Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » 360 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Makassar, Garuda Ungkap Kendala Visa

360 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Makassar, Garuda Ungkap Kendala Visa

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 5
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Sebanyak 360 calon jemaah umrah asal Makassar gagal berangkat ke Madinah menggunakan penerbangan charter Garuda Indonesia pada Sabtu (27/6/2026) malam. Insiden ini memicu protes dari jemaah dan pihak penyelenggara perjalanan karena masing-masing pihak memiliki penjelasan berbeda terkait penyebab gagalnya keberangkatan.

Pihak travel menyebut persoalan bermula dari perubahan jadwal penerbangan yang dilakukan secara mendadak. Berdasarkan invoice pembelian tiket, keberangkatan semula dijadwalkan pada 28 Juni 2026. Namun sehari sebelumnya, travel mengaku menerima pemberitahuan bahwa penerbangan dimajukan menjadi Sabtu malam, 27 Juni.

“Awalnya keberangkatan sesuai invoice tanggal 28 Juni. H-1 kami baru mendapat informasi bahwa jadwal dimajukan menjadi 27 Juni malam,” ujar salah seorang pengurus travel.

Menurutnya, perubahan jadwal yang mendadak membuat koordinasi terhadap ratusan jemaah menjadi tidak mudah. Meski seluruh jemaah telah diarahkan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, mereka mengaku tidak dapat melanjutkan proses check-in.

Travel menyebut jemaah tiba sekitar satu jam sebelum jadwal keberangkatan baru, namun ditolak masuk dengan alasan terlambat.

Akibatnya, sebanyak 360 jemaah batal terbang. Para jemaah yang telah datang bersama keluarga dan membawa seluruh perlengkapan perjalanan harus kembali menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci.

“Kami hanya berharap ada kepastian. Semua persiapan sudah selesai, keluarga juga sudah mengantar ke bandara,” ujar salah seorang calon jemaah.

Pihak travel mengklaim mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Berdasarkan invoice yang mereka miliki, nilai pembelian 360 tiket penerbangan Garuda rute Makassar–Madinah mencapai sekitar Rp3,13 miliar, belum termasuk biaya hotel, transportasi, layanan di Arab Saudi, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya.

Karena itu, travel meminta Garuda Indonesia memberikan penjelasan resmi, menjadwalkan ulang penerbangan, serta bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan terhadap ratusan jemaah.

Sementara itu, Garuda Indonesia memberikan penjelasan berbeda. Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, menyatakan sebagian besar calon jemaah belum dapat diberangkatkan karena dokumen perjalanan berupa visa umrah belum selesai hingga batas waktu penutupan check-in.

Menurut Garuda, penerbangan charter GA1338 rute Makassar–Madinah dijadwalkan berangkat pukul 22.20 WITA dengan total 393 calon jemaah.

Namun hingga proses check-in ditutup, hanya 33 calon jemaah yang telah memenuhi seluruh persyaratan dokumen perjalanan sesuai ketentuan keimigrasian dan regulasi penerbangan internasional sehingga dapat diberangkatkan sesuai jadwal.

Garuda menegaskan bahwa maskapai hanya dapat mengangkut penumpang yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi perjalanan, termasuk kepemilikan visa umrah yang telah diterbitkan.

Maskapai juga menyatakan proses penerbitan visa memang dapat berlangsung hingga mendekati waktu keberangkatan. Namun seluruh dokumen tetap harus telah lengkap sebelum proses check-in ditutup sesuai ketentuan operasional penerbangan internasional.

