Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
  • visibility 389

JAKARTA — Pemerintah Arab Saudi dinilai makin gencar melakukan transformasi dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah. Saudi bahkan disebut oleh Menteri Agama RI, cenderung mengoptimalkan pendekatan bisnis dengan menggandeng konsultan asal Amerika Serikat.

Hal ini diungkapkan Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, dalam forum State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Selasa (8/7/2025).

Menurutnya, Arab Saudi kini tak hanya melihat haji dan umrah sebagai ibadah, tetapi juga sebagai peluang ekonomi berbasis potensi geografis dan infrastruktur.

“Saudi Arabia sekarang pendekatannya sangat bisnis oriented. Konsultannya pun dari Amerika, dan mereka menghitung betul potensi strategis geografisnya untuk memungut dana sebesar-besarnya dari sektor ini,” ujar Menag Nasaruddin.

Transformasi itu tampak dari berbagai proyek besar yang tengah digenjot pemerintah Saudi, termasuk rencana menjadikan kawasan Mina yang selama ini menjadi hambatan dalam ibadah haji, menjadi bangunan delapan lantai. Tenda-tenda konvensional akan digantikan struktur permanen bertingkat, lengkap dengan jalan layang dan fasilitas canggih lainnya.

Selain itu, kawasan Masjidil Haram pun terus diperluas, termasuk pemangkasan gunung di sekitar Jabal Umar, memperluas radius ibadah hingga ke kawasan yang sebelumnya belum terakses. Jamarat direncanakan ditambah hingga lima lantai, sementara area Sa’i (Safah–Marwah) pun akan mengalami pengembangan. Semua itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jemaah secara signifikan.

“Dengan perluasan ini, daftar tunggu haji mungkin bisa diperpendek karena Saudi membuka peluang seluas-luasnya agar lebih banyak umat Islam bisa menunaikan ibadah,” lanjut Nasaruddin.

Umrah dan Haji Lewat Jalur Laut, Saudi Siap Buka Akses

haji laut Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

Jemaah haji dari Sudan, tiba di Jeddah Arab Saudi dengan kapal laut. Jalu haji dengan kapal saat ini banyak berlaku di negara-negara terdekat dengan Arab Saudi.(AFP dok)

Dalam forum tersebut, wacana penyelenggaraan haji dan umrah melalui jalur laut dengan kapal cruise juga mencuat. Menteri Nasaruddin mengungkapkan bahwa Saudi terbuka terhadap gagasan ini, termasuk potensi keberangkatan dari negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia.

“Kami sudah membicarakan dengan sejumlah pejabat di Saudi Arabia soal potensi haji dan umrah lewat kapal laut. Mereka terbuka jika persyaratannya terpenuhi,” ungkapnya.

Nasaruddin menanggapi pernyataan Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center, Prof. Sapta Nirwandar, terkait usulan umrah jalur laut.

Sapta Nirwandar menyebut, saat ini kapal pesiar untuk perjalanan ke Tanah Suci sudah berjalan dari Malaysia. Salah satu contohnya adalah program Islamicruise Malaysia, yang menawarkan perjalanan dari Port Klang (Malaysia) – Banda Aceh – Maladewa – Oman – hingga ke Arab Saudi.

Uniknya, selama pelayaran berdurasi hingga 12 malam, penumpang mengikuti pembelajaran agama langsung dari tokoh-tokoh seperti Ustaz Abdul Somad yang turut diundang ke atas kapal.

“Sayangnya, kepemilikan kapal pesiar itu masih di luar Indonesia. Padahal ada potensi besar, bahkan selama perjalanan, jemaah bisa belajar macam-macam. Ini pengalaman spiritual sekaligus wisata edukatif,” ujar Sapta.

Kapitalisasi Bisnis Haji dan Umrah Arab Saudi

Kecenderungan Arab Saudi untuk memodernisasi dan mengkapitalisasi sektor haji dan umrah mencerminkan visi ekonomi baru kerajaan di bawah inisiatif Saudi Vision 2030. Pendekatan ini menjadikan ibadah bukan hanya sebagai ritual, tapi juga sebagai bagian dari industri layanan global—dengan efisiensi tinggi, teknologi canggih, dan strategi pemasaran internasional.

Dari penggunaan konsultan Amerika hingga perombakan infrastruktur berskala besar, Saudi menunjukkan bahwa ibadah skala massal bisa dikelola dengan logika bisnis global—selama tetap menjaga aspek kesucian dan pelayanan jemaah.

