Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 106

HAMRANEWS – Insiden meninggalnya seorang jemaah umrah asal Makassar di Arab Saudi memicu sorotan publik. Jemaah bernama Maemuna dilaporkan wafat saat menunggu keberangkatan di Bandara King Abdulaziz International Airport, setelah penerbangan yang akan membawanya pulang mengalami penundaan hingga dua hari.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 5 Februari 2026. Informasi awal menyebutkan, korban diduga meninggal akibat kedinginan saat berada di area bandara Jeddah, tempat rombongan jemaah menunggu kepastian keberangkatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menjelaskan keterlambatan penerbangan disebabkan gangguan teknis pada pesawat milik Flyadeal.

“Kejadiannya tanggal 5 Februari kemarin. Informasi yang saya dapat, kaca pilot retak. Pesawatnya sudah di Bandara Jeddah mau jemput jemaah ternyata setelah diperiksa kaca pilot retak,” kata Ikbal, dilansir dari detiksulsel, Rabu (11/2/2026).

Menurut Ikbal, maskapai telah melaporkan kejadian tersebut dan sempat mengarahkan jemaah untuk menunggu di hotel. Namun, tidak seluruh rombongan memilih opsi tersebut.

Sebagian Jemaah Bertahan di Bandara

Ikbal menyebut, rombongan jemaah yang terdampak delay berasal dari beberapa travel. Di tengah ketidakpastian jadwal keberangkatan, sebagian jemaah memutuskan tetap menunggu di bandara.

“Jadi jemaah diarahkan oleh pihak maskapai Flyadeal ke hotel. Ternyata ada sebagian jemaah, rombongan, bukan satu travel, banyak travel di situ. Ada yang ke hotel, ada yang mau tetap di bandara menunggu sampai pesawat bagus,” jelasnya.

Terkait penyebab wafatnya korban, Ikbal menyampaikan dugaan sementara yang masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut.

“Jadi ini yang menunggu di bandara, mungkin kedinginan, makanya ada yang meninggal itu. Informasinya sih meninggal karena kedinginan,” ujarnya.

Pihak Kanwil Kemenhaj Sulsel menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari maskapai dan penyidik internal. Ikbal menegaskan, dugaan korban wafat akibat kelaparan tidak kuat.

“Kalau kelaparan, kan banyak makanan di bandara. Maskapai harusnya dia bertanggung jawab, tapi Flyadeal juga sudah berniat bagus karena sudah menawarkan untuk ke hotel. Begitu saya dapat info sementara yah, ini sementara diperiksa pihak maskapainya sama penyidik Kemenhaj,” katanya.

Viral di Media Sosial

Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah video memperlihatkan jemaah yang meninggal dunia dibungkus kain putih dan dibaringkan di kursi tunggu bandara.

Dalam video tersebut, perekam menyebut rombongan jemaah asal Makassar mengalami penundaan penerbangan selama dua hari tanpa kompensasi dan penanganan medis.

“Meninggal satu jemaah, pesawat Flyadeal, ini kita rombongan dari Makassar, ini semua yang sudah delay 2 hari tanpa dikasih kompensasi apapun. Dokter pun juga tadi tidak ada, sampai sekarang sampai meninggal dunia tidak ada,” kata perempuan perekam video.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

    Masjid Qiblatain Madinah Dikembangkan Saudi, Bakal Jadi Pusat Spiritual dan Kebudayaan Islam

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 429
    • 0Komentar

    SAUDI – Masjid Qiblatain, atau secara literal masjid dua kiblat, berada di sekitar 7 kilometer dari Masjid Nabawi, di Barat Laut Kota Madinah. Masjid ini dinamai Qiblatain, karena itu adalah titik tempat Rasulullah Saw sedang salat, lalu turun wahyu melalui Malaikat Jibril yang memerintahkan mengubah arah kiblat. Dari sebelumnya Baitul Maqdis Palestina, menjadi Masjidilharam, di […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Akan Pengadaan 1.200 Petugas Penyelenggara Haji pada 2026

    Pemerintah Akan Pengadaan 1.200 Petugas Penyelenggara Haji pada 2026

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah memasang target pengadaan 1.200 petugas haji profesional dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Angka ini masuk dalam alokasi Fungsi Agama yang menjadi salah satu fokus belanja negara tahun depan. Badan Penyelenggara Haji dan Umrah akan memperketat seleksi sekaligus meningkatkan kualitas pelatihan petugas haji. Kepala BP Haji dan Umrah, Mochamad […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah haji sedang rehat di Muzdalifah, yang merupakan bagian dari pelaksanaan haji.(tazkiyahtour.com)

    Jangan Coba-coba Berhaji Ilegal, Penjagaan Super Ketat, Sanksi Deportasi Hingga Denda Rp448 Juta

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 426
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Melaksanakan ibadah haji menjadi yang ditunggu-tunggu banyak umat muslim di dunia. Namun, di balik semangat yang besar untuk melaksanakan ibadah mulia ini, ada oknum yang memanfaatkannya untuk menjalankan bisnis yang dilarang. Praktik haji ilegal ditawarkan untuk memfasilitasi keinginan warga berhaji dengan cepat, di tengah daftar tunggu yang makin panjang. Para calon jemaah yang […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Sarankan Jemaah Indonesia Sering-sering Pakai Sarung, Batik Hingga Peci Ketika di Makkah

    Dahnil Sarankan Jemaah Indonesia Sering-sering Pakai Sarung, Batik Hingga Peci Ketika di Makkah

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 103
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan sejumlah pesan kepada para calon jemaah haji yang mengikuti bimbimban manasik di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Sabtu 7 Februari 2026. Kepada jemaah, Dahnil mengingatkan agar para jemaah sering-sering mamakai sarung, peci, hingga baju batik ketika berada di Tanah Suci. Itu perlu, agar […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Tidak Boleh Overstay, Pemerintah Arab Saudi Ingatkan Sanksi Tegas

    Jemaah Haji Tidak Boleh Overstay, Pemerintah Arab Saudi Ingatkan Sanksi Tegas

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 242
    • 0Komentar

    SAUDI – Visa haji yang berlaku untuk para jemaah haji dari seluruh dunia, cuma berlaku untuk kepentingan haji. Ketika prosesi berhaji selesai, maka jemaah haji harus langsung pulang dan tidak boleh memperpanjang waktu bermukim di Makkah karena visanya cuma visa berhaji. Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jemaah haji untuk segera meninggalkan […]

    Bagikan Berita:
  • Kartu Nusuk, Syarat Jemaah Haji Masuk Masjidilharam

    Kartu Nusuk, Syarat Jemaah Haji Masuk Masjidilharam

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 654
    • 0Komentar

    JAKARTA — Selain paspor, para jemaah haji resmi kuota pemerintah, baik jemaah haji reguler maupun haji khusus, akan dibekali dengan Kartu Nusuk. Ini kartu bukan sembarang kartu. Sebab dialah yang membedakan mana jemaah dengan visa haji, mana yang visa ilegal. Tak heran jika disebut sebagai nyawa “kedua” bagi para jemaah. Tanpa kartu iniseorang jemaah tidak […]

    Bagikan Berita:
expand_less