juga sudah ditetapkan. Jika Anda adalah salah satu calon ‘Tamu Allah’, tahun depan, pastikan nama anda benar-benar terdaftar dan segera cek nama dan mengetahui besaran biaya yang […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    Kemenhaj Tidak Akan Ubah Sistem Antrean Haji 2026 Meski Banyak Diprotes

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 435
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementeian Haji dan Umrah RI, memastikan tidak bakal mengubah sistem antrean haji 2026 yang berbasis masa tunggu, meskipun diwarnai protes di berbagai daerah. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan aturan ersebut wajib dijalankan karena merupakan amanah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Penegasan itu disampaikan Gus Irfan saat menghadiri Munas XI MUI […]

    Bagikan Berita:
  • Modus Penipuan Haji Khusus, Jemaah Asal Makassar Setor Rp 270 Juta Hingga Diberi Visa Kerja

    Modus Penipuan Haji Khusus, Jemaah Asal Makassar Setor Rp 270 Juta Hingga Diberi Visa Kerja

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 151
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Dugaan penipuan perjalanan haji plus kembali mencuat setelah seorang calon jemaah asal Makassar mengaku gagal berangkat ke Tanah Suci meski telah menyetor dana sebesar Rp270 juta kepada Travel Jannah Firdaus. Kasus ini kini dilaporkan ke Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan dan rencananya juga akan dibawa ke ranah pidana. Korban, […]

    Bagikan Berita:
expand_less