Dengan potensi 60 juta lebih umat Islam dari seluruh dunia, termasuk jutaan dari Indonesia, pasar ini jelas menjadi target investasi besar. Di sisi lain, peluang untuk partisipasi negara-negara Muslim, termasuk Indonesia, dalam ekosistem bisnis haji-umrah kini semakin terbuka—baik sebagai pengelola perjalanan, penyedia layanan, maupun mitra strategis dalam jalur-jalur baru seperti haji laut atau cruise.

Transformasi Saudi menunjukkan bahwa masa depan ibadah global tak lepas dari peran ekonomi, infrastruktur, dan teknologi. Tantangannya kini, mampukah Indonesia turut mengambil bagian dari perubahan ini?

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Ingatkan Lagi Larangan Bawa Air Zamzam saat Pemulangan Haji 2026, Koper Bisa Dibongkar

    Kemenhaj Ingatkan Lagi Larangan Bawa Air Zamzam saat Pemulangan Haji 2026, Koper Bisa Dibongkar

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 41
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI kembali menegaskan larangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin selama proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi ke Tanah Air. Imbauan itu disampaikan seiring berlangsungnya fase pemulangan jemaah haji yang hingga Sabtu (6/6/2026) telah memberangkatkan 75 kelompok terbang (kloter) dengan total 29.644 […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak yang Mengkritik, Kemenag RI Klaim Jemaah Haji yang Puas Jauh Lebih Banyak

    Banyak yang Mengkritik, Kemenag RI Klaim Jemaah Haji yang Puas Jauh Lebih Banyak

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 388
    • 0Komentar

    MAKKAH – Di tengah berbagai persoalan dan protes terkait tidak optimalnya pelayanan ibadah haji 1446 H/2025 M, Kementerian Agama menegaskan bahwa mayoritas jemaah haji Indonesia merasa puas dengan layanan yang diberikan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, yang turut terlibat langsung dalam berbagai proses pelayanan dan pengawasan haji […]

    Bagikan Berita:
  • DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Segera Dibentuk

    DPR Sahkan Revisi UU Haji dan Umrah, Kementerian Haji dan Umrah Segera Dibentuk

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 331
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya secara resmi mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Salah satu perubahan paling signifikan dalam revisi ini adalah pengalihan status Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna keempat masa persidangan 2025–2026 yang digelar […]

    Bagikan Berita:
  • Haji 2026, Hampir 6.000 Jemaah Indonesia Sudah Tiba di Madinah

    Haji 2026, Hampir 6.000 Jemaah Indonesia Sudah Tiba di Madinah

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 108
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan jamaah calon haji Indonesia gelombang pertama yang sudah tiba Madinah, Arab Saudi, hampir 6.000 orang setelah dimulainya misi haji 1447 Hijriah pada 22 April 2026. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary meminta jamaah yang telah tiba untuk membatasi pergerakan dan mengurangi aktivitas luar ruangan […]

    Bagikan Berita:
  • Melihat Struktur Organisasi Kementerian Haji dan Umrah, Diperkirakan Mulai Optimal Desember

    Melihat Struktur Organisasi Kementerian Haji dan Umrah, Diperkirakan Mulai Optimal Desember

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 823
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jika melihat struktur kerja Kementerian yang baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah RI, maka diperkirakan lembaga yang mengelola penyelenggaraan haji dan umrah ini akan mulai optimal berjalan pada Desember 2025. Pemerintah sebelumnya menargetkan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) Kementerian Haji dan Umrah akan rampung pada Oktober–November 2025. Dengan demikian, sebelum musim haji […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Haji Umrah yang Akan Tentukan Kuota Haji Kabupaten, Bukan Lagi Pemda

    Menteri Haji Umrah yang Akan Tentukan Kuota Haji Kabupaten, Bukan Lagi Pemda

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 323
    • 0Komentar

    JAKARTA – Undang-undang Haji dan Umrah remsi ditetapkan DPR RI. Ada beberapa poin penting dalam aturan tersebut, yang sebelumnya telah disepakati saat rapat pembahasan. Salah satu yang krusial adalah aturan pembagian kuota haji reguler kabupaten/kota kini ditetapkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, bukan lagi oleh gubernur atau pemerintah daerah. Kesepakatan itu diambil dalam rapat […]

    Bagikan Berita:
expand_less