Jemaah Tazkiyah Tuntaskan Tawaf Wada, Ustaz Baso Ingatkan Haji Bukanlah Akhir Perjalanan Ibadah
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 3

HAMRANEWS.ID – Menjelang akhir rangkaian ibadah haji 2026, para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour menuntaskan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan di Masjidil Haram, Makkah.
Momen itu menjadi saat yang penuh haru karena menandai berakhirnya kebersamaan mereka dengan Baitullah sebelum kembali ke Tanah Air.
Dalam momentu itu, jemaah kembali mendekati Ka’bah sebelum meninggalkan Kota Suci. Sebagian bahkan berkesempatan menyentuh dan mencium bangunan suci yang selama ini menjadi pusat kerinduan umat Islam di seluruh dunia. Namun kali ini, langkah-langkah mereka di pelataran Masjidil Haram diiringi rasa haru dan doa perpisahan.
Setelah lebih dari dua pekan berada di Makkah serta menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci selama hampir satu bulan, kini saatnya para jemaah meninggalkan kota kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut. Tawaf Wada menjadi penanda bahwa perjalanan spiritual mereka di Tanah Suci telah memasuki babak akhir.
Usai menyelesaikan tawaf dan memanjatkan doa-doa perpisahan, para jemaah kembali ke hotel untuk mempersiapkan koper dan keberangkatan menuju bandara. Mereka akan melanjutkan perjalanan pulang ke Indonesia, tempat keluarga tercinta telah lama menanti dengan penuh kerinduan.
Pembimbing Haji Tazkiyah Tour, Ustaz Baso Pallawagau, Lc., M.A., mengingatkan kepada para jemaah bahwa ibadah haji bukanlah akhir dari perjalanan seorang muslim, melainkan awal untuk menjaga keistiqamahan dalam beribadah.
“Ibadah haji merupakan rukun terakhir dalam Islam, tetapi bukan merupakan perjalanan terakhir dari sebuah ibadah. Melainkan awal perjalanan menuju istikamah,” ujar Ustaz Baso.
Menurutnya, tanda haji mabrur bukan sekadar perubahan penampilan atau pakaian, tetapi tercermin dari perubahan amal, peningkatan kualitas ibadah, serta akhlak yang lebih baik di tengah masyarakat.
Ia juga mengutip firman Allah SWT yang memerintahkan umat Islam untuk terus beribadah hingga akhir hayat. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa semangat beribadah yang tumbuh selama musim haji harus tetap terjaga ketika kembali ke tanah air.
Sebulan berada di Makkah dan Madinah telah menjadi perjalanan spiritual yang menggetarkan hati dan meninggalkan kenangan mendalam bagi para jemaah. Kini mereka pulang dengan membawa doa, pengalaman berharga, serta harapan untuk mempertahankan kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.
“Bersama Tazkiyah Tour, tenang di setiap langkah,” demikian pesan penutup yang mengiringi kepulangan para tamu Allah menuju kampung halaman.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