Hingga kini, belum ada kepastian kapan 360 calon jemaah yang tertahan di Makassar akan diberangkatkan menuju Madinah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sayur-sayuran dari RI Siap Jadi Pasokan Kebutuhan Pangan Jemaah Haji dan Umrah

    Sayur-sayuran dari RI Siap Jadi Pasokan Kebutuhan Pangan Jemaah Haji dan Umrah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 308
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah berupaya memperluas manfaat ekonomi dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Salah satunya dengan mendorong produk-produk pertanian dan peternakan nasional menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan jamaah haji dan umrah di Tanah Suci. Langkah ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, usai menerima kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar […]

    Bagikan Berita:
  • Dorong Jemaah Haji Indonesia Belanja Pakai QRIS, BI Diskusi dengan Otoritas Saudi

    Dorong Jemaah Haji Indonesia Belanja Pakai QRIS, BI Diskusi dengan Otoritas Saudi

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 382
    • 0Komentar

    JAKARTA – Transaksi dengan QRIS, sudah lumrah dipakai oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Fitur pembayaran dari Bank Indonesia ini sedang digencarkan agar bisa digunakan di luar negeri, termasuk di Arab Saudi. Oleh para jemaah haji ketika sedang berbelanja di Makkah ataupun Madinah. Bank Indonesia (BI) menyampaikan saat ini tengah mendorong supaya sistem pembayaran QRIS […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    Evaluasi Haji 2025, MUI Tekankan Pengaturan Penempatan Jemaah di Saudi Hingga Skema Pelunasan

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 515
    • 0Komentar

    JAKARTA – Banyaknya jemaah yang terpisah dari rombongan semula karena sistem penempatan berbasis Syarikah yang semrawut, menjadi salah satu poin evaluasi penting pada musim haji tahun ini. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan, masih ada yang harus diperbaiki dalam penyelenggaraan ibadah haji 2025, khususnya dalam menyesuaikan sistem haji […]

    Bagikan Berita:
  • Era Transportasi Berteknologi AI di Saudi, Robotaxi hingga Robot Kurir Layani Peziarah

    Era Transportasi Berteknologi AI di Saudi, Robotaxi hingga Robot Kurir Layani Peziarah

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 401
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi semakin optimal menggarap transportasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Mulai dari mobil swakemudi (self-driving) hingga robot pengiriman otonom, 2025 disebut-sebut bakal jadi tahun kunci lahirnya ekosistem mobilitas generasi baru di Kerajaan. Dilansir dari Arab News, transformasi ini tak lepas dari Visi 2030 yang menargetkan cara barang dan orang bergerak di kota besar […]

    Bagikan Berita:
  • Penerbangan Murah dari Arab Saudi Buka Rute Makassar-Jeddah Mulai 12 November

    Penerbangan Murah dari Arab Saudi Buka Rute Makassar-Jeddah Mulai 12 November

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 728
    • 0Komentar

    JAKARTA – Makassar menjadi target Maskapai Penerbangan Berbiaya Rendah (Low-Cost Carrier/LCC) dari Arab. Maskapai bernama Flyadeal, akan membuka penerbangan perdana menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) pada 12 November 2025. Penerbangan perdana Flyadeal dijadwalkan mendarat pada pukul 23.00 WITA, dan akan kembali berangkat menuju Arab Saudi pada 13 November 2025 pukul 04.00 WITA. Momen ini […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Group Silaturahmi Alumni Jemaah di Gorontalo, Dihadiri Kakanwil Kemenag hingga Ketua KKSS

    Tazkiyah Group Silaturahmi Alumni Jemaah di Gorontalo, Dihadiri Kakanwil Kemenag hingga Ketua KKSS

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 563
    • 0Komentar

    GORONTALO — Manajemen holding perusahaan perjalanan haji dan umrah, Tazkiyah Group, menggelar acara silaturahmi, Minggu malam, 18 Mei 2025. Berkumpul bersama para alumni jemaah dari provinsi di bagian utara Pulau Sulawesi itu. Acara dikemas lebih santai, hangat, dan penuh kekeluargaan di Zarona Coffee, kafe milik H Asman Siregar, Pimpinan Tazkiyah Cabang Gorontalo. Silaturahmi yang meriah […]

    Bagikan Berita:
expand_less