Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 295
  • print Cetak

HAMRANEWS – Insiden meninggalnya seorang jemaah umrah asal Makassar di Arab Saudi memicu sorotan publik. Jemaah bernama Maemuna dilaporkan wafat saat menunggu keberangkatan di Bandara King Abdulaziz International Airport, setelah penerbangan yang akan membawanya pulang mengalami penundaan hingga dua hari.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 5 Februari 2026. Informasi awal menyebutkan, korban diduga meninggal akibat kedinginan saat berada di area bandara Jeddah, tempat rombongan jemaah menunggu kepastian keberangkatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menjelaskan keterlambatan penerbangan disebabkan gangguan teknis pada pesawat milik Flyadeal.

“Kejadiannya tanggal 5 Februari kemarin. Informasi yang saya dapat, kaca pilot retak. Pesawatnya sudah di Bandara Jeddah mau jemput jemaah ternyata setelah diperiksa kaca pilot retak,” kata Ikbal, dilansir dari detiksulsel, Rabu (11/2/2026).

Menurut Ikbal, maskapai telah melaporkan kejadian tersebut dan sempat mengarahkan jemaah untuk menunggu di hotel. Namun, tidak seluruh rombongan memilih opsi tersebut.

Sebagian Jemaah Bertahan di Bandara

Ikbal menyebut, rombongan jemaah yang terdampak delay berasal dari beberapa travel. Di tengah ketidakpastian jadwal keberangkatan, sebagian jemaah memutuskan tetap menunggu di bandara.

“Jadi jemaah diarahkan oleh pihak maskapai Flyadeal ke hotel. Ternyata ada sebagian jemaah, rombongan, bukan satu travel, banyak travel di situ. Ada yang ke hotel, ada yang mau tetap di bandara menunggu sampai pesawat bagus,” jelasnya.

Terkait penyebab wafatnya korban, Ikbal menyampaikan dugaan sementara yang masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut.

“Jadi ini yang menunggu di bandara, mungkin kedinginan, makanya ada yang meninggal itu. Informasinya sih meninggal karena kedinginan,” ujarnya.

Pihak Kanwil Kemenhaj Sulsel menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari maskapai dan penyidik internal. Ikbal menegaskan, dugaan korban wafat akibat kelaparan tidak kuat.

“Kalau kelaparan, kan banyak makanan di bandara. Maskapai harusnya dia bertanggung jawab, tapi Flyadeal juga sudah berniat bagus karena sudah menawarkan untuk ke hotel. Begitu saya dapat info sementara yah, ini sementara diperiksa pihak maskapainya sama penyidik Kemenhaj,” katanya.

Viral di Media Sosial

Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah video memperlihatkan jemaah yang meninggal dunia dibungkus kain putih dan dibaringkan di kursi tunggu bandara.

Dalam video tersebut, perekam menyebut rombongan jemaah asal Makassar mengalami penundaan penerbangan selama dua hari tanpa kompensasi dan penanganan medis.

“Meninggal satu jemaah, pesawat Flyadeal, ini kita rombongan dari Makassar, ini semua yang sudah delay 2 hari tanpa dikasih kompensasi apapun. Dokter pun juga tadi tidak ada, sampai sekarang sampai meninggal dunia tidak ada,” kata perempuan perekam video.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milad Ke-26 Tazkiyah Tour, Doa-doa Jemaah Mengalir untuk Pelayanan Semakin Baik Menuju Baitullah

    Milad Ke-26 Tazkiyah Tour, Doa-doa Jemaah Mengalir untuk Pelayanan Semakin Baik Menuju Baitullah

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 117
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti momen Milad ke-26 Tazkiyah Tour yang bertepatan dengan 15 Zulhijah. Momen istimewa tersebut dirayakan bersama para jemaah haji khusus yang masih berada di Makkah setelah menunaikan rangkaian ibadah haji. Ucapan selamat dan doa terbaik mengalir dari para jemaah. Mereka berharap Tazkiyah Tour terus berkembang, semakin amanah, dan […]

    Bagikan Berita:
  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Penyelenggara Haji Khusus Terpaksa ‘Nombok’ Pakai Uang Sendiri, Imbas Dana PK Belum Cair

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 371
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tenggat pembayaran haji, bahkan paket layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi telah tiba. Namun hingga batas akhir tersebut, dana pelunasan jemaah haji khusus masih belum cair dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kondisi ini memaksa Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) mengambil langkah darurat: menomboki pembayaran Armuzna menggunakan dana […]

    Bagikan Berita:
  • Berangkat Tanpa Visa Haji Pasti Tidak Tenang

    Berangkat Tanpa Visa Haji Pasti Tidak Tenang

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 769
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Kerajaan Arab Saudi makin ketat soal legalitas jemaah haji. Petugas memeriksa di perbatasan, menyisir lorong-lorong kota, bahkan memasuki kamar-kamar hotel untuk memastikan ada tidaknya visa haji pada seseorang. Namun, tetap saja ada yang nekat. Tetap berupaya masuk Madinah atau Makkah dengan visa selain visa haji. Ada yang visa ziarah, visa kerja, dan jenis lainnya. […]

    Bagikan Berita:
  • Belajar dari Kemenag, Kementerian Haji-Umrah Tegaskan Zero Tolerance atas Praktik Korupsi dan Pungli Sekecil Apapun

    Belajar dari Kemenag, Kementerian Haji-Umrah Tegaskan Zero Tolerance atas Praktik Korupsi dan Pungli Sekecil Apapun

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 490
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan, mengingatkan bahwa keberadaan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tidak sekadar simbol politik alias seremonial saja. Menurutnya, lembaga baru ini harus tampil sebagai institusi yang benar-benar memberi manfaat konkret bagi jamaah. “Kalau sekadar sama saja, tentu tidak ada gunanya, apalagi kalau […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Daftar Embarkasih Haji 2026, Ada Tambahan Embarkasih Baru di Yogyakarta

    Ini Daftar Embarkasih Haji 2026, Ada Tambahan Embarkasih Baru di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 680
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah menetapkan dua maskapai resmi untuk melayani penerbangan jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M. Mengutip informasi dari akun Instagram resmi @kemenhaj.ri, kedua maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines, yang akan melayani total 204.362 jemaah dan petugas kloter dari 14 bandara embarkasi/debarkasi di […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Wamen Haji dan Umrah Sebut Ada Broker yang Menitip Nama Syarikah Agar Diloloskan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 357
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut adanya upaya lobi dan desakan untuk meloloskan syarikah tertentu saat pihaknya melakukan penentuan perusahaan yang akan melayani jemaah haji tahun 2026 mendatang. Seperti diketahui, sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah cuma menunjuk dua perusahaan penyedia layanan haji atau syarikah yang melayani jemaah dalam pelaksanaan […]

    Bagikan Berita:
expand_less