Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dua Pekan Setelah Penutupan Haji 2025, 3 Jemaah Hilang Belum Juga Ditemukan

Dua Pekan Setelah Penutupan Haji 2025, 3 Jemaah Hilang Belum Juga Ditemukan

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • visibility 440
  • print Cetak

JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia menyampaikan bahwa proses pencarian tiga jemaah haji asal Indonesia yang masih hilang di Tanah Suci kini memasuki tahap baru.

Setelah lebih dari dua bulan dilakukan pencarian secara manual, pola pencarian diubah menjadi metode ante mortem dan post mortem dengan pencocokan DNA.

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, dalam keterangan resminya saat berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (26/7/2025).

“Kami terus bekerja sama dengan Pemerintah Arab Saudi, petugas kepolisian di Tanah Suci, dan rumah sakit di sana. Pencarian tidak lagi dilakukan secara manual di lapangan, tapi melalui pencocokan DNA,” tegas Hilman.

Langkah ini melibatkan pengambilan sampel DNA dari pihak keluarga jemaah, yang kemudian dicocokkan dengan data jenazah tanpa identitas di Tanah Suci.

Pemerintah Arab Saudi diketahui mengambil sampel darah dari setiap jemaah yang meninggal sebelum dimakamkan, sehingga memungkinkan proses identifikasi secara ilmiah.

Adapun tiga jemaah yang masih dalam pencarian antara lain:

Nurimah (80 tahun), jemaah kloter 19 embarkasi Palembang, dilaporkan hilang pada Selasa, 28 Mei 2025, setelah meninggalkan hotel 614 di Makkah.

Sukardi (67 tahun), jemaah kloter 79 embarkasi Surabaya, hilang pada Rabu, 29 Mei 2025, usai keluar dari hotel 813.

Hasbulah (73 tahun), jemaah kloter 7 embarkasi Banjarmasin, terakhir terlihat meninggalkan hotel 709 pada Selasa dini hari, 17 Juni 2025.

Hilman menambahkan, seluruh barang milik ketiga jemaah, termasuk dokumen identitas, telah dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Ia memastikan bahwa proses pencarian tidak akan dihentikan sampai kepastian nasib jemaah benar-benar diketahui.

Perubahan metode pencarian ini menunjukkan komitmen Kementerian Agama untuk menuntaskan tugas perlindungan terhadap jemaah, bahkan setelah pelaksanaan ibadah haji berakhir.

Dukungan penuh dari Pemerintah Arab Saudi juga menjadi faktor penting dalam proses ini.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejanggalan Dalam Kasus Haji, BPK Tidak Berwenang Memeriksa PIHK

    Kejanggalan Dalam Kasus Haji, BPK Tidak Berwenang Memeriksa PIHK

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 401
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Muzakir menegaskan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak memiliki kewenangan memeriksa keuangan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), termasuk dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024. Hal itu disampaikan Muzakir saat menjadi pemateri dalam Forum Diskusi Nasional Haji Indonesia yang digelar Semangat Advokasi […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Sudah Tangkap 7 WNI yang Mencoba Menjual Haji Ilegal

    Arab Saudi Sudah Tangkap 7 WNI yang Mencoba Menjual Haji Ilegal

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 511
    • 0Komentar

    SAUDI – Dalam kurun waktu sekitar sepekan saja, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah menangkap hingga 7 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang mencoba menjual paket haji tidak resmi atau ilegal. Departemen Keamanan Umum Arab Saudi, pada 26 Mei lalu, sebelumnya mengunggah foto seorang pria WNI yang mereka tangkap. Pria tersebut disebut melakukan penipuan dan mempublikasikan […]

    Bagikan Berita:
  • Intip Itinerary Umrah Bersama Tazkiyah September-Desember 2025, Tenang dan Ada Kepastian

    Intip Itinerary Umrah Bersama Tazkiyah September-Desember 2025, Tenang dan Ada Kepastian

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 479
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Melaksanakan ibadah Umrah dan Haji Khusus adalah dambaan setiap Muslim. Namun, di tengah persiapan yang kompleks, sering kali muncul kekhawatiran soal kenyamanan, dukungan selama perjalanan, hingga kepastian keberangkatan. Menjawab keresahan itu, Tazkiyah Tour menghadirkan solusi perjalanan spiritual yang mengusung konsep ‘Tenang di Setiap Langkah’ dan ‘Holistik Spiritual Journey’. Melalui video yang tayang di […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Hadir di Travel Fair GUTF MaRI Selama 6-8 Februari

    Tazkiyah Tour Hadir di Travel Fair GUTF MaRI Selama 6-8 Februari

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 376
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Perusahaan umrah berstandar ISO ISO 9001:2015, Tazkiyah Trour, ikut meramaikan pameran travel umrah Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026 yang diselenggarakan di Makassar selama 6 hingga 8 Februari 2026. Sejumlah paket penyelenggaraan umrah dihadirkan Tazkiyah Group selama event yang berlangsung di Mal Ratu Indah (MaRI), Makassar tersebut. Selama event, Tazkiyah mengandalkan paket-paket […]

    Bagikan Berita:
  • UMKM di Sulsel Didorong Ambil Bagian Dalam Ekosistem Haji-umrah

    UMKM di Sulsel Didorong Ambil Bagian Dalam Ekosistem Haji-umrah

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 31
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID, GOWA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan mengambil bagian dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah. Langkah ini diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal sekaligus menjaga perputaran uang jemaah tetap di Indonesia. Dorongan tersebut disampaikan Irfan saat […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 675
    • 0Komentar

    JAKARTA – Banyaknya jemaah yang terpisah dari rombongan semula karena sistem penempatan berbasis Syarikah yang semrawut, menjadi salah satu poin evaluasi penting pada musim haji tahun ini. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan, masih ada yang harus diperbaiki dalam penyelenggaraan ibadah haji 2025, khususnya dalam menyesuaikan sistem haji […]

    Bagikan Berita:
expand_less