Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Pernah Salahkan Jemaah, Owner Annisa Ahmada Kini Menghilang Setelah 1.100 Orang Minta Refund

Pernah Salahkan Jemaah, Owner Annisa Ahmada Kini Menghilang Setelah 1.100 Orang Minta Refund

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 88
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Gelombang calon jemaah umrah (CJU) yang memilih mundur dari PT Annisa Ahmada semakin besar. Setelah berkali-kali mengalami ketidakpastian keberangkatan, sekitar 1.100 jemaah kini mengajukan refund, sekaligus mengambil paspor dan sertifikat vaksinasi mereka.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat, hampir 4.000 orang sebelumnya telah terdaftar di PT Annisa Ahmada. Namun, kondisi berubah setelah travel tersebut mendapat sanksi akibat persoalan keberangkatan jemaah.

Ironisnya, ketika para jemaah mendatangi kantor untuk mengurus refund dan mengambil dokumen, pemilik perusahaan disebut sudah tidak dapat dihubungi. Kantor cabang PT Annisa Ahmada juga dilaporkan tutup.

Petinggi perusahaan tersebut diketahui merupakan ibu dan anak, yakni Direktur Utama Erny Khoirun Nisa (44) dan Komisaris Zulfa Rizki Maulana (24), warga Suronatan III, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Para CJU kemudian diarahkan ke posko pengaduan yang dibuka di kantor firma hukum Rif’an Hanum & Nawacita di Dusun Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Mojokerto. Rif’an Hanum merupakan kuasa hukum PT Annisa Ahmada.

Kemenhaj sebelumnya memblokir akses PT Annisa Ahmada terhadap Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH). Sanksi tersebut membuat perusahaan tidak dapat menerima calon jemaah baru, dengan tujuan mencegah bertambahnya korban.

Langkah itu diambil setelah PT Annisa Ahmada dinilai melakukan pelanggaran berat, termasuk menelantarkan 82 jemaah umrah di Arab Saudi dan gagal memberangkatkan 282 CJU pada September 2026.

Berulang Kali Ditunda

Salah satu CJU yang mengalami penundaan adalah Novi Atriani (25), warga Mojoanyar, Mojokerto. Ia mendaftar paket Milad seharga Rp33,8 juta untuk perjalanan umrah selama 12 hari.

Novi membayar uang muka Rp15 juta pada 17 Mei 2026 dan melunasi biaya perjalanan pada 27 Juni. Ia kemudian dikenai tambahan Rp3 juta dengan alasan kenaikan harga avtur. Pembayaran tambahan dilakukan pada 7 Agustus sehingga total uang yang telah disetorkan mencapai Rp36,8 juta.

Novi dijadwalkan berangkat pada 30 Agustus 2026. Namun, keberangkatan kembali ditunda beberapa kali.

“Dijanjikan berangkat 30 Agustus kemarin, jam 3 disuruh kumpul di bandara, saya sudah siap-siap, tiba-tiba jam setengah 11 malam dikabari kalau ada miss komunikasi dengan pihak tiket,” kata Novi, Jumat (4/9/2026).

Keberangkatan kemudian dijanjikan pada 1 September, lalu 2 September, hingga 5 September. Semuanya kembali gagal.

Kecewa dengan ketidakjelasan tersebut, Novi bersama 14 jemaah lainnya mendatangi kantor PT Annisa Ahmada Cabang Mojokerto pada 3 September. Mereka memilih membatalkan keberangkatan dan meminta pengembalian dana.

Sempat Salahkan Jemaah

Sebelumnya, manajemen PT Annisa Ahmada memberikan penjelasan berbeda terkait gagalnya keberangkatan sejumlah jemaah.

Direktur/CEO PT Annisa Ahmada, Erny Khairunnisa, menyebut ada jemaah yang menolak diberangkatkan secara terpisah dari anggota keluarganya. Menurut pihak perusahaan, tiket maskapai memang diterbitkan secara bertahap menyesuaikan alokasi kloter.

Manajemen juga membantah tudingan bahwa dana jemaah telah digelapkan atau dibawa kabur. Pihak perusahaan menyatakan persiapan dokumen, termasuk visa dan paspor, telah dilakukan. Mereka pun menyalahkan jemaah karena memilih tidak mau berangkat saat itu hanya karena berangkat bertahap dan terpisah dari keluarga lainnya.

Kini, persoalan tersebut memasuki babak baru. Ketika ribuan CJU memilih menarik diri dan meminta refund, keberadaan pemilik perusahaan justru menjadi pertanyaan para jemaah yang tengah menunggu kepastian nasib uang dan dokumen mereka.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • QRIS Bakal Bisa Dipakai di Tanah Suci, Terhubung dengan Kartu Nusuk

    QRIS Bakal Bisa Dipakai di Tanah Suci, Terhubung dengan Kartu Nusuk

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 871
    • 0Komentar

    JAKARTA – Inovasi sistem pembayaran digital buatan Indonesia akan segera hadir di Tanah Suci. Bank Indonesia (BI) sedang mengupayakan agar sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) itu digunakan oleh jemaah haji dan umrah di Arab Saudi. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan, QRIS nantinya bakal terhubung bahkan terintegrasi langsung dengan Kartu Nusuk, yakni kartu […]

    Bagikan Berita:
  • Remaja 16 Tahun dari Sidrap Jadi CJH yang Termuda Kloter 2 Embarkasi Makassar

    Remaja 16 Tahun dari Sidrap Jadi CJH yang Termuda Kloter 2 Embarkasi Makassar

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 250
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Remaja perempuan usia 16 tahun asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, menjadi calon jemaah haji (CJH) termuda di kloter 2 Embarkasi Makassar. Remaja bernama Keysia Arnita Putri itu, menggantikan ibunya yang meninggal dunia pada 2023 lalu. Kehadiran Keysia menyita perhatian saat tiba di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Selasa 21 April 2026 bersama ratusan […]

    Bagikan Berita:
  • Hari Kelima di Makkah, Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Jelajahi Situs Bersejarah dan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

    Hari Kelima di Makkah, Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Jelajahi Situs Bersejarah dan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 219
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour memasuki hari kelima pelaksanaan ibadah di Tanah Suci Makkah dengan agenda city tour religi ke sejumlah lokasi bersejarah yang erat kaitannya dengan rangkaian ibadah haji. Pembimbing Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour, Abdul Wahid Haddade, mengatakan para jemaah hari ini melaksanakan perjalanan spiritual ke berbagai situs penting di Kota […]

    Bagikan Berita:
  • Anggota DPR RI Sebut Kuota Haji RI Tetap 221.000 Atau Bertambah

    Anggota DPR RI Sebut Kuota Haji RI Tetap 221.000 Atau Bertambah

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 576
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menegaskan bahwa kuota haji Indonesia untuk musim haji 1447 Hijriah / 2026 Masehi tetap sebanyak 221 ribu orang. “Sudah, sudah ada ( kuota). Kalau normalnya, kan, tetap 221.000 kecuali ada tambahan,” kata Marwan dalam diskusi bertajuk Dana Haji Berkelanjutan di Jakarta, Jumat 1 Agustus 2025. Marwan […]

    Bagikan Berita:
  • Lepas 217 CJH, CEO Tazkiyah Tour Ingatkan Jemaah Agar Tidak Segan Komplain ke Pembimbing Haji

    Lepas 217 CJH, CEO Tazkiyah Tour Ingatkan Jemaah Agar Tidak Segan Komplain ke Pembimbing Haji

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 239
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Sebanyak 217 Calon Jemaah Haji Khusus diberangkatkan travel umrah Tazkiyah Tour pada 5 Mei 2026. Dalam ramah tamah dan pelepasan jemaah haji Tazkiyah yang berlangsung di Makassar, pada Senin 4 Mei 2026, ratusan jemaah mendapat banyak arahan dan dari pembimbing dan CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin. Para calon jemaah haji khusus Tazkiyah […]

    Bagikan Berita:
  • Perusahaan Haji Khusus di Sulsel, Aslam Group Klarifikasi Laporan Kasus Penggelapan

    Perusahaan Haji Khusus di Sulsel, Aslam Group Klarifikasi Laporan Kasus Penggelapan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 630
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perusahaan travel haji dan umrah di Sulsel, Aslam Group menyampaikan klarifikasi atas laporan polisi terkait kasus penggelapan di Kantor Polda Sulsel. Pemilik Perusahaan Aslam Grup, H Asmar Lambo, S.Sos, M.Si, mengungkapkan, bahwa pihaknya dirugikan oleh kasus tersebut. Sebelumnya, Aslam Group dilaporkan atas kasus penggelapan dan penipuan, setelah pada musim haji lalu 2025, sebanyak […]

    Bagikan Berita:
expand_less