Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

Penjelasan Kanwil Kemenhaj Sulsel Terkait Jemaah Makassar Wafat saat di Bandara

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 53

HAMRANEWS – Insiden meninggalnya seorang jemaah umrah asal Makassar di Arab Saudi memicu sorotan publik. Jemaah bernama Maemuna dilaporkan wafat saat menunggu keberangkatan di Bandara King Abdulaziz International Airport, setelah penerbangan yang akan membawanya pulang mengalami penundaan hingga dua hari.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 5 Februari 2026. Informasi awal menyebutkan, korban diduga meninggal akibat kedinginan saat berada di area bandara Jeddah, tempat rombongan jemaah menunggu kepastian keberangkatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menjelaskan keterlambatan penerbangan disebabkan gangguan teknis pada pesawat milik Flyadeal.

“Kejadiannya tanggal 5 Februari kemarin. Informasi yang saya dapat, kaca pilot retak. Pesawatnya sudah di Bandara Jeddah mau jemput jemaah ternyata setelah diperiksa kaca pilot retak,” kata Ikbal, dilansir dari detiksulsel, Rabu (11/2/2026).

Menurut Ikbal, maskapai telah melaporkan kejadian tersebut dan sempat mengarahkan jemaah untuk menunggu di hotel. Namun, tidak seluruh rombongan memilih opsi tersebut.

Sebagian Jemaah Bertahan di Bandara

Ikbal menyebut, rombongan jemaah yang terdampak delay berasal dari beberapa travel. Di tengah ketidakpastian jadwal keberangkatan, sebagian jemaah memutuskan tetap menunggu di bandara.

“Jadi jemaah diarahkan oleh pihak maskapai Flyadeal ke hotel. Ternyata ada sebagian jemaah, rombongan, bukan satu travel, banyak travel di situ. Ada yang ke hotel, ada yang mau tetap di bandara menunggu sampai pesawat bagus,” jelasnya.

Terkait penyebab wafatnya korban, Ikbal menyampaikan dugaan sementara yang masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut.

“Jadi ini yang menunggu di bandara, mungkin kedinginan, makanya ada yang meninggal itu. Informasinya sih meninggal karena kedinginan,” ujarnya.

Pihak Kanwil Kemenhaj Sulsel menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari maskapai dan penyidik internal. Ikbal menegaskan, dugaan korban wafat akibat kelaparan tidak kuat.

“Kalau kelaparan, kan banyak makanan di bandara. Maskapai harusnya dia bertanggung jawab, tapi Flyadeal juga sudah berniat bagus karena sudah menawarkan untuk ke hotel. Begitu saya dapat info sementara yah, ini sementara diperiksa pihak maskapainya sama penyidik Kemenhaj,” katanya.

Viral di Media Sosial

Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial. Sebuah video memperlihatkan jemaah yang meninggal dunia dibungkus kain putih dan dibaringkan di kursi tunggu bandara.

Dalam video tersebut, perekam menyebut rombongan jemaah asal Makassar mengalami penundaan penerbangan selama dua hari tanpa kompensasi dan penanganan medis.

“Meninggal satu jemaah, pesawat Flyadeal, ini kita rombongan dari Makassar, ini semua yang sudah delay 2 hari tanpa dikasih kompensasi apapun. Dokter pun juga tadi tidak ada, sampai sekarang sampai meninggal dunia tidak ada,” kata perempuan perekam video.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Tidak Perlu Repot Urusan Bagasi: Tinggal Belanja, Barang Langsung Dikirim ke Tanah Air

    Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Tidak Perlu Repot Urusan Bagasi: Tinggal Belanja, Barang Langsung Dikirim ke Tanah Air

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 362
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Managing Director Tazkiyah Group, H. Adnan Syamsuddin, mengungkapkan salah satu strategi yang diterapkan pihaknya memudahkan para jemaah haji khusus dengan membangun kerja sama dengan PT Pos terkait pengiriman barang belanjaan jemaah. Dengan kerja sama tersebut, Jemaah tidak lagi repot membawa sendiri barang-barang belanjaannya. Mereka tinggal pilih barang yang mau dibeli di Madinah, barang-barang […]

    Bagikan Berita:
  • Pemulangan Haji dari Mekkah Tuntas Tapi Tiga Jemaah Hilang Belum Ditemukan

    Pemulangan Haji dari Mekkah Tuntas Tapi Tiga Jemaah Hilang Belum Ditemukan

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 355
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemulangan jemaah dari Mekkah menuju Madinah dipastikan sudah tuntas. Pengurusan Pemulangan jemaah kini terkonsentras di Madinah. Akan tetapi, tiga jemaah yang sebelumnya dinyatakan hilang, hingga saat ini belum ditemukan. Ibadah haji 1446 H/2025 M di Makkah sebelumnya telah resmi ditutup pada Rabu 2 Juli 2025. Meski demikian, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab […]

    Bagikan Berita:
  • Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

    Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 431
    • 0Komentar

    MAKKAH – Masih jarang yang tahu, menjadi imam di Masjidil Haram sebenarnya punya upah yang lumayan besar dari negara. Mereka bahkan biasa mendapat cek kosong, yang dipersilahkan untuk diisi sendiri. Tapi mereka menolak mengisi, dan memilih mengambil gaji dari pekerjaan lain di luar imam. Dikenal sebagai pribadi-pribadi yang bersahaja dan memiliki keteguhan hati, imam di […]

    Bagikan Berita:
  • Puncak Ibadah Haji Besok, Begini Skema Mobilisasi Jemaah di Armuzna

    Puncak Ibadah Haji Besok, Begini Skema Mobilisasi Jemaah di Armuzna

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 222
    • 0Komentar

    SAUDI – Puncak haji bakal berlangsung dalam dua hari ke depan. Jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan ke Arafah pada 8 Zulhijjah atau 4 Juni 2025. Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat konsolidasi data serta menyusun skema untuk memastikan seluruh jemaah diberangkatkan ke Arafah. “Kami menyusun berbagai skema mitigasi pergerakan jemaah, untuk memastikan seluruh jemaah terangkut ke […]

    Bagikan Berita:
  • Travel Umrah Diduga Terlibat Korupsi Kuota Haji, KPK Geledah Satu Kantor Biro Perjalanan

    Travel Umrah Diduga Terlibat Korupsi Kuota Haji, KPK Geledah Satu Kantor Biro Perjalanan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji periode 2023–2024 terus merembet. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyasar pihak swasta, salah satunya sebuah biro perjalanan umrah dan haji yang diduga ikut terlibat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik melakukan penggeledahan di kantor agen perjalanan tersebut pada Kamis, 14 Agustus 2025. […]

    Bagikan Berita:
  • Anti-Smoking Law Arab Saudi Tegas, Merokok di 13 Lokasi Publik Ini Bisa Kena Denda Hingga Penjara

    Anti-Smoking Law Arab Saudi Tegas, Merokok di 13 Lokasi Publik Ini Bisa Kena Denda Hingga Penjara

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 47
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan ketat soal larangan merokok, terutama di kawasan suci seperti Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Pelanggar bisa kena denda hingga ratusan ribu rupiah, bahkan ancaman penjara. Arab Saudi menerapkan Anti-Smoking Law yang melarang aktivitas merokok di 13 jenis lokasi publik, termasuk masjid, hotel, transportasi umum, dan fasilitas pemerintahan. Dua […]

    Bagikan Berita:
expand_less