Kisah ‘Pagandeng’ Ikan Asal Gowa Naik Haji 2026 Setelah Sisihkan Rp100 Ribu Per Hari
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 4

HAMRANEWS – Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan langkah Asis Deng Lipung untuk menunaikan ibadah haji. Penjual ikan keliling alias ‘pagendang ikan’ asal Kabupaten Gowa ini akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah puluhan tahun menabung dari penghasilan hariannya.
Mengutip dari IDNTimes, Asis menjalani keseharian dengan berjualan ikan menggunakan sepeda. Penghasilannya sekitar Rp100 ribu per hari harus ia bagi untuk kebutuhan keluarga dan pendidikan dua anaknya, sembari tetap menyisihkan sebagian untuk tabungan haji.
Menabung sedikit demi sedikit sejak lama
Asis mengaku sudah lama menanamkan niat untuk berhaji. Meski kondisi ekonomi sering menjadi tantangan, ia tetap disiplin menyisihkan uang setiap hari demi mewujudkan impiannya.
Ia menabung sekitar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari selama lima tahun. Dari hasil tabungan itu, ia akhirnya bisa mendaftarkan diri bersama sang istri dan mertuanya pada tahun 2010.
“Niat untuk berhaji sudah lama saya tanamkan. Walaupun kondisi ekonomi sering jadi tantangan, saya tetap berusaha,” ujar Asis.
Sempat terkendala biaya pelunasan
Perjalanan menuju Tanah Suci tidak sepenuhnya berjalan mulus. Saat namanya masuk dalam daftar calon jemaah haji tahun ini, Asis sempat terkejut karena belum memiliki dana cukup untuk pelunasan biaya.
Ia juga menghadapi kendala tunggakan saat proses pendaftaran. Namun, dengan usaha dan tekad, satu per satu rintangan tersebut berhasil ia lewati hingga akhirnya bisa berangkat.
Kini, Asis telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Makassar pada Sabtu (25/4/2026) pukul 08.00 WITA. Ia dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada pukul 20.20 WITA.
Tahun ini, Sebanyak 1.452 jemaah haji asal Kabupaten Gowa diberangkatkan pada tahun 2026. (Dok. Kemenhaj Gowa)
Sebanyak 1.452 jemaah haji asal Kabupaten Gowa diberangkatkan pada tahun 2026. (Dok. Kemenhaj Gowa)
Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Gowa pada musim haji 1447 H/2026 M mengalami peningkatan tajam. Tahun ini, sebanyak 1.452 jemaah diberangkatkan, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 570 jemaah.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri, jemaah asal Gowa terbagi dalam sepuluh kelompok terbang dengan komposisi gabungan dari beberapa daerah. Di antaranya: Kloter 5 bersama jemaah asal Pangkep, Kloter 15 bersama Maluku Utara, Kloter 17 bersama Pinrang, Maros, Takalar, dan Maluku Utara, Kloter 21 (penutup gelombang pertama ke Madinah) bersama Soppeng dan Enrekang.
“Jemaah haji asal Gowa tahun ini rata-rata menunggu sekitar 15 tahun sebelum akhirnya diberangkatkan pada 2026,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, mengungkapkan hingga saat ini sebanyak 2.354 jemaah haji telah diberangkatkan dari Embarkasi Makassar. Jumlah tersebut berasal dari enam kelompok terbang dari total 43 kloter yang dijadwalkan berangkat tahun ini.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



