Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Haji dengan Uang Haram, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Fikih yang Perlu Diketahui

Haji dengan Uang Haram, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Fikih yang Perlu Diketahui

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 8
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan cita-cita besar setiap muslim. Tak sedikit yang rela menabung bertahun-tahun dan menunggu antrean panjang demi bisa menjadi tamu Allah di Tanah Suci.

Akan tetapi, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: apakah biaya yang digunakan berasal dari harta yang halal?

Pertanyaan ini kerap muncul, terutama terkait hukum haji atau umrah yang dibiayai dari uang hasil korupsi, suap, pencurian, penipuan, atau sumber lain yang diharamkan. Apakah ibadahnya tetap sah, atau justru batal?

Islam memang memerintahkan umatnya untuk menyempurnakan ibadah haji dan umrah, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 196.

Akan tetapi, syariat juga menegaskan pentingnya menjaga kehalalan rezeki yang menjadi bekal beribadah.

Dalam Ensiklopedia Fikih Indonesia 6: Haji dan Umrah karya Ahmad Sarwat dijelaskan, menggunakan harta haram untuk menunaikan haji hukumnya haram.

Namun yang dimaksud dengan harta haram adalah harta yang diperoleh melalui cara-cara yang dilarang syariat, seperti hasil korupsi, pencurian, perampokan, suap, penipuan, maupun usaha yang tidak halal.

Meski demikian, mayoritas (jumhur) ulama berpendapat bahwa apabila seluruh rukun dan syarat haji telah dipenuhi, maka ibadah hajinya tetap sah dan kewajiban hajinya dianggap telah gugur. Artinya, orang tersebut tidak wajib mengulang hajinya.

Namun, keabsahan ibadah tidak menghapus dosa akibat menggunakan harta yang haram. Persoalannya bukan pada sah atau tidaknya ibadah, melainkan pada dosa yang melekat pada sumber biaya yang digunakan.

Para ulama juga mengingatkan bahwa berhaji dengan harta haram dapat menghilangkan berbagai keutamaan ibadah. Di antaranya tidak memperoleh pahala haji mabrur, berpotensi kehilangan ampunan yang dijanjikan bagi jamaah haji, doa-doanya terancam tidak dikabulkan, hingga tidak mendapatkan kemuliaan sebagai tamu Allah yang dibanggakan di hadapan para malaikat.

Karena itu, Islam sangat menekankan pentingnya bekal yang halal dalam setiap ibadah. Menurut para ulama, menunda keberangkatan demi mengumpulkan biaya dari rezeki yang halal jauh lebih baik daripada berangkat lebih cepat dengan harta yang diperoleh melalui cara yang dilarang.

Pada akhirnya, tujuan berhaji bukan sekadar tiba di Baitullah, tetapi juga pulang dengan membawa predikat haji mabrur, yakni ibadah yang diterima Allah SWT dan membawa perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Bekal yang halal menjadi salah satu fondasi penting untuk meraih kemuliaan tersebut.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saudi Rilis Aturan Membuat Konten di Sekitar Tanah Suci, Termasuk Tata Cara Berpakaian

    Saudi Rilis Aturan Membuat Konten di Sekitar Tanah Suci, Termasuk Tata Cara Berpakaian

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 388
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi merilis regulasi dunia maya, khususnya terkait aturan membuat konten dan berbusana di Tanah Suci. Komisi Umum untuk Regulasi Media mengumumkan daftar larangan baru terkait konten yang dipublikasikan di media maupun media sosial. Aturan itu mencakup perilaku daring, etika berbusana, hingga perlindungan keluarga. Dalam keterangan resminya, regulator Saudi menegaskan larangan […]

    Bagikan Berita:
  • Rupiah Melemah hingga Avtur Naik Bikin Penghitungan Biaya Haji 2027 Lebih Berat

    Rupiah Melemah hingga Avtur Naik Bikin Penghitungan Biaya Haji 2027 Lebih Berat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 13
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M berpotensi mengalami penyesuaian seiring meningkatnya berbagai komponen biaya penyelenggaraan haji. Hal itu disampaikan Menhaj saat membuka Evaluasi Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Selatan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M di Banjarbaru, Kamis […]

    Bagikan Berita:
  • Bayar Zakat Fitrah di Mana Saat Sedang Umrah Kemarin? Ini Aturannya Menurut Syariah

    Bayar Zakat Fitrah di Mana Saat Sedang Umrah Kemarin? Ini Aturannya Menurut Syariah

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 194
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seringkali banyak jemaah umrah, khususnya yang menjalankan i’tikaf di Tanah Suci, mengalami kebingungan ketika hendak menunaikan zakat fitrah maupun zakat mal. Pertanyaan yang kerap muncul adalah: apakah zakat harus dibayarkan di Arab Saudi, di tempat ia sedang berada, atau tetap disalurkan ke tanah air? Dalam literatur fikih klasik, persoalan ini sebenarnya telah dibahas […]

    Bagikan Berita:
  • Petugas Haji 2026 Digembleng Lewat Simulasi Penanganan Armuzna, Tutup Celah Kesalahan

    Petugas Haji 2026 Digembleng Lewat Simulasi Penanganan Armuzna, Tutup Celah Kesalahan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 258
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Peserta bimbingan teknis Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 2026/1447 H, terus digembleng. Pada Rabu 28 Januari tadi, mereka melalui proses simulasi (mock-up) pos operasional Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu. Kegiatan ini dirancang untuk mensimulasikan kondisi puncak ibadah haji yang dikenal sebagai fase paling berat […]

    Bagikan Berita:
  • Penjelasan Menteri Agama Soal 3 Jemaah RI Masih Hilang karena Demensia

    Penjelasan Menteri Agama Soal 3 Jemaah RI Masih Hilang karena Demensia

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 390
    • 0Komentar

    TANGERANG – Tiga jemaah RI yang dinyatakan hilang belum juga ditemukan, hingga saat ini. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar menyebut salah satu kendala sulitnya pencarian adalah mereka adalah lansia yang mengalami demensia. Nasaruddin Umar mengatakan, karena demensia, bahkan nama mereka pun kerap kali dilupa. “Namanya sendiri juga tidak tahu. Nama keluarga juga tidak tahu, nama […]

    Bagikan Berita:
  • Melihat Struktur Organisasi Kementerian Haji dan Umrah, Diperkirakan Mulai Optimal Desember

    Melihat Struktur Organisasi Kementerian Haji dan Umrah, Diperkirakan Mulai Optimal Desember

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 869
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jika melihat struktur kerja Kementerian yang baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah RI, maka diperkirakan lembaga yang mengelola penyelenggaraan haji dan umrah ini akan mulai optimal berjalan pada Desember 2025. Pemerintah sebelumnya menargetkan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) Kementerian Haji dan Umrah akan rampung pada Oktober–November 2025. Dengan demikian, sebelum musim haji […]

    Bagikan Berita:
expand_